Penyebab Sakit Kepala yang Harus Kamu Tahu

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Daftar Topik

Sakit kepala bisa disebabkan oleh banyak hal. Untuk mengetahui penyebab sakit kepala yang kamu alami tentu saja harus berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter. Nanti dokter akan memberitahu penyebab dan bagaimana cara perawatan sakit kepala tersebut agar tidak berkelanjutan.

Namun sebagai orang yang cerdas, kamu harus tahu berbagai penyebab sakit kepala. Mungkin saja kamu bisa memberikan perawatan terbaik sebagai pertolongan pertama saat kamu mengalami sakit kepala. Untuk lebih jelasnya, inilah penyebab sakit kepala:

Penyebab Sakit Kepala yang Harus Kamu Ketahui

Secara umum, sakit kepala dikelompokkan sesuai dengan penyebabnya, yaitu sakit kepala yang tidak ada kaitannya dengan penyakit lain, atau dikenal dengan sakit kepala primer dan sakit kepala yang timbul karena penyakit lain atau dikenal dengan sakit kepala sekunder.

  • Sakit Kepala Primer

Sakit kepala primer merupakan sebuah gejala sakit kepala yang timbul karena gangguan dari struktur di kepala yang sensitif pada rasa sakit dan sakit kepala ini bukanlah gejala yang diakibatkan oleh penyakit lain.

Ada sejumlah faktor yang berperan dalam sakit kepala primer ini, salah satunya adalah gangguan pada otot leher dan kepala, pembuluh darah, saraf, aktivitas kimia pada otak dan lainnya. Sakit kepala primer ini juga bisa jadi sebuah kondisi keturunan dari keluarga-keluarga sebelumnya. Selain itu, ada sejumlah tipe sakit kepala primer yang umumnya terjadi.

  • Sakit Kepala Tegang

Ini merupakan sakit kepala yang paling sering terjadi pada banyak orang. Umumnya orang yang menderita sakit kepala ini akan merasa seakan terdapat pita karet yang melilit kuat di sekeliling kepala. Keadaan tersebut membuat kepala ditekan terus-menerus. Sebenarnya hal ini disebabkan oleh pola hidup yang buruk dan juga kondisi mental yang kurang stabil, seperti depresi, stress, dehidrasi, kurang tidur, melewatkan waktu makan dan bisa juga terlalu banyak mengonsumsi minuman keras.

  • Migran

Migran menjadi lebih jarang terjadi dibandingkan dengan sakit kepala yang pertama. Migran ini dapat menimbulkan salah satu sisi dari kepala terasa sakit berdenyut-denyut. Sakit kepala ini biasanya akan terus berulang dan membuat kegiatan sehari-hari penderitanya akan terganggu. Biasanya orang yang mengalami migran akan langsung mengatasinya dengan obat yang dijual bebas di warung-warung. Namun jika migran yang kamu alami parah, lebih baik segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan resep obat yang tepat dan dapat ditangani lebih lanjut.

  • Sakit Kepala Cluster

Biasanya sakit kepala ini akan menyerang setidaknya satu atau dua bulan dalam setahun. Pasien dengan sakit kepala cluster akan merasa sakit yang luar biasa. Sakitnya tersebut akan menyebar ke daerah sekitar salah satu dari mata. Gejala ini tidak bisa diredakan oleh obat-obat yang dijual bebas, namun kamu bisa berkonsultasi langsung dengan dokter untuk melakukan perawatan lebih lanjut. Biasanya akan dilakukan perawatan seperti sumatriptan dan lithium.

Gaya hidup pun menjadi salah satu faktor penyebab sakit kepala primer, misalnya saja mengkonsumsi makanan yang diolah dengan kandungan senyawa garam, postur tubuh buruk, perubahan waktu tidur, melewati jam makan sampai stress.

  • Sakit Kepala Sekunder

Sakit kepala sekunder merupakan sakit kepala yang timbul karena aktifnya sarat rasa sakit yang ada di kelapa. Aktifnya saraf ini diakibatkan oleh suatu penyakit. Ada beberapa penyakit yang mungkin saja menjadi penyebab sakit kepala tersebut, seperti flue, infeksi telinga, sinusitis, pengar, konsumsi nmonosodium glutamat (MSG) berlebihan, masalah gigi, menggunakan penutup atau pun perlengkapan kepala terlalu ketat dan lain sebagainya.

Selain itu ada penyebab sakit kepala sekunder lain yang frekuensinya lebih jarang terjadi dari sebelumnya. Namun tentu saja sakit kepala ini termasuk sangat berbahaya jika dibiarkan, penyakit yang bisa menimbulkan sakit kepala sekunder yang jarang terjadi seperti, penyumbatan pembuluh darah, neuralgia trigeminal, geger otak, keracunan karbon monoksida, serangan panik dan lainnya.

Selain itu juga ada sejumlah tipe sakit kepala sekunder yang lebih spesifik, seperti di bawah ini:

  • Sakit kepala rebound, sakit kepala ini disebabkan oleh seringnya seseorang menggunakan obat pereda nyeri.
  • Sakit kepala thunderclap, sakit kepala yang satu ini terjadi secara tiba-tiba. Sakit kepala yang dirasakan pun umumnya sangat parah dan sakit. Penyebab dasar sakit kepala ini muncul adalah pendarahan dalam otak.
  • Sakit kepala spinal ini disebabkan oleh kurangnya cairan serebrospinal usai anestesi atau pun trauma.

Lebih amannya segera temui dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan akurat. Dengan begitu, dokter akan melakukan penanganan yang tepat terhadap sakit kepala yang diderita. Mungkin saja, sakit kepala tersebut merupakan gejala dari penyakit yang sangat serius. Kamu tentu harus mewaspadai sejumlah hal berikut ini dan sangat disarankan untuk menemuinya jika memang kamu mengalaminya.

  • Sakit kepala yang tak kunjung reda meski kamu sudah meminum obat.
  • Sakit kepala yang terhitung sangat parah sehingga mengganggu kegiatanmu sehari-hari. Kamu bahkan tidak fokus karena kepala terasa sangat sakit.
  • Sakit kepala yang menyebabkan badan tak sehat, dan tidak bersemangat.
  • Sakit kepala parah yang disertai dengan berbagai gejala lain seperti merasa kebas, leher kaku, pingsan, lumpuh di satu sisi tubuh, sulit melihat, sulit berjalan, dan sulit berbicara.
  • Demam tinggi

Itulah sejumlah penyebab sakit kepala yang harus kamu tahu. Jika kamu mengetahui penyebabnya, kamu tentu akan bertindak lebih baik untuk penanganan pertama. Semoga bermanfaat.

wiyana
wiyana

BAGIKAN:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

ARTIKEL LAINNYA