Sejarah Singkat Kemerdekaan Indonesia, Dari Bom Hiroshima Sampai Proklamasi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
28720 Sejarah Indonesia Rafafm
Daftar Topik

Sejarah Singkat Kemerdekaan Indonesia – Proklamasi kemerdekaan di negara Indonesia tepatnya pada tahun 1945 adalah tepat pada bulan ramadhan 1365 Hijriyah. Pada saat itu pembacaan proklamasi kemerdekaan tepat pada hari Jumat, pada tanggal 17 Agustus 1945.

Namun peristiwa tersebut terjadi tak lepas dari perjuangan para pahlawan Indonesia. Selain proklamasi, ada banyak juga peristiwa lain yang terjadi menjelang detik-detik kemerdekaan Indonesia. Kali ini, Blog elevenia akan membahas sejarah singkat kemerdekaan Indonesia yang perlu diketahui. Apa saja ya? Langsung saja, simak info di bawah ini, yuk.

Sejarah Singkat Kemerdekaan Indonesia

Secara garis besar, terdapat dua peristiwa penting dalam sejarah singkat kemerdekaan Indonesia. Ini dia daftar lengkapnya.

1. Pemboman Kota Nagasaki dan Hiroshima oleh Sekutu

28720 Nagasaki Hiroshima Shareing Informazion
Source: Share-ing Informazion

Sejarah kemerdekaan Indonesia berawal dari Kota Nagasaki yang berada di negara Jepang tepatnya pada 6 Agustus 1945 mengalami guncangan, dan pada tahun 9 Agustus terjadi pemboman pada Kota Hiroshima oleh Amerika serikat. Dan ini menjadi pertanda awal menyerahnya penjajah Jepang kepada Amerika dan juga sekutu.

Kemudian BPUPKI memutuskan untuk mengganti nama menjadi PPKI atau panitia persiapan kemerdekaan Indonesia, dimana hal tersebut ingin menegaskan keinginan serta tujuan dari bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaan. Tentu saja ini menjadi kesempatan yang diambil oleh bangsa Indonesia agar bisa memproklamasikan kemerdekaan.

Seketika itu kabar bahwa Jepang telah diambang kekalahan menyebar ke seantero negeri, dan menjadikan para pejuang Indonesia memanfaatkan hal tersebut untuk segera melakukan proklamasi kemerdekaan RI dan tidak menerima kemerdekaan Indonesia ini adalah hadiah dari Jepang.

Tepat tanggal 12 Agustus tahun 1945, Jepang yang melalui Marsekal Terauchi di Dalat Vietnam memberitahukan kepada Soekarno, Hatta dan Radjiman kalau pemerintah Jepang segera memutuskan kemerdekaan kepada Indonesia. Proklamasi kemerdekaan Indonesia juga akan diadakan dalam beberapa hari ke depan. Namun hal itu tergantung bagaimana cara kerja dari PPKI.

Namun rupanya Jepang menginginkan Indonesia merdeka pada tanggal 24 Agustus. yang kemudian Soekarno Hatta beserta dengan radjiman kembali ke tanah air setelah dari Vietnam, lalu Syahrir mendesak agar Soekarno segera melakukan proklamasi kemerdekaan karena dia menganggap hasil pertemuan yang ada di Vietnam tersebut merupakan tipu muslihat dari pemerintah Jepang.

Di saat yang sama, Syahrir kemudian menyiapkan para pengikutnya yang melakukan demonstrasi. Ia dan pengikutnya juga siap menghadapi tentara Jepang jika saja adanya kekerasan. Bahkan, Syahrir pulalah yang menyusun teks proklamasi agar bisa disebarluaskan kepada semua pejuang. Tentu saja dengan proklamasi kemerdekaan RI pada saat itu menimbulkan banyak sekali pertumpahan darah. Beberapa diantaranya mengakibatkan para pejuang di Indonesia gugur dikarenakan belum siap.

Soekarno memberi tahu kepada Hatta, jika Syahrir tidak mempunyai hak untuk melakukan proklamasi kemerdekaan sebab yang memiliki hak tersebut merupakan PPKI. Sedangkan Syahrir menganggap jika PPKI merupakan anggota yang dibuat oleh Jepang, sehingga proklamasi kemerdekaan yang dilakukan oleh PPKI itu merupakan hadiah dari Jepang.

Selanjutnya tepat pada tanggal 16 Agustus 1945, tekanan yang dialami oleh Soekarno pun semakin kuat dari para pengikut Syahrir. Dan pada siang harinya kemudian mereka pun berkumpul di rumah, lanjutkan berkumpul di rumah Soekarno tepat pada pukul 10 malam. Kurang lebih, ada 15 pemuda menuntut agar Soekarno segera melakukan proklamasi kemerdekaan melalui radio. Teks tersebut disusun dengan pengambilalihan kekuasaan. Bahkan Syahrir dan  pengikutnya juga menolak rencana PPKI tersebut.

Baca Juga: 6 Negara yang Pernah Menjajah Indonesia, Sudah Tahu?

2. Peristiwa Rengasdengklok Hingga Pembuatan Naskah Proklamasi

28720 Naskah Prokolamsi
Source: Historia

Rapat yang dilaksanakan oleh anggota PPKI pada 16 Agustus tidak berjalan dikarenakan Soekarno dan Hatta tidak muncul dan mereka pun tidak mengetahui adanya peristiwa Rengasdengklok tersebut.

Rupanya tepat pada dini hari di tanggal 16 Agustus tahun 1945, para pemuda yang menjadi pejuang pada saat itu termasuk Khairul Saleh hilang kesabaran. Sehingga memutuskan menculik Soekarno, Hatta. Bahkan Fatmawati dan juga Guntur yang pada saat itu masih berusia 9 bulan pun turut dipindahkan ke Rengasdengklok. Di situ lah para pemuda tersebut membujuk Soekarno-Hatta agar segera memproklamasikan kemerdekaan.

Setelah itu Soekarno-Hatta pun memutuskan untuk kembali ke Jakarta, lalu melakukan pertemuan dengan Jenderal Yamamoto yang pada saat itu pertemuan dilakukan di kediaman Wakil Admiral Maeda Tadashi. Dari pertemuan tersebut, akhirnya Soekarno dan Hatta percaya jika Jepang telah menyerah kepada sekutu.

Di tempat itu lah, teks proklamasi pun disiapkan dan dibuat atas keputusan bersama. Setelah teks proklamasi selesai diketik oleh Sayuti Melik, teks itu pun dibacakan keesokan harinya. Tepatnya pada jam 10 pagi di Jalan Pegangsaan Timur.

Nah, Itulah sekilas informasi mengenai sejarah singkat kemerdekaan Indonesia yang wajib untuk diketahui. Semoga dengan adanya artikel ini, kita dapat kembali memupuk rasa cinta terhadap Tanah Air. 

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP