Penjelasan Beserta Contoh Perilaku Menyimpang

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Daftar Topik

Perilaku menyimpang merupakan kelakuan yang memiliki nilai buruk di masyarakat. Sehingga apabila perilaku tersebut dilakukan maka sudah pasti melanggar norma dan nilai yang telah ditetapkan oleh masyarakat. Salah satu contoh perilaku menyimpang adalah perilaku yang tidak sesuai dengan keadaan masyarakat. Dengan demikian, terkadang perilaku tersebut mendapatkan hukuman sosial yang berasal dari ketidak puasan masyarakat.

Definisi Singkat dari Perilaku Menyimpang


Apabila terdapat suatu perilaku yang dinilai tidak memiliki kesesuaian dengan norma yang berlaku, maka perilaku tersebut bisa disebut dengan perilaku menyimpang. Pelaku yang melakukan kegiatan menyimpang, juga memiliki penyebutan tersendiri. mereka disebut dengan devian. Sedangkan apabila terdapat perilaku yang dilakukan namun telah disesuaikan dengan norma yang berlaku dan tidak terjadi pelanggaran, maka disebut dengan konformitas.

Karakteristik Perilaku Menyimpang


Perilaku menyimpang memiliki beberapa kriteria yang bisa digunakan untuk mengidentifikasi. Berikut ini merupakan kriteria dari perilaku bisa disebut dengan menyimpang.

  1. Suatu perilaku menyimpang harus memiliki unsur yang jelas. Dalam artian dapat didefinisikan. Suatu perilaku menyimpang harus memiliki tujuan dan juga sebab yang jelas dalam pelaksanaanya.
  2. Terdapat perilaku menyimpang yang bisa dilakukan penerimaan dan juga penolakan.
  3. Setiap penyimpangan bisa saja disebut dengan relative ataupun mutlak. Hal tersebut dikarenakan setiap penyimpangan memiliki kadar yang tidak sama.
  4. Penyimpangan yang dilakukan memiliki ciri penyimpangan budaya tertentu. Seperti budaya sosial yang nyata atau malah budaya yang ideal.
  5. Terdapat suatu penyimpangan sosial yang memiliki sifat adaptif. Adaptif dalam hal ini merupakan cara yang digunakan untuk melakukan penyesuaian terhadap suatu kebudayaan agar mampu beradaptasi dengan perubahan sosial.

Sifat yang Terdapat dari Penyimpangan


Penyimpangan sosial memiliki sifat-sifat tertentu yang bisa dibedakan pada dua macam. Berikut ini jenis pengelompokan sifat pada penyimpangan sosial.

  1. Adanya penyimpangan yang memiliki sifat positif dimana suatu penyimpangan yang dilakukan ternyata lebih mengarah pada hal positif yang mampu membawa perubahan ke arah yang di inginkan. Penyimpangan tersebut diterima meskipun melanggar suatu norma tertentu. Contoh dari penyimpangan tersebut adalah, seorang ibu yang bersusah payah menghidupi keluarga dengan menjadi seorang tukang ojek.
  2. Adanya penyimpangan yang memiliki sifat negative dimana suatu penyimpangan yang dilakukan ternyata lebih mengarah pada hal positif yang mampu membawa perubahan ke arah buruk dan tidak diinginkan. Penyimpangan tersebut tidak bisa diterima dengan meskipun memiliki berbagai alasan tertentu. Contoh dari penyimpangan tersebut adalah terjadinya pemerkosaan serta pencurian.

Jenis-jenis dari Perilaku yang Menyimpang


Terdapat seorang tokoh yang mengungkapkan terkait dengan penyimpangan. Penyimpangan memiliki dua bentuk yang bisa dikategorikan dalam hal primer dan juga sekunder. Berikut ini merupakan jenis-jenis dari penyimpangan.

  1. Penyimpangan disebut dengan penyimpangan primer merupakan penyimpangan yang dilakukan oleh seseorang namun, tidak berat dan bisa diterima oleh masyarakat. Contoh dari penyimpangan ini adalah apabila terdapat seorang pengemudi kendaraan yang sesekali melakukan pelanggaran lalu lintas.
  2. Penyimpangan disebut dengan penyimpangan sekunder merupakan penyimpangan yang dilakukan oleh seseorang tetapi sudah tidak diterima oleh masyarakat karena tergolong penyimpangan berat dan dilakukan secara terus menerus. Contoh dari penyimpangan ini adalah melakukan suatu pencurian dan penodongan.

Alasan Terjadinya Suatu Penyimpangan Sosial dalam Masyarakat


Setelah dilakukan analisis tertentu oleh para ahli, penyimpangan sosial bisa terjadi dikarenakan beberapa hal. Jadi, seseorang yang melakukan penyimpangan sosial pasti memiliki alasan dibalik hal tersebut dan juga penyebab dari dilakukannya penyimpangan sosial.

  1. Adanya proses tidak sempurna dari sosialisasi

Hal tersebut terjadi pada suatu individu yang baru saja memasuki tatanan masyarakat sosial yang baru. Individu tersebut harus dihadapkan dengan hal-hal baru atau disebut dengan sistem norma dan nilai yang berkembang di masyarakat. Apabila sistem norma tersebut ternyata kesulitan diterima oleh individu, maka sudah pasti dia akan melakukan penyimpangan. Penyimpangan yang dilakukan berhubungan dengan perilaku kurang baik seperti tidak sopan dan sebagainya.

  1. Adanya proses sosialisasi budaya yang tidak benar

Terdapat suatu kebudayaan yang muncul tetapi memiliki nilai yang tidak benar dan bertentangan dengan norma yang telah diterapkan dalam suatu daerah. Dalam hal tersebut penyimpangan bisa terjadi.

  1. Penyimpangan dari proses belajar yang salah

Apabila seseorang melakukan perbuatan menyimpang dikarenakan melakukan pembelajaran yang salah maka hal tersebut juga tidak bisa ditoleransi.

Setiap perilaku menyimpang yang dapat menimbulkan kerugian dalam tatanan masyarakat. Bukan malah membuat perubahan kearah yang lebih baik, tetapi malah menjadikan ternodanya norma yang telah dikembangkan dalam masyarakat. Telah banyak contoh perilaku menyimpang yang saat ini dilakukan dan memberikan dampak yang buruk. Jadi, setiap perilaku menyimpang yang buruk akan mendapatkan sanksi negative, baik dari masyarakat hingga pemerintah.

BACA JUGA!

8 Anime Romance Terbaik Dijamin Bikin Baper

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."

BAGIKAN:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

ARTIKEL LAINNYA