Rumus dan Teknik Dasar Pencampuran Warna

0

Warna memang menjadi salah satu elemen yang paling penting di dalam dunia seni dan warna pun memiliki banyak sekali. Bahkan tak jarang terdapat pula warna yang cukup asing di telinga ataupun di mata, yang sebagian besar untuk warna asing tersebut merupakan pencampuran warna ataupun gabungan dari warna primer.

Nah, untuk bisa mendapatkan warna baru tentu dalam pencampuran warna membutuhkan sebuah teknik dan juga rumus sehingga warna yang dihasilkan pun jauh lebih maksimal. Maka dari itu Anda bisa menyimak penjelasan mengenai teknik beserta rumus dalam proses kombinasi warna di bawah ini.

Proses Pencampuran Warna dengan Teknik dan Rumus Sederhana

Sebetulnya di dalam metode pencampuran warna sendiri terdapat tiga jenis yang pertama adalah warna primer yang terdiri dari warna biru, merah dan juga kuning. Yang kedua adalah warna sekunder yang terdiri dari orange, ungu dan juga hijau. Sedangkan untuk yang ketiga adalah warna tersier yakni warna magenta, warna cyan dan lain sebagainya.

Nah, inilah beberapa tahapan yang harus Anda lakukan dalam teknik pencampuran warna:

1. Menuangkan Warna Muda ke Warna yang Tua


Untuk langkah yang pertama Anda harus mencampurkan warna yang paling muda ke dalam warna yang paling tua. Misalnya saja ketika ingin membuat warna merah muda atau pink, maka bisa menggunakan warna merah yang dicampur dengan warna putih. Proses yang harus dilakukan cat warna putih yang dituangkan ke dalam wadah yang berikutnya cat warna merah dituangkan dengan cara sedikit demi sedikit sambil diaduk.

2. Jika Tidak Tahu Komposisi dari Campuran Warna


Misalnya saja komposisi dari warna terracotta yang jika dilihat warna ini memang hampir mirip dengan warna orange dan juga warna coklat.

Untuk tahapan awal yang harus dilaksanakan pertama-tama Anda harus membuat warna orange yang kemudian mencampurnya dengan warna coklat sedikit demi sedikit. Untuk cara yang seperti ini memang harus diterapkan ketika ingin membuat warna baru jika memang tidak mengetahui komposisinya.

3. Pencampuran Warna Primer yang Menjadi Warna Sekunder


Diketahui jika warna sekunder merupakan sebuah warna yang dihasilkan dari adanya pencampuran dua warna primer akan tetapi bisa pula ditambah dengan adanya warna universal. Dalam pencampuran warna juga harus menyesuaikan takarannya.

Contohnya saja seperti warna sekunder di bawah ini:

  • Untuk menghasilkan warna merah tua, maka harus mengkombinasikan warna merah dan hitam.
  • Untuk bisa mendapatkan hasil warna hijau maka harus mencampurkan warna kuning dan juga biru.
  • Untuk bisa menghasilkan warna pink maka harus mencampurkan warna putih dan juga merah.
  • Agar bisa mendapatkan warna abu-abu, maka pencampuran warna adalah putih dan juga hitam.
  • Untuk bisa mendapatkan warna jingga ataupun orange pilihlah kombinasi warna kuning dan merah.
  • Agar bisa mendapatkan warna ungu maka harus mengkombinasikan warna biru dan juga merah.

4. Pencampuran Warna Sekunder Agar Bisa Menjadi Warna Tersier


Untuk mendapatkan hasil warna tersier maka diwajibkan untuk menggabungkan tiga warna atau lebih. Sebutkan warna tersier sendiri memang tidak terbatas jumlah kombinasinya karena hal tersebut akan menyesuaikan dari imajinasi dan kreativitas Anda. Misalnya saja, di bawah ini adalah contoh dari warna tersier:

  • Untuk menghasilkan warna coklat, penggabungan warna bisa dimulai dari warna merah, warna hijau, warna biru dan juga kuning.
  • Untuk bisa mendapatkan warna kuning lemon maka bisa menggunakan warna hijau dan kuning.
  • Jika ingin mendapatkan warna marun maka penggabungan dilakukan dengan warna coklat dan merah.
  • agar memperoleh warna sand maka penggabungan yang dilakukan dengan menggunakan warna hitam, coklat dan juga putih.
  • Dan apabila ingin mendapatkan biru dongker, maka penggabungan warna bisa memilih warna merah dan biru atau bisa juga menggunakan warna biru dan ungu.
  • Jika ingin memperoleh warna peach maka bisa menggabungkan warna jingga dan juga merah muda.

5. Membuat Warna yang Terang dan Juga Gelap


Bagi Anda yang ingin membuat warna dengan konsep perang dan juga gelap maka Anda bisa melakukan langkah sederhana. Dimana ketika Anda ingin membuat warna yang jauh lebih terang maka kombinasi yang harus dilakukan adalah mencampurkan warna putih ke dalam warna yang diinginkan. Untuk menuangkan warna putih harus dilakukan dengan sedikit demi sedikit.

Kemudian ketika Anda ingin memberikan warna yang berkesan lebih gelap maka Anda juga harus mencampurkan dengan menggunakan warna gelap seperti warna hitam. Pemberian dari warna hitam menuju warna yang diinginkan juga harus dilakukan secara perlahan dan sedikit demi sedikit akan memperoleh hasil sesuai dengan keinginan.

Nah, itulah informasi yang dapat diberikan kepada Anda mengenai pencampuran warna. Bagi Anda yang ingin menjadi seorang seniman namun masih belum mengetahui dengan detail masalah pencampuran warna semoga saja ulasan di atas bisa memberi Anda sedikit wawasan dalam dunia seni.

BACA JUGA!

Tips dan Trik Mengecat Dinding Rumah