Cara Membedakan Warna kabel listrik Instalasi Listrik di Rumah

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Standar warna kabel
Daftar Topik

Warna kabel listrik. Apakah kamu tahu warna-warna kabel listrik terdiri dari apa saja? Mungkin tidak sedikit dari kamu yang bertanya, bagaimana cara membedakan antara kabel Phase (positif), Netral (Negatif), dan kabel Arde pada instalasi listrik di rumah kamu. Dalam sebuah instalasi listrik yang aman, ketiga kabel tersebut harus ada, yaitu Kabel Phase yang biasa disebut juga dengan nama Kabel Fasa, Kabel Positif, ataupun Kabel Api. Dan Juga ada Kabel Netral, yang sering disebut juga dengan Kabel Negatif, atau Kabel Badan. Dan yang lain adalah Kabel Arde, yang biasa disebut dengan Kabel Perntanahan atau Grounding. Namun tidak sedikit pula instalasi yang masih menggunakan dua kabel, Kabel Phase dan Kabel Netral. 

Oleh karena itu, kamu juga sebaiknya bisa membedakaan tiga jenis kabel ini. Dalam artikel kali ini, akan dibahas mengenai bagaimana cara membeda tiga jenis kabel instalasi listrik di rumah.Pembahasan yang akan ditulis adalah mengenai dua hal, yaitu:

  • Cara membedakan Kabel Phase, Netral dan Arde, saat hendak memasang instalasi listrik di rumah.
  • Cara membedakan Kabel Phase, Netral, dan Arde, pada instalasi listrik di rumah yang telah terpasang.

Cara Membedakan Kabel Fasa, Netral, dan Arde Pada Saat Pemasangan Instalasi Listrik di Rumah

Membedakan Netral dan Arde

Saat kamu hendak memasang instalasi listrik di rumah, maka kamu perlu mengetahui bagaimana cara membedakan tiga jenis kabel-kabel ini

  • Membedakan berdasarkan warna Kabel

Cara membedakan yang pertama adalah dengan warnanya. Ketiga jenis kabel ini dapat dibedakan dengan menggunakan kabel dengan warna yang beda, dan warna kabel yang tepat adalah:

    • Kabel Fasa biasanya menggunakan kabel berwarna Merah, Hitam, Coklat, Abu, atau warna selain Biru, Hijau dan Kuning-Hijau
    • Kabel Netral biasnaya menggunakan kabel berwarna Biru
    • Dan Kabel Arde biasanya menggunakan kabel dengan warna Kuning-Hijau

Warna-warna kabel

Perbedaan warna di atas merupakan standar warna kabel yang terbaru, dan yang kini berlaku, namun masih banyak juga instalasi listrik di rumah yang menggunakan warna kabel yang lama, seperti:

    • Kabel Fasa biasa menggunakan kabel dengan warna Merah, Kuning dan Biru
    • Kabel Netral biasa menggunakan kabel berwarna Hitam
    • Dan Kabel Arde menggunakan kabel Kuning-Hijau
  • Membedakan ukuran Kabel

Namun bagaimana jika kamu hanya memiliki satu warna kabel saja? Misalnya kabel warna Merah, Adakah cara untuk membedakannya? Sebenarnya alangkah baiknya jika pemasangan instalasi listrik di rumah mengikuti prosedur yang ada, namun tidak dipungkiri juga masih banyak diantara kamu yang menggunakan satu warna kabel untuk seluruh instalasi listrik di rumah. Namun, jika kamu terpaksa menggunakan satu warna kabel, maka cara yang biasa digunakan untuk membedakannya Kabel Phase dan Netral adalah dengan membedakan ukuran kabelnya. Biasanya kabel Fasa berukuran lebih besar disbanding kabel Netral. Sedangkan kabel Arde harus tetap menggunakan kabel berwarna Kuning-Hijau dan dengan ukuran yang sama dengan kabel Fasa. 

  • Memberikan garis atau jepitan pada ujung kabel

Cara membedakan selanjutnya adalah dengan memberikan garis pada ujung kabel dengan cara menjepitnya sedikit dengan menggunakan alat Tang. Namun cara ini digunakan apabila kamu menggunakan warna dan ukuran kabel yang sama. Cara ini juga paling sering dilakukan oleh para teknisi listrik dalam mempermudah untuk membedakan kabel Phase dari sumber, Netral, dan Kabel Phase ke masing-masing fitting lampu. 

Kamu dapat membedakan tiap kabel dengan cara menjepit ujung kabel dengan Tang, dengan membedakan jumlah garis jepitan pada masing-msaing kabel, seperti:

    • Kabel Fasa dengan datu garis
    • Kabel Netral dengan nol garis atau tidak ada garis
    • Kabel Fasa ke lampu dengan dua garis
    • Dan lain sebagainya

Sebernarnya cara ini juga perlu dilakukan meskipun warna ketiga jenis kabel berbeda, fungsinya adalah untuk membedakan mana ujung dan pangkal dari tiap kabel data dimasukkan ke dalam pipa. 

Cara Membedakan Kabel Fasa, Netral dan Arde Pada Instalasi Listrik yang Telah Terpasang di Rumah

Membedakan Netral dan Arde 2

Pernahkah kamu mengalami kesulitan saat memeriksa instalasi listrik di rumah? Mungkin Sebagian dari kamu sering kesulitan untuk membedakan yang mana kabel Fasa, Netral dan Arde saat memeriksa instalasi listrik di rumah. Bagaimanakah cara membedakannya? Berikut ini penjelasannya:

  • Melihat warna Kabel

warna kabel listrik

Apabila instalasi listrik di rumah kamu dipasang dengan benar, dan mengikuti prosedur yang ada, pasti kamu tidak akan merasa kesulitan untuk membedakan antara Kabel Phase, Kabel Netral dan Kabel Arde. Kamu bisa melihat berdasarkan warna-warna yang sesuai dengan penjelasan di atas.

Namun, bagaimana jika warna kabel-kabel tersebut tidak sesuai dengan ketentuan dan malah warna kabelnya sama semua?

  • Menggunakan Testpen

Apabila warna kabel yang digunakan tidak sesuai dengan ketentuan standar warna kabel atau warna kabel yang terpasang sama semua, maka cara yang perlu kamu lakukan adalah dengan menggunakan Tespen. Dengan Tespen, kamu bisa dengan mudah membedakan kabel Fasa, Netral dan Arde. Dengan cara:

    • Pertama-tama, pastikan posisi MCB utama dalam keadaan menyala
    • Kabel Phase apabila ditespen maka tespen akan menyala
    • Kabel Netral apabila ditespen maka tespen tidak akan menyala
    • Kabel Arde apabila ditespen maka tespen tidak akan menyala

Apabila kabel Netral dan Arde memiliki petunjuk yang sama, yaitu tidak menyala, maka bagaimana cara membedakan keduanya? Berikut ini caranya:

    • Cara yang pertama adalah dengan langsung menelusuri tiap kabel tersebut, darimana berasal, atau dimana pangkal kabelnya. Kabel netral akan berasal dari sumber listrik. Sedangkan kabel Arde memiliki jalur tersendiri dan bukan berasal dari sumber listrik. Pangkal kabel Arde dihubungkan ke dalam tanah dan ujungnya dipasangkan ke terminal Arde pada setiap stopkontak. 
    • Cara lainnya adalah dengan menggunakan alat ukur multi tester atau AVO-meter. Dengan cara ini, kamu harus memastikan MCB utama dalam keadaan mati, dan tidak ada listrik yang mengalir pada seluruh instalasi. Kamu bisa gunakan Multitester dengan cara mengatur penggunaan pada selector pengukuran x 1 Ohm, dan salah satu ujung probe nya dihubungkan ke ujung kabel dan probe lainnya dihubungkan ke tanah. Apabila jarum ukur Multitester bergerak ke kanan, maka kabel tersebut adalah kabel Arde, dan apabila tidak bergerak berarti kabel tersebut merupakan kabel netral. 

Itulah cara untuk membedakan warna kabel listrik yang ada pada instalasi di rumah. Semoga penjelasan di atas bisa membantu kamu untuk memperbaiki atau mengotak-atik instalasi listrik di rumah. Semoga bermanfaat ya!

Baca juga:

Daftar Harga AC 1/2 PK Low Watt Terbaru

septirm
septirm
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP