Perbedaannya Susu Evaporasi dan Susu Kental Manis

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Perbedaan susu evaporasi dan susu kental manis
Daftar Topik

Tahukah kamu apa itu susu evaporasi? Buat kamu yang belum tahu, simak artikel ini sampai selesai ya.

Pernahkah kamu menyadari dalam satu rak yang sama di swalayan, susu kental manis dan susu evaporasi sering diletakkan berdampingan. Kemudian apa sebenarnya perbedaan dari susu kental manis dan susu evaporasi? Dari segi bentuk, kedua susu ini jika dikeluarga dari wadahnya, memiliki bentuk yang sama. Untuk menemukan jawaban dari pertanyaan di atas, berikut ini penjelasan mengenai kedua susu tersebut. 

Susu Kental Manis

Susu segar direbus hingga setengah jumlahnya untuk menghasilkan produk krim kental. Kemudian ditambahkan gula ke susu evaporasi. Proses inilah yang menjadikan susu kental manis memiliki rasa yang sangat manis. Susu kental manis juga biasanya digunakan untuk makanan penutup atau dessert rasa manis. Susu kental manis sering digunakan untuk membuat roti. 

Susu Evaporasi

Susu ini merupakan susu tanpa pemanis yang diawetkan dalam kaleng. Susu ini pertama ditemukan saat lemari es masih menjadi benda mewah. Sementara para orangtua harus menemukan cara untuk mengawetkan minuman sarat kalsium untuk anak-anak mereka. 

Proses pembuatannya dilakukan dengan cara merebus secara perlahan susu segar dengan api kecil. Susu segar tersebut direbus sampai 60 persen kandungan airnya menguap. Di dalam susu yang dipanaskan tersebut, kandungan laktosa, mineral, lemak, kalsium,d an vitaminnya tetap dipertahankan selama proses ini. Susu ini berwarna tidak terlalu putih dan cenderung kuning. Hal tersebut karena terciptanya caramel yang berasal dari panas selama proses evaporasinya. 

Susu ini menjadi susu yang lebih kental dan lembut setelah airnya menguap. Kemudian susu dihomogenisasi, disterilkan, dan dikemas. Susu ini bisa digunakan dalam hidangan bertekstur seperti krim, namun tidak menambah rasa manis. Sifat dari susu yang tanpa pemanis ini membuatnya serbaguna, bisa untuk hidangan gurih seperti mac and cheese atau resep manis seperti pai ubi jalar.

Baca Juga: 7 Manfaat Susu Beruang untuk Kesehatan

Nutrisi yang Terkandung di Dalam Susu Evaporasi

Susu evaporasi 4

Dalam 30 ml , terkandung 40 kalori dan 2 gram lemak, dimana 1,5 gram lemaknya merupakan lemak jenuh. Ini telah memenuhi sekitar 7 persen dari asupan lemak jenuh harian kamu. Kamu harus pandai membatasi asupan lemak jenuh. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga tekanan darah dan kadar kolesterol kamu tetap normal. Dalam 30 ml, terdapat 10 ml kolesterol yang mencukupi sekitar 3 persen dari batas harian kamu. 

Terkandung Banyak Protein dalam Susu Evaporasi

Susu Evaporasi 3

Sama seperti susu segar pada umumnya, susu ini juga mengandung banyak protein di dalamnya. Protein berfungsi untuk menambah energi dan menjaga sel, jaringan, dan otot di dalam tubuh agar tetap sehat. Dalam 30 ml terkandung 2 gram protein. Dengan mengkonsumsi susu ini, kamu bisa mencukupi kebutuhan protein tubuh harian kamu sebanyak 4 persen. 

Terkandung Banyak Kalsium

Susu evaporasi 5

Susu evaporasi juga mengandung banyak kalsium di dalamnya, meskipun tidak sebanyak di dalam susu segar. Susu ini masih bisa menjadi tambahan asupan kalsium sehari-hari. Setiap 30 ml, mengandung 80 mg kalsium, sepertiga dari jumlah kalsium yang dibutuhkan tubuh dalam sehari. 

Susu Untuk Diet

Buat kamu yang sedang diet, kamu bisa memasukkan susu ini ke dalam menu diet kamu. Susu ini bisa disimpan dalam jangka waktu yang cukup lama. Namun setelah dibuka kemasannya, alangkah baiknya jika langsung mengkonsumsinya. Kamu bisa memilih susu evaporasi kemasan kaleng yang rendah lemak ataupun yang tidak. Kamu bisa sesuaikan dengan kebutuhan diet yang sedang kamu jalani. Kamu bisa menggunakan susu ini ke dalam campuran kopi, teh, masakan, kue, sup dan resep masakan lainnya. 

Bahaya Intoleransi Laktosa

Tahukah kamu? Meskipun sudah dipanaskan dan disterilisasi, susu evaporasi tetap mengandung sejumlah laktosa. Laktosa merupakan salah satu molekul gula yang terdiri atas gabungan dua molekul gula yang lebih kecil, yakni glukosa dan galaktosa. 

Proses penyerapan laktosa dalam tubuh membutuhkan enzim lactase, yakni enzim yang ditemukan pada usus kamu. Enzi mini akan mengurai laktosa menjadi glukosa dan galaktosa, yang kemudian akan diserap di usus halus. 

Intoleransi laktosa merupakan kondisi dimana tubuh kamu tidak mampu menyetap laktosa dengan baik. Hal ini bisa mengakibatkan gangguan produksi enzim laktase pada tubuh kamu. Bisa terjadi seperti ini, maka kamu akan sulit untuk mengkonsumsi produk yang mengandung susu. 

Apakah susu kental manis dan susu evaporasi saling menggantikan?

Perbedaan susu evaporasi dan susu kental manis

Menggantikan fungsi susu ini dengan susu kental manis ataupun sebaliknya pada resep masakan sebenarnya tidak dianjurkan. Kedua susu kental ini akan memengaruhi rasa masakan tersebut. Namun apabila dalam keadaan yang mendesak, susu kental manis bisa digantikan dengan susu evaporasi dengan menambahkan gula setelahnya. Namun nantinya hasil dari masakannya akan sedikit berbeda. 

Baik susu evaporasi ataupun susu kental manis, seringnya memiliki umur simpan minimal satu tahun, dan berlaku apabila kalengnya belum dibuka. Namun setelah dibuka, susu evaporasi dan susu kental manis baiknya langsung disimpan ke dalam lemari es. Dan jangan membiarkannya terlalu lama, sebaiknya gunakan tidak lebih dari lima hari setelah kemasan dibuka. 

Itu dia penjelasan mengenai susu evaporasi dan sedikit perbandingannya dengan susu kental manis. Secara garis besar dapat disimpulkan bahwa susu evaporasi dan susu kental manis memiliki bentuk dan warna yang sama, namun susu ini tidak manis sedangkan susu kental manis teraasa manis karena mengandung gula di dalamnya. Semoga artikel ini bermanfaat. 

septirm
septirm
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP