Pengertian Return of Investment dan Cara Menghitungnya

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
ROI : Return on investment word lettering typography design illustration with line icons and ornaments in blue theme
Daftar Topik

Return of Investment adalah rasio profitabilitas yang digunakan untuk mengukur efisiensi dengan cara membandingkan modal yang diinvestasikan atau total biaya dengan laba bersih yang didapatkan. Dalam menjalankan sebuah bisnis, Anda perlu mempelajari mengenai Return of Investment untuk memperkirakan besar keuntungan atau kerugian yang Anda peroleh.

Tidak ada salahnya jika Anda mengambil keputusan untuk membeli aset untuk berbisnis, menanam modal pada suatu proyek, ataupun melakukan investasi pada sebuah saham. Namun, Anda juga harus mengetahui bagaimana cara menghitung keuntungan atau kerugian yang Anda dapatkan mengingat besarnya modal yang Anda keluarkan.

Pengertian Return of Investment (ROI)


ROI : Return on investment word lettering typography design illustration with line icons and ornaments in blue theme

Return of Investment jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia adalah tingkat pengembalian investasi atau keuntungan atas investasi. Jadi, Return of Invesment adalah rasio yang menunjukkan aset atau kekayaan yang dimiliki (jumlah aktiva) yang digunakan oleh perusahaan untuk mengukur keefisienan manajemen.

Cara mengukur rasio ini adalah dengan menggunakan persentase sehingga dapat diketahui besarnya aktiva yang dikendalikan tanpa memperhitungkan sumber pendanaan. Penghitungan Return of Investment juga sering digunakan untuk menghitung waktu yang diperlukan perusahaan untuk mencapai target yang telah ditentukan.

Kelebihan Return of Investment


Jika Anda melakukan penghitungan menggunakan Return of Investment, terdapat beberapa keuntungan yang akan Anda dapatkan karena kelebihan Return of Investment adalah :

  • Dapat digunakan sebagai tolak ukur efisiensi dalam penggunaan modal, penjualan, maupun produksi
  • Dapat digunakan untuk melakukan perencanaan bisnis
  • Dapat membandingkan bisnis yang Anda jalankan dengan bisnis pesaing atau kompetitor
  • Mempermudah dalam pengambilan keputusan untuk melakukan investasi, memberikan pendanaan, ataupun membeli aset
  • Dapat mengukur profitabilitas dari masing-masing produk yang dihasilkan perusahaan

Kekurangan Return of Investment


Selain memiliki banyak kelebihan, terdapat beberapa kekurangan Return of Investment. Kekurangan-kekurangan Return of Investment adalah :

  • Nilai Return of Investment yang tinggi tidak bisa disebut efektif karena tidak memasukkan unsur biaya modal saat melakukan penghitungan
  • Masing-masing bisnis memiliki manajemen dan praktik akuntansi yang berbeda-beda. Jadi, hasil penghitungan Return of Investment tidak selalu dapat digunakan sebagai pembanding perusahaan Anda dengan perusahaan pesaing
  • Karena fluktuasi daya beli membuat teknik analisa Return of Investment menjadi lemah

Faktor yang Mempengaruhi Return of Investment


Faktor yang mempengaruhi ROI atau Return of Investment adalah :

  • Profit Margin

Merupakan besarnya laba dan jumlah penjualan bersih yang dinyatakan dalam bentuk persentase. Cara mengetahui profit margin adalah menghubungkan penjualan dengan tingkat keuntungan yang didapatkan perusahaan

  • Turnover dari Operating Assets

Merupakan tingkat kecepatan perputaran aktiva yang digunakan untuk kegiatan operasional perusahaan dalam periode tertentu

Efisiensi perusahaan dalam memanfaatkan aktiva untuk kegiatan operasional dapat diketahui jika perusahaan melakukan penghitungan Return of Investment. Selain itu, ukuran profitabilitas perusahaan juga dapat diketahui dengan mudah. Oleh karena itulah, mengapa teknik analisa ini penting untuk dilakukan perusahaan.

Cara Menghitung Return of Investment


Hampir semua keputusan yang diambil perusahaan didasarkan pada penghitungan Return of Investment. Oleh karena itulah, Anda harus mengetahui bagaimana cara menghitung ROI terlebih lagi jika Anda masih pemula dalam dunia bisnis. Selain itu, penghitungan ROI juga diperlukan saat Anda  ingin merekrut tenaga kerja, menanam modal, membeli aset, ataupun menghitung investasi.

Untuk dapat melakukan penghitungan Return of Investment, maka Anda harus memahami tentang biaya investasi dan pendapatan investasi. Rumus untuk menghitung Return of Investment, yaitu :

Contoh Cara Menghitung Return of Investment

Kasus 1

Anda ingin melakukan investasi saham dengan harga Rp. 1.500,- per lembar sebanyak 30.000 lembar. Dalam kurun waktu 24 bulan, Anda ingin menjual saham yang Anda miliki dengan harga Rp. 3.500,- per lembar. Hitunglah besarnya ROI yang didapatkan perusahaan!

Cara untuk menghitung Return of Investment adalah :

Diketahui : Biaya investasi = 30.000 x 1.500 = Rp. 45.000.000,-

Total pendapatan investasi = 30.000x 3.500 = Rp. 105.000.000,-

Ditanya : ROI ?

Jawab :

Jadi, nilai ROI yang didapatkan perusahaan sebesar 1.3% dari modal awal yang dikeluarkan.

Kasus 2

Sebagai seorang pebisnis, Anda ingin membeli sebuah mesin percetakan dengan harga Rp. 170.000.000,-. Dengan pembelian mesin ini maka dapat menghemat banyaknya tenaga kerja mencapai 7 orang dengan gaji Rp. 2.500.000,- per orang setiap bulannya. Hitunglah besarnya ROI selama satu tahun!

Diketahui : Biaya investasi = Rp. 170.000.000,-

Total pendapatan investasi = 7 x 2.500.000 x 12 = Rp. 210.000.000,-

Ditanya : ROI ?

Jawab :

Melalui penghitungan di atas maka dapat diketahui jika nilai ROI yang Anda dapatkan sebesar 0.235 kali dari modal awal yang artinya Anda menderita kerugian.

Kesimpulan


Saat Anda melakukan sebuah bisnis, bukan hanya keuntungan saja yang harus Anda pikirkan. Namun, cara menghitung yang akurat juga harus Anda perhatikan. Hal ini bertujuan agar bisnis yang Anda jalankan dapat berkembang dengan baik kedepannya. Untuk mencapai target penjualan, Anda juga harus memperhatikan jumlah dana yang Anda investasikan.

Dengan melakukan penghitungan Return of Investment, Anda dapat menghitung besarnya keuntungan bahkan kerugian yang diderita perusahaan dengan akurat. Selain memiliki banyak kelemahan, Return of Investment juga memiliki banyak kelebihan. Salah satu kelebihan Return of Investment adalah sebagai media untuk mengambil berbagai keputusan penting dalam perusahaan.

BACA JUGA!

Yuk Mulai Mengenal Asuransi Pendidikan untuk Buah Hati!

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP