Tata Cara Beserta Bacaan Sujud Sahwi yang Benar

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
17320-sujud sahwi
Daftar Topik

Sebagai manusia yang diciptakan oleh Allah SWT sebagai makhluk sempurna, namun tak menutup kemungkinan juga bisa salah dan lupa. Termasuk dalam beribadah seperti sholat, terkadang kita juga pernah lupa. Seperti jumlah rokaat, tahiyat awal dan lain sebagainya. Nah, saat ada yang lupa dalam sholat maka kita harus melakukan tata cara beserta bacaan sujud sahwi.

Pengertian Sujud Sahwi?


Sujud sahwi merupakan salah satu sujud yang dilakukan saat mengalami kondisi lupa saat sholat. Berikut ini tata cara serta bacaan sujud sahwi:

1. Sujud sahwi sebelum salam

Sujud sahwi yang dilakukan ini jika dalam kondisi:

  • Melewatkan tasyahud awal maupun di salah satu rukun sholat yang lainnya
  • Ragu-ragu dalam jumlah rakaat sholat sehingga tidak mampu menentukan yakin yang mana

2. Sujud sahwi setelah salam

Sujud sahwi ini dilakukan ketika dalam kondisi:

  • Jumlah rakaat yang kelebihan
  • Gerakan sholat yang kelebihan
  • Ragu-ragu serta tidak mampu menentukan mana yang lebih meyakinkan

Syarat Sujud Sahwi


Melakukan sujud sahwi juga harus memenuhi syarat ataupun kondisi tertentu yang mengharuskan melakukannya:

1. Jumlah rakaat kurang

Jika dalam sholat ternyata rakaatnya kurang dan baru sadar setelah selesai sholat, maka pada saat itu juga harus sujud sahwi setelah melaksanakan sholat kembali sesuai dengan jumlah rakaat yang kurang tadi kemudian diakhiri salam.

2. Jumlah rakaat kelebihan

Jika Anda sholat fardhu dan ternyata rakaatnya kelebihan, maka setelah salam langsung melakukan sujud sahwi.

3. Melewatkan tasyahud awal

Jika tasyahud awal terlewatkan yang dikarenakan lupa, maka saat itu ada 2 keadaan:

  • Baru ingat saat berdiri sempurna

Dalam keadaan seperti ini, maka tidak perlu duduk untuk melakukan tasyahud namun langsung saja melanjutkan rakaat selanjutnya hingga selesai. Kemudian sebelum salam harus sujud sahwi.

  • Baru ingat sebelum berdiri

Dalam kondisi tersebut, maka langsung saja duduk tasyahud lalu melanjutkan sholatnya hingga selesai

4. Ragu jumlah rakaat

Jika dalam kondisi ragu jumlah rakaat sholat, maka hal tersebut bisa ada dua kondisi yaitu:

  • Ragu namun bisa menentukan mana yang meyakinkan

Nah, dalam keadaan ini maka hanya cukup melanjutkan rakaat yang kurang lalu setelah salam sujud sahwi.

  • Ragu dan tidak bisa menentukan mana yang meyakinkan

Jika dalam kondisi tersebut, maka cukup pilih saja yang jumlah rakaatnya paling sedikit dan sebelum salam harus sujud sahwi.

Tata Cara Sujud Sahwi Sesuai Sunnah


Sujud sahwi dilakukan dengan dua kali sujud dengan dipisahkan duduk sejenak sebagaimana yang telah disebutkan dalam hadits. Sedangkan bacaan sujud sahwi pada dasarnya sama dengan bacaan sujud dalam sholat pada umumnya. Nah, saat akan sujud sahwi dan bangkit maka harus diisyaratkan dengan mengucapkan takbir.

Jika sujud sahwi yang dilakukan setelah salam, maka setelah sujud diakhiri lagi dengan salam. Selain itu, tak perlu lagi mengangkat tangan saat akan melakukan sujud sahwi seperti takbiratul ihram. Akan tetapi cukup hanya dengan mengucapkan takbir. Dalam melakukan sujud sahwi sendiri juga tak perlu melakukan tasyahud sesudah melakukan sujud sahwi yang kedua.

Jadi, caranya hanya cukup mengucapkan takbir saat sujud sahwi yang pertama, takbir lagi untuk bangun dari sujud pertama dan duduk seperti duduk antara dua sujud seperti biasa. Setelah itu barulah takbir lagi untuk melaksanakan sujud yang kedua dan saat bangun dari sujud mengucapkan takbir lagi. Setelah itu barulah duduk tawaruk lalu salam tanpa tasyahud.

Akan tetapi jika sujud sahwi yang dilakukan setelah salam, maka cara melakukan sujud sahwi yaitu dengan dua kali sujud setelah melaksanakan tasyahud akhir sebelum salam. Hal tersebut dilakukan sebagaimana sujud dalam sholat pada umumnya.

Bacaan Doa Sujud Sahwi


Sebagian besar ulama menganjurkan dalam sujud sahwi membaca:

سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُو

Artinya: ‘Maha suci Dzat yang tidak tidur dan tidak lupa’

Bacaan doa dalam sujud sahwi yang lainnya yaitu:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ ، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى

Artinya: ‘Maha Suci Engkau Ya Allah, Tuhan kami, dengan segala pujian hanya kepada-Mu, ya Allah ampunilah dosa-dosaku’

Akan tetapi di dalam bacaan doa sujud sahwi tersebut tidak memiliki dalil di dalam Al-Qur’an atau juga hadist. Bahkan para sahabat Rasulullah SAW juga tak pernah membacanya. Sebagaimana yang telah dikatakan oleh Al-Hafidz Ibnu Hajar bahwa “Doa tersebut tidak pernah ditemukan di dalam kitab hadits manapun.

Jadi, bacaan doa sujud sahwi tidak ada yang dikhususkan untuk dibaca maupun dihafalkan. Hal tersebut dikarenakan doa sujud sahwi hanya dengan membaca bacaan seperti dalam sujud sholat pada umumnya yaitu:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الأَعْلَى

Artinya: ‘Maha Suci Allah Yang Maha Tinggi’

Nah, bagaimana sudah tahu bukan sekarang bahwa sujud sahwi itu harus dilakukan dalam kondisi tertentu di dalam sholat. Oleh karena itu artikel ini dibuat agar siapapun bisa mengambil pelajaran dari sini dan bisa tahu doa sujud sahwi yang benar. Semoga setelah membaca artikel ini bisa diamalkan dan syukur-syukur bisa disebarkan kepada yang lainnya.

BACA JUGA!

Inilah Kedahsyatan Kalimah Hasbunallah Wanikmal Wakil

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP