Penyebab Kaget Ketika Tertidur dan Cara Mengatasinya

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
tidur-825x510[1]
Daftar Topik

Pernahkah kamu mengalami kejadian dimana kamu tiba-tiba kaget ketika sedang berbaring di Kasur atau bahkan sedang tidur? Terkadang hal ini terjadi pada tangan atau pun kaki yang tersentak dengan sendirinya ketika jiwa kita benar-benar sedang tertidur. Tidak sedikit pula orang yang mengalami hal yang satu ini. Kejadian ini membuat kita seolah-olah merasa akan terjatuh padahal saat itu kita hanya sedang tertidur lelap bahkan mungkin kita sudah bermimpi.

Contoh dari kejadian ini adalah di dalam mimpi, kamu seakan-akan sedan berjalan di suatu tempat. Di tempat itu, kemudian kamu terjatuh dari sebuah gedung yang sangat tinggi atau pun jatuh ke dalam jurang yang sangat dalam. Jika kamu pernah merasakan hal ini, maka kamu tidak perlu khawatir karena kamu tidak sendirian. Hal ini bisa kita jelaskan secara ilmiah.

Ketika kita dalam posisi sedang tertidur, maka gelombang otak akan berjalan lebih lambat dan gerakan tersentak yang kita alami tersebut karena kemungkinan tubuh kita sedang dalam kondisi kelelahan yang akhirnya mengakibatkan terjadinya kaget ketika tertidur.

Penyebab Kaget Ketika Tertidur dan Cara Mengatasinya

Satu hal yang perlu kita tahu adalah ternyata fenomena kaget saat tidur merupakan hal yang tidak berbahaya dan merupakan suatu hal yang sangat normal dari kacamata medis. Ketika kita tidur, otot tubuh kita akan mengendur dan semakin lemas. Pada saat otak menerima tanda bahwa kita akan terjatuh, maka otak akan mengirimkan pesan pada otot untuk mengguncang agar tetap tegak secara langsung. Hal ini menyebabkan kita akan merasa tersentak atau kaget dan seolah-oleh sedang bermimpi terjatuh dari tempat yang sangat tinggi.

Fenomena yang bisa dibilang unik ini terjadi pada tahapan Polisomnografi sebelum kita masuk ke tahapan mimpi. Biasanya hal ini terjadi pada orang-orang yang kekurangan watu beristirahat atau terbangun pada saat seharusnya dia tertidur.

Biasanya, orang yang mengalami sentakan pada saat tertidur akan terbangun sejenak kemudian melanjutkan tidurnya kembali dengan damai.

Menurut dokter Kartika Mayasari

Dokter Kartika Mayasari menjelaskan bawha rasa terkejut atau tersentak saat tidur dinamakan hypnic jerk atau sleep starts.

Pada umunya, ketika seseorang tertidur dan bermimpi maka orang tersebut aktif dalam mimpi tetapi tubuh tidak bergerak. Sistem aktivasi retikuler tidak aktif secara penuh (melambat) dan otot mengalami relaksasi. Tidak jarang, sentakan ini membuat seseorang seperti mengalami kondisi sedang berjalan kemudian terjatuh.

Menurut Prefessor Gaby Badre

Adapun menurut Prefosor Gaby Badre menyatakan bahwa kondisi seperti mengalami hentakkan saat tidur merupakan kondisi yang wajar.

“Umumnya, ketika tidur manusia melewati berbagai fase, dari sadar hingga lelap,” ujarnya.

Ketika tidur memasuki waktu antara 45-60 menit, manusia memasuki alam mimpi, yang hal ini (saat tidur) cukup sering ditandai gerakan semu di kelopak mata.

Pada saat berada di alam mimpi, seluruh otot tubuh tidak berfungsi. Hal ini menyebabkan manusia tidak bisa melakukan apapun di dalam mimpi, seperti rasa ingin teriak atau pun berlari.

Tetapi menurutnya, hal ini bisa berbeda ketika kondisi tubuh dalam keadaan lelah, letih, dan tertekan.

“Dalam keadaan lelah, gambaran mimpi yang masuk ke pikiran manusia lebih jelas, lebih nyata. Sesuatu yang mendekatkan manusia dalam alam sadar. Karena ototnya tidak istirahat dengan benar, maka otot dalam tubuh bergerak dan tubuh otomatis terjaga,” katanya.

Menurut Prefosor Gaby Badre, fenomena yang banyak dikhawatirkan orang-orang ini merupakan hal yang masih normal. Fenomena ini bisa berkurang dengan memiliki yang tidur berkualitas.

“Oleh karena itu, pola tidur dibutuhkan oleh kamu, agar tubuh nyaman dan kesehatan terjaga,” ujarnya.

Cara mengatasinya

Tersentak atau kaget saat tidur dapat terjadi karena kebiasaan konsumsi kafein dan alkohol, bekerja atau beraktivitas yang cukup berat sebelum tidur, tubuh yang terlalu lelah.

mengalami stres atau kondisi jiwa yang emosional, serta kondisi tempat tidur (atau lingkungan tidur yang tak nyaman). Penggunaan obat medis juga bisa menjadi faktor pemicu.

Disarankan untuk beralih ke kopi bebas kafein, lalu hindari olahraga saat mau tidur, hendaknya olahraga dilakukan pada pagi hari.

Mengonsumsi pisang dinyatakan dapat bermanfaat untuk melancarkan transisi dari bangun ke tidur, yang dapat mencegah sentakan dalam tidur.

Demikianlah pembahasan mengenai kaget atau tersentak ketika sedang tidur dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat. (elevenia)

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP