8 Macam Teknologi WAN yang Harus Diketahui

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
VPN
Daftar Topik

Teknologi WAN. Sebelum membahas terkait teknologi WAN, kita cari tahu dulu yuk apa yang dimaksud dengan WAN? Wide Area Network atau yang biasa dikenal dengan WAN merupakan sebuah jaringan komputer yang memiliki jarak, cakupan area, dan geografis yang luas untuk menghubungkan komputer yang ada di area tersebut. Cakupan area yang dimaksud mulai dari antar wilayah, kota, negara, hingga benua. Maka dari itu, jaringan WAN membutuhkan fasilitas dan sarana transmisi yang besar, seperti satelit, kabel bawah laut, telefon, dan fasilitas lainnya yang disesuaikan dengan luas cakupan area.

Keberadaan jaringan WAN tentu memberikan banyak dampak positif bagi umat manusia. Beberapa diantaranya adalah dapat berbagi informasi, file, resource, dan data dengan koneksi workstation, memperoleh informasi secara real time, dan bisa mengirim file lebih cepat apabila terhubung dengan internet. Namun, jaringan WAN juga memiliki kekurangan, salah satunya adalah rentan diakses oleh hacker. Nah, WAN sendiri terdiri dari berbagai macam dan telah disediakan oleh layanan-layanan tertentu. Berikut beberapa teknologi penyedia layanan jaringan WAN yang harus kamu ketahui. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Teknologi penyedia layanan jaringan WAN

  • Leased Lines

Leased Lines

Teknologi jaringan WAN leased lines atau yang biasa disebut juga dengan dedicated lines merupakan salah satu teknologi WAN yang menggunakan koneksi secara langsung antar suatu perangkat dengan kualitas line yang konstan. Selain itu, leased line merupakan suatu saluran koneksi telepon yang disediakan oleh perusahaan telekomunikasi publik dan digunakan untuk mengirim data digital secara permanen. Biasanya, kecepatan transmisi leased line dimulai dari 64 kbps sampai megabytes per second.

  • PSTN (Public Switched Telephone Network)

PSTN (Public Switched Telephone Network)

PSTN merupakan jaringan telepon tetap dengan menggunakan kabel yang diatur dalam standar teknisi dan sudah ditetapkan oleh ITU-T (International Telecommunications Union) atau UIT-T. Kedua Lembaga tersebut merupakan sektor dunia yang mengatur tentang telekomunikasi. PSTN sendiri termasuk dalam jaringan publik yang menggunakan circuit switch dengan basis leased line atau dial-up. Jaringan utama pada PSTN terdiri dari 3 macam, yaitu jaringan backbone, jaringan akses, dan jaringan interkoneksi. Selain itu, komponen pada jaringan PSTN terdiri dari 8 macam, diantaranya adalah sentral, Main Distribution Frame (MDF), kabel primer, rumah kabel, kabel sekunder, distribution point, kotak terminal batas (KTB), dan soket/roset. 

  • SONET (Synchronous Optical Network)

SONET

Synchronous Optical Network (SONET) merupakan teknologi standar komunikasi digital dengan protokol multiplexing untuk suatu sistem transmisi pada serat optik. Fungsinya adalah untuk mentransfer aliran bit dengan menggunakan LED. Teknologi jaringan WAN berupa SONET ini memiliki banyak kelebihan,lho. Diantaranya yaitu biaya yang efektif untuk transport pada jaringan akses dan jaringan core, mendukung pelayanan data secara langsung, menyediakan layanan transport pada aplikasi jarak jauh, manajemen bandwith yang berfungsi untuk mengatur proses routing dan traffic, serta jaringan backbone yang dapat digunakan sebagai penyedia konektivitas jaringan jarak jauh.

  • X.25 Network

X.25 Network

Teknologi X.25 network dibentuk dengan dasar Data Link dan Layer Physical yang menggunakan model OSI. Beberapa layanan X.25 untuk jaringan WAN diantaranya adalah bisa menggunakan dedicated line dengan PDN agar terbangun suatu koneksi WAN, variable menggunakan frame, koreksi dan deteksi error yang dapat menjamin tingkat kehandalan melalui line analog pada kualitas rendah, dan dapat beroperasi dengan kecepatan hingga 64 kbps di line analog.

  • Frame Relay Network

Frame Relay Network

Frame Relay Network adalah teknologi komunikasi yang mempunyai kecepatan tinggi dan banyak digunakan untuk menghubungkan SNA, LAN, aplikasi voice (suara), dan enternet. Frame relay sendiri merupakan protokol pada jaringan WAN yang beroperasi pada layer pertama dan kedua dengan menggunakan model OSI (open system interconnection) yang dapat diimplementasikan pada beberapa jenis interface jaringan. Fitur frame relay terdiri dari good performance, high reliability, overhead yang rendah, memiliki bandwith yang dinamis, dan memiliki fitur dengan kecepatan tinggi.

  • VPN (Virtual Private Network)

VPN

Teknologi satu ini memang sudah tidak asing di telinga kita. VPN yang merupakan singkatan dari virtual private network adalah suatu koneksi antar jaringan pribadi yang terdapat pada jaringan publik tanpa koneksi riil yang terenkripsi. Pemakaian VPN untuk mengakses LAN pada jangkauan tertentu terbilang aman untuk digunakan. Selain itu, fungsi VPN terdiri dari 3 macam, diantaranya adalah kerahasiaan data pada suatu jaringan (confidentiality), keutuhan data pada jaringan (data integrity), dan sumber data akan diotentikasi (origin authentication).

  • ISDN (Integrated Services Digital Network)

ISDN

ISDN merupakan sistem telekomunikasi yang digunakan sebagai penyedia layanan data, gambar, dan suara yang diintegrasikan ke suatu jaringan. Di sisi lain, ISDN juga menyediakan konektivitas digital dalam ruang lingkup yang luas dari ujung ke ujung. Keuntungan yang didapat oleh pengguna ISDN adalah akan mendapatkan kehematan biaya dan fleksibilitas karena sistem sudah terintegrasi.

Kelebihan menggunakan ISDN dibandingkan teknologi lainnya adalah sebagai berikut:

  1. Hemat biaya karena kita hanya membutuhkan satu terminal saja untuk layanan audio dan video
  2. Fleksibel karena memiliki single interface untuk terminal yang bervariasi
  3. Efisiensi waktu karena dalam satu saluran bisa digunakan untuk mengirim berbagai jenis layanan
  4. Kecepatan serta kualitas yang tinggi dalam pengiriman data karena ISDN 10 kali lebih cepat dibandingkan dengan PSTN (Public Switched Telephone Network).

 

  • ATM (Asynchronous Transfer Mode)

ATM

Istilah ATM yang merupakan singkatan dari Asynchronous Transfer Mode juga sudah tidak asing bagi banyak orang. ATM merupakan teknologi switching dan multiplexing yang digunakan untuk memindahkan traffic dengan cepat dan efisien. Biasanya, circuit switching pada ATM harus memiliki ketentuan bahwa paket harus di-set secara berulang ke posisi frame. Contoh cara yang bisa dilakukan adalah dengan menyinkronkan Langkah dan waktu sesuai dengan jarum jam dan aplikasi. Kini, kecepatan transmisi ATM dimulai dari 155 Mbps (OC-3 Port) sampai 2,5 Gbps. 

Selain 8 macam teknologi WAN tersebut, juga ada beberapa teknologi penyedia layanan jaringan WAN lainnya yang ada di dunia. Sekian informasi yang dapat diberikan dan semoga bermanfaat.

Baca juga:

7 Daftar Situs SMS Gratis Lewat Internet Cepat Terbaik

septirm
septirm
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP