10 Teknik Menggambar yang Harus Kamu Ketahui

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Teknik Menggambar Semprot
Daftar Topik

Teknik menggambar. Menggambar memang menjadi salah satu kegiatan yang sangat menyenangkan. Apalagi bagi kamu yang hobi menggambar, pasti hal ini bisa menjadi penghilang stres. Nah, sebenarnya apa sih menggambar itu? Ditinjau dari KBBI, menggambar berasal dari kata gambar yang memiliki arti tiruan dari suatu objek berupa manusia, hewan, tumbuhan, dan lain sebagainya yang dibuat dengan coretan pensil atau lainnya pada kertas dan sebagainya. 

Biasanya kegiatan menggambar banyak dilakukan oleh berbagai kalangan, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa. Agar mendapatkan hasil gambar yang bagus dan memiliki nilai seni serta estetika yang tinggi, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan, lho. Beberapa diantaranya seperti warna, komposisi, gelap terang, perspektif, dan proporsi. Selain itu, dalam menggambar juga terdapat berbagai teknik yang harus kamu perhatikan dan terapkan lho. Berikut ada penjelasan terkait teknik tersebut. Yuk, simak penjelasannya!

10 Teknik Menggambar

1. Teknik Menggambar Sketsa

Sketsa

Sketsa kerap kali dianggap sebagai gambar mentah atau kasaran dari suatu gambar. Metode ini biasa digunakan oleh seniman sebelum membuat karya di kanvas ataupun kertas. Fungsi dari teknik sketsa adalah agar gambar atau karya yang kamu buat menjadi terarah dan meminimalisir kesalahan yang mungkin terjadi nantinya. Sketsa juga banyak digunakan oleh arsitektur untuk membuat desain awal dari suatu bangunan. Umumnya, alat yang digunakan untuk menggambar dengan teknik ini adalah pensil, ballpoint, dan spidol dengan membuat goresan garis yang tipis. 

2. Teknik Menggambar Arsir

Arsir

Setelah membuat sketsa, teknik yang dapat kamu lakukan selanjutnya adalah mengarsir. Teknik ini memiliki ciri khas berupa terciptanya kesan gelap terang pada objek dua dimensi dengan menggunakan goresan pensil yang tebal dan tipis. Biasanya, gelap terang yang dihasilkan mengacu pada kerapatan arsir yang dibuat. Arsir rapat menghasilkan kesan gelap sedangkan arsir tipis atau renggang menunjukkan kesan yang lebih terang. Dari teknik arsir juga dapat menunjukkan efek gradasi dari suatu objek sehingga terlihat lebih nyata.

3. Teknik Dusel (Gosok)

dusel

Selain menggunakan teknik arsir dalam menampilkan gelap terang, teknik dusel juga dapat memperlihatkan kesan tersebut. Dari pengertiannya sendiri, teknik dusel merupakan teknik menggambar dengan cara menggosok sehingga terlihat kesan gelap terang pada objek 2 dimensi. Biasanya teknik ini melibatkan bantuan jari – jari kita atau kamu juga bisa menggunakan kapas. Caranya sangat mudah, kamu bisa memulainya dengan membuat garis tipis pada objek, lalu gosok garis tersebut dengan menggunakan jari atau kapas.

4. Teknik Blok/Siluet

Man and woman silhouette face to face – vector for stock

Teknik ini menjadi salah satu teknik menggambar yang cukup terkenal. Biasanya banyak orang memberikan gambar siluet sebagai hadiah. Baik hadiah ke teman, saudara, bahkan pasangan dengan objek gambar berupa siluet wajah seseorang. Ciri khas teknik ini terletak pada bentuknya yang berupa gambar dengan warna hitam atau putih saja. Apabila objek gambar berwarna putih, maka backgroundnya yang harus hitam, begitu pula sebaliknya. Teknik siluet sendiri dibagi menjadi 3, diantaranya yaitu siluet positif, siluet negatif, dan siluet campuran.

5. Teknik Menggambar Pointilis

Teknik Menggambar Pointilis

Berdasarkan pengertiannya, teknik pointilis merupakan teknik menggambar yang hanya menggunakan titik – titik kecil (dots) saja. Sebelum kamu menggunakan teknik ini, alangkah baiknya untuk membuat sketsa kasarnya terlebih dahulu sebagai acuan. Pemberian kesan gelap terang pada teknik ini dapat dilakukan dengan cara memperhitungkan kerapatan dan jumlah dari titik itu sendiri. Untuk menampilkan kesan gelap, maka kamu harus membuat titik- titik yang lebih rapat dan banyak. Dulunya, alat yang digunakan dalam teknik menggambar pointilis adalah cat minyak. Namun, kini kamu bisa menggunakan drawing pen untuk mencoba teknik tersebut.

6. Teknik Aquarel

Aquarel

Sebenarnya teknik menggambar aquarel masuk dalam kategori melukis karena media yang digunakan adalah cat air, cat akrilik, dan tinta. Biasanya alat yang digunakan untuk menerapkan teknik ini adalah kuas. Teknik aquarel terbilang cukup tricky karena kamu harus memperhatikan sense saat menggoreskan kuas dan harus meramu warna dengan benar – benar. Walaupun terbilang teknik yang susah, namun gambar yang dihasilkan sangat menarik dan memiliki nilai estetika yang tinggi. Dalam teknik ini, objek yang biasa digunakan berupa tumbuh – tumbuhan.

7. Teknik Menggambar Perspektif

Teknik Menggambar Perspektif

Gambar perspektif adalah gambar objek yang terlihat dari sudut tertentu. Misalnya, apabila kita ingin menggambar suatu bangunan dari sudut depan, maka hasilnya akan berbeda dari sudut kanan dan kiri. Dari jenisnya sendiri, teknik menggambar perspektif dibagi menjadi beberapa kategori, diantaranya yaitu: gambar perspektif 1 titik, gambar perspektif 2 titik, dan gambar perspektif 3 titik. Biasanya teknik ini banyak dipakai oleh arsitek untuk mendesain suatu bangunan.

8. Teknik Menggambar Plakat

Teknik Menggambar Plakat

Dalam teknik menggambar plakat, media yang digunakan mirip dengan teknik aquarel yaitu menggunakan cat poster ataupun cat air. Ciri khas gambar plakat biasanya terletak pada sapuan warna yang tebal sehingga warna yang dihasilkan lebih pekat. Walaupun teknik ini terlihat lebih mudah, namun kamu juga harus tetap memperhatikan pemilihan warna dan sense saat menggunakan teknik ini.

9. Teknik Menggambar Semprot/Spray

Teknik Menggambar Semprot

Teknik menggambar lainnya yang juga banyak digunakan adalah teknik semprot. Penggunaan teknik ini banyak diterapkan pada pembuatan seni grafiti ataupun street art. Selain itu, teknik spray juga biasa digunakan untuk membuat custom warna pada kendaraan seperti mobil dan motor. Umumnya, objek yang digambar pada street art berupa tulisan, karikatur, hewan, dan lainnya.

10. Teknik Stensil

 Stensil

Teknik terakhir yang akan dibahas adalah teknik stensil. Pada teknik stensil, media yang dipakai adalah cat semprot. Biasanya pada teknik ini menggunakan potongan kertas ataupun cetakan. Setelah itu, kamu tinggal menyemprotkan cat pada cetakan tersebut. Teknik stensil terbilang cukup mudah dan simpel dibandingkan dengan teknik lainnya.

Itulah beberapa teknik menggambar yang bisa kamu terapkan saat memiliki waktu luang untuk menggambar ya. Jangan lupa mempersiapkan alat dan medianya juga!

Baca juga:

Cara Mengubah Halaman dari Potrait ke Lanscape Tanpa Mempengaruhi Halaman Sebelumnya

septirm
septirm
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA