3 Jenis Serat Asbes yang Berbahaya Bagi Manusia

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
serat asbes 1. chrysotile
Daftar Topik

Serat asbesSaat mendengar kata asbes, pada umumnya pikiran kita langsung mengarah dan mengasosiasikannya dengan nama dari bahan material. Asbes diidentikkan sebagai nama produk dari atap semen yang bergelombang, padahal sebenarnya asbes sendiri merupakan nama dari bahan mineral yang menjadi bahan baku untuk berbagai produk. Disebut juga sebagai asbestos, bahan tambang ini terdiri dari 3 unsur yakni magnesium, kalsium, dan silikat yang berbentuk serat. Di bagian dalam elemennya nampak seperti silika, atau pasir kristal dengan serat tipis yang masing-masing seratnya terdiri atas jutaan fibril mikroskopis. Fibril ini dapat terlepas ke udara karena abrasi maupun proses lainnya. Asbes banyak digunakan sebagai bahan material untuk membuat bangunan karena memiliki nilai plus berupa kekuatan dan ketahanan yang tinggi akan api dan zat kimia. Selain itu, bahan ini juga digemari banyak kalangan berkat nilai ekonomisnya yakni harganya yang relatif murah.

Jenis Serat Asbes

Dibalik beragam kelebihannya, ternyata terdapat beberapa jenis asbes yang berbahaya karena menyebabkan dampak yang serius pada tubuh makhluk hidup termasuk manusia, lho. WHO bahkan memperkirakan sekitar 125 juta orang di seluruh dunia terpapar asbes dan 90.000 orang diantaranya akan meninggal dunia setiap tahun akibat penyakit asbestosis, kanker paru dan mesothelioma. Lembaga United States Environmental Protection Agency mendefinisikan 3 jenis mineral yang bersifat karsinogen alias menjadi pemicu kanker bagi manusia. Tertarik untuk mengetahuinya? Yuk simak ulasannya berikut ini. 

1. Chrysotile

serat asbes 1. chrysotile

Chrysotile merupakan satu-satunya anggota dari kelas Serpentine, yang juga dikenal sebagai asbes putih. Rumus kimianya ialah Mg3 (Si2O5) (OH) 4. Jika dilihat melalui mikroskop, maka Chrysotile akan nampak seperti serat-serat berwarna putih. Meski dikategorikan sebagai Bahan Beracun Berbahaya (B3), Chrysotile ini masih legal digunakan di Indonesia, tentunya dengan pengawasan khusus. Asbes jenis ini relatif lebih fleksibel dibanding dua jenis lainnya, karena bisa dipintal hingga ditenun menjadi kain. Asbes putih ini umumnya digunakan sebagai lembaran atap semen bergelombang pada bangunan luar, gudang, ataupun garasi. Bisa juga ditemukan pada lembaran atau panel yang dipakai sebagai langit-langit rumah, dinding, hingga lantai. Chrysotile ini juga menjadi komponen dalam beberapa plester dan senyawa gabungan. Contoh barang lainnya yang mengandung chrysotile adalah lapisan rem, insulasi pipa, ubin lantai, gasket untuk peralatan suhu tinggi, juga penghalang api di fusebox.  

2. Amosite

serat asbes 2. amosite

Amosite merupakan serat kelas Amfibola, yang dikenal memiliki bentuk seperti jarum. Amosite juga kerap disebut sebagai asbes coklat. Ini termasuk dalam rangkaian solusi padat cumrupite-grunerite yang umumnya berasal dari Afrika Selatan. Rumus kimia dari bahan ini ialah Fe7Si8O22 (OH) 2. Bila dilihat menggunakan mikroskop, amosite akan nampak sebagai serat vitreous berwarna coklat keabuan. Amosite ini biasanya paling sering digunakan sebagai bahan penghambat api dalam produk insulasi termal, ubin langit-langit, hingga papan isolasi asbes. 

3. Crocidolite

Dengan rumus kimia Na2Fe2 + 3Fe3 + 2Si8O22 (OH) 2, Crocidolite merupakan bentuk fibrosa dari riebeckite amfibol. Biasanya disebut pula sebagai asbes biru. Asbes jenis yang satu ini kerap ditemukan di area Afrika bagian Selatan, juga ditemukan di Bolivia dan Australia. Di bawah mikroskop, Crocidolite terlihat seperti serat berwarna kebiruan. Umumnya, serat Crocidolite bersifat gembur dan lunak. 

 

Pada dasarnya, selain ketiga jenis diatas, asbes jenis lain masih masuk dalam kategori aman untuk digunakan sebagai bahan bangunan. Namun, jika kamu masih merasa khawatir, terdapat sejumlah bahan yang dapat menggantikan bahan asbes ini sebagai bahan bangunan.

septirm
septirm
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP