Sejarah Singkat Kerajaan Singasari

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
16720 Kisah Ken Arok The Global Review
Daftar Topik

Seperti yang kita ketahui jika Indonesia sangat kental akan budaya serta sejarahnya. Terdapat sejarah fenomenal yakni kerajaan Singasari. Siapa yang tidak mengenal kerajaan Singasari, sebab kerajaan ini cukup fenomenal dengan kisah serta prasasti peninggalannya.

Nah, untuk Anda yang penasaran seperti apa sejarah singkat dari kerajaan Singosari. Maka anda bisa mengikuti penjelasan di bawah ini.

Sejarah Singkat Kerajaan Singasari di Jawa timur

Keberadaan dari Kerajaan Singasari ini memang sudah dibuktikan dengan adanya candi-candi yang telah ditemukan pada daerah Singosari tepatnya di kota Malang. Bahkan juga telah ditemukan kitab sastra dengan judul Negarakertagama yang merupakan karya dari mpu Prapanca. Dimana kitab tersebut menerangkan mengenai raja-raja yang sedang memerintah Singasari beserta cerita mengenai keajaiban dari Ken Arok.

1. Kisah Ken Arok (1222 – 1227 Masehi)


16720 Kisah Ken Arok The Global Review
Source: The Global Review

Ken Arok merupakan orang yang mendirikan Kerajaan Singasari, dimana dia juga yang menjadi raja pertama di kerajaan Singasari yang mempunyai gelar Sri Rangga Rajasa sang amurwabhumi. Dengan kemunculan Ken Arok yang merupakan raja pertama dari Singasari ini menjadi tanda kemunculan dari dinasti baru yaitu dinasti Rajasa atau dinasti girindra.

Ken Arok sendiri menjadi raja kurang lebih selama 5 tahun, sebab pada tahun 1227 Masehi, Ken Arok dibunuh oleh anak buah dari anusapati yang merupakan Anak tiri dari Ken Arok.

2. Kisah Anusapati ( 1227 – 1248 Masehi)


16720 Anusapati Bombastis
Source: Bombastis

Dengan gugurnya Ken Arok maka secara otomatis tahta dari Kerajaan Singasari pun jatuh ke tangan anusapati. Anusapati memang memerintah kerajaan dalam kurun waktu yang lama tapi tidak terjadi perubahan apapun sebab ia sangat gemar melakukan sabung ayam.

Kemudian peristiwa kematian dari Ken Arok pun pada akhirnya terbongkar, dan tohjoyo yang merupakan putra dari Ken Arok dengan Ken Umang mengetahui jika Anusapati sangat suka menyabung ayam. Kemudian Tohjoyo pun memutuskan untuk mengundangnya ke kediamannya di daerah gedong jiwa untuk mengadakan pesta dari sabung ayam.

Ketika Anusapati tengah asyik menyaksikan aduan ayamnya, Tohjoyo secara diam-diam menyebut keris yang merupakan buatan dari Gandring dan langsung menusuk Anusapati.

3. Kisah Tohjoyo (1248 Masehi)


16720 Singasari Alimustofa
Source: Alimustofa

Dengan meninggalnya Anusapati tersebut, maka Tohjoyo merebut tahta dari Kerajaan Singasari. Akan tetapi, pada saat itu Tohjoyo hanya memerintah kerajaan tidak lama, hal ini dikarenakan anak dari Anusapati yang berusaha untuk balas dendam akan kematian dari ayahnya. Anak dari Anusapati tersebut bernama Ranggawuni, yang meminta bantuan kepada Mahesa Cempaka beserta para pengikutnya untuk menggulingkan Tohjoyo dan bisa menduduki singgasana dari Kerajaan Singasari.

4. Kisah Ranggawuni (1248 – 1268 Masehi)


16720 Ranggawuni Sejarah Dan Budaya Nusantara
Source: Sejarah dan Budaya Nusantara

Pada saat Ranggawuni naik tahta menjadi raja di Kerajaan Singasari tepatnya di tahun 1248 masehi dia mendapatkan gelar dengan nama Srijaya Wisnuwardhana yang diberikan oleh Mahesa Cempaka. Yang mana Mahesa Cempaka tersebut merupakan anak dari Mahesa wongateleng. Sedangkan untuk gelar yang diberikan untuk ratu Angabhaya ialah gelar Nasaringgamurti.

Selama pemerintahan yang dilakukan oleh ranggawuni memberikan dampak yang positif bagi rakyat Singasari yang penuh dengan ketentraman serta kesejahteraan. Kemudian di tahun 1245 masehi, Ranggawuni mengangkat putranya menjadi raja muda yang bernama Kertanegara. Dimana ia bermaksud untuk mempersiapkan anaknya menjadi raja di Kerajaan Singasari tersebut. Kemudian tepat di tahun 1268 Masehi, Ranggawuni pun meninggal dunia.

5. Pemerintahan Kertanegara ( 1268 – 1292 Masehi)


16720 Singasari Pengajar.co.id
Source: Pengajar.co.id

Kertanegara menjadi raja Singasari terakhir dan juga yang paling besar, karena ia memiliki impian untuk menyatukan semua kerajaan di nusantara. Tempat pada tahun 1268 masehi Kertanegara naik tahta dan mendapatkan gelar Sri Maharaja diraja Sri Kertanegara. Terdapat 3 mahamenteri yang selalu membantunya untuk mencapai cita-citanya, yang pertama ialah mahamantri i hino, dan yang kedua ialah maha menteri i halu dan yang terakhir ialah mahamantri i sirikan.

Agar bisa mewujudkan gagasan dalam penyatuan Nusantara, bahkan para pejabat yang sangat kolot pun diganti dengan yang baru, misalnya saja seperti Patih Raganata yang digantikan oleh Patih Aragani. Kemudian Banyak Wide dijadikan sebagai bupati di daerah Sumenep Madura dengan gelarnya sebagai Arya Wiraraja.

Ketika Jawa barat sudah diselesaikan, maka perhatian beralih kepada kawasan yang lainnya. Kertanegara pun mengirimkan utusan ke Melayu yang berasal itu dikenal dengan nama ekspedisi Pamalayu 1275 yang pemimpinnya bernama Adityawarman, dimana pada saat itu dia telah berhasil menguasai Kerajaan Melayu. Peristiwa tersebut juga ditandai dengan adanya pengiriman arca amoghapasa ke Dharmasraya yang merupakan perintah dari raja Kertanegara. Bukan hanya itu saja, Kerajaan Singasari pun menguasai banyak daerah seperti Bali, Sunda, Kalimantan barat, Pahang dan juga Maluku.

Itulah sejarah singkat dari kerajaan Singasari yang tentunya sangat menarik untuk dipelajari. Untuk Anda yang sangat menyukai sejarah, maka sejarah dari kerajaan Singasari ini adalah hal yang patut untuk dipelajari.

BACA JUGA!

Sejarah Singkat Tentang Peninggalan Kerajaan Banjar

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP