Teknik Olahraga Lari Jarak Jauh

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Daftar Topik

Olahraga lari Jarak Jauh atau yang biasa disebut dengan lari marathon merupakan cabang olahraga yang banyak digemari oleh banyak orang, karena olahraga lari marathon biasanya diikuti oleh banyak peserta sehingga akan sangat seru dan bisa membuka jalinan pertemanan yang cukup luas. Walaupun lintasan yang harus dilalui terbilang jauh, namun banyak orang yang merasa tertantang untuk melakukannya.

Jarak tempuh lintasan dalam Olahraga lari Jarak Jauh cukup beragam, yaitu mulai dari 2 sampai dengan 10 km tergantung dari event yang sedang dilaksanakan. Karena lintasan yang panjang inilah, dibutuhkan teknik yang tepat agar nantinya tidak kehabisan tenaga di tengah perjalanan dan bisa mencapai garis finish dengan aman.

Berikut beberapa teknik dalam olahraga lari jarak jauh yang wajib diketahui.

Teknik dalam Start yang Tepat


Di dalam olahraga apapun pasti akan menemui start yang artinya sebagai tanda untuk bersiap. Start yang ada pada cabang olahraga lari bermacam-macam dan penggunaannya tergantung dari nomor yang sedang dilombakan. Macam-macam start pada olahraga lari ada 3  yaitu start berdiri, start melayang dan start jongkok.

Untuk start yang biasanya digunakan dalam olahraga lari jarak jauh memakai start  dengan tipe berdiri (Standing Start) , berikut cara melakukan start secara baik dan benar:

  • Pertama-tama buka kaki kanan dan kiri sesuai dengan lebar bahu
  • Geser salah satu kaki ke arah belakang dengan jarak kurang lebih sekitar 3 telapak kaki dan pastikan jaraknya sesuai
  • Jinjitkan kaki yang digeser ke arah belakang, kemudian letakkan tumpuan pada tumit dan jari kaki
  • Buat posisi badan menjadi lebih rendah dengan cara tekuk sedikit lutut bagian depan
  • Sesuaikan posisi badan dan condongkan ke depan berdasarkan kaki bagian depan yang ditekuk sedikit
  • Agar tidak tegang, pastikan dada tebuka lebar sehingga pernafasan menjadi mudah
  • Pandangan lurus ke depan dan tetap menjaga konsentrasi
  • Kepalkan tangan, lakukan dengan rileks dan tidak tegang
  • Usahakan untuk tetap tenang serta fokus terhadap aba-aba yang akan disampaikan untuk memulai perlombaan

Teknik yang Tepat Saat Berlari


Olahraga Lari Jarak Jauh membutuhkan tenaga dan manajemen yang baik agar bisa sampai di garis finish. Jangan sampai menggunakan teknik berlari yang salah sehingga membuat kelelahan saat di tengah perjalanan. Untuk itu, perlu teknik yang tepat saat berlari. Berikut caranya:

  • Lakukan lari tidak terlalu cepat serta secara konstan atau terus-menerus
  • Atur tenaga dan pernafasan agar tidak mudah lelah
  • Tambah kecepatan saat garis finish sudah terlihat dekat, penambahan kecepatan bisa dilakukan pada jarak 500 meter hingga 1 km sebelum garis finish

Teknik Bernafas dalam Olahraga Lari


Saat olahraga lari, pastinya akan membuat nafas menjadi tersengal-sengal bahkan kehabisan. Hal tersebut bisa terjadi karena saat berlari otot akan bekerja lebih keras sehingga membutuhkan oksigen yang cukup banyak. akibat dari hal tersebut adalah paru-paru meningkatkan daya kerjanya 2 kali lipat untuk dapat menyerap oksigen dari udara.

Berikut beberapa teknik pernapasan yang bisa digunakan dalam olahraga lari:

  • Menggunakan Pernafasan Diafragma atau Pernapasan Perut

Teknik pernafasan yang bisa digunakan dalam olahraga lari yang pertama adalah, bernafas dengan diafragma atau pernapasan perut. Caranya adalah ambil nafas selama dua detik dan hembuskan melalui mulut secara perlahan-lahan.

  • Menggunakan Pernafasan Mulut

Teknik yang selanjutnya adalah menggunakan mulut untuk mengambil nafas, dengan cara ini maka oksigen yang didapatkan oleh pelari akan semakin besar dan bisa membuat otot wajah lebih rileks sehingga lebih santai dan tenang.

  • Bernafas dengan Konsisten

Hal terpenting saat menggunakan teknik pernafasan yaitu lakukan secara terus-menerus atau konsisten artinya dalam pengambilan nafas harus dilakukan secara berirama dan tidak terputus-putus. Jangan sampai terpengaruh dengan kecepatan yang dihasilkan karena hal tersebut justru akan menghambat dalam berlari.

  • Atur Nafas

Saat berlari, aturlah nafasmu sebaik mungkin. Caranya adalah dengan mengambil nafas secara pendek dan dangkal sehingga pola pernafasan bisa diatur dengan mudah. Hindari mengambil nafas yang terlalu dalam dan panjang, karena hal tersebut akan menyebabkan tidak kuat untuk berlari dengan jarak jauh.

  • Gunakan Telinga untuk Mendengar Pernafasan

Untuk bisa mengontrol pernafasan saat berlari, gunakan telinga untuk mendengarkan nafas Anda sendiri. Jika nafas terdengar terengah-engah segera kurangi kecepatan lari agar bisa kembali stabil dan tenang. Jika nafas sudah terdengar stabil, tambah kecepatan lari secara perlahan.

Di dalam olahraga lari jarak jauh, bukan hanya kecepatan saja yang dibutuhkan. Penggunaan teknik pernafasan yang baik juga sangat diperlukan agar bisa tetap semangat menghadapi tenaga yang bisa saja mengalami penurunan.

Teknik yang Tepat Saat Mendekati Garis Finish


Kebanyakan orang pasti akan lega saat garis finish sudah terlihat dekat, namun jika ingin mendapatkan juara diperlukan teknik yang tepat agar tidak terpedaya dengan euphoria di dalam diri sendiri. Teknik yang diperlukan agar bisa mencapai garis finish dengan baik berbeda dengan teknik berlari. Berikut  detailnya;

  • Sedikit tundukkan kepala dan condongkan dada ke arah depan
  • Tambah kecepatan dengan cara mengayunkan tangan semaksimal mungkin sampai melebihi pinggul. Hal ini berfungsi untuk menjaga tubuh tetap seimbang walaupun berlari dengan kecepatan yang tinggi.
  • Jangan menengok ke arah kanan dan kiri serta pandangan tetap fokus ke depan
  • Jangan sampai mengurangi kecepatan
  • Saat sudah sampai di garis finish, buat bahu maju ke depan dengan cara memutar dada ke salah satu sisi sehingga bisa menabrak pita finish.

Selain mengetahui teknik, jika ingin melakukan olahraga lari jarak jauh juga harus memperhatikan faktor kecepatan, pertimbangkan langkah, gaya, kepemimpinan terhadap diri sendiri serta yang paling penting adalah daya tahan atau stamina. Jika ingin lari marathon namun kondisi stamina tidak mendukung, sebaiknya hal itu tidak dilakukan karena akan menimbulkan efek yang cukup fatal.

BACA JUGA!

Merk Kacamata Renang Terbaik dan Murah

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."

BAGIKAN:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

ARTIKEL LAINNYA

Belajar Office

Mau Belajar Microsoft Office? Jelajahi tutorial office terlengkap disini: Topik populer: Pivot table Margin Rumus