Pengertian Leasing dan Penjelasannya Secara Singkat

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
leasonly[1]
Daftar Topik

Leasing adalah pembiayaan peralatan atau pun modal yang dipakai dalam melakukan proses produksi sebuah perusahaan, yang secara langsung atau pun tidak langsung. Jika dilihat dari surat Keputusan Bersama Menteri Keuangan dan Menteri Perdagangan dan Industri Republik Indonesia, No KEP- 122/MK/IV/2/1974, Nomor 32/M/SK/2/1974, dan Nomor 30/Kpb/I/1974 tanggal 7 Februari 1974, yang menyatakan bahwa leasing adalah setiap kegiatan pembiayaan perusahaan dalam rangka penyediaan barang-barang modal yang digunakan perusahaan dalam jangka waktu tertentu, berdasarkan pembayaran secara berkala disertai dengan hak pilih bagi perusahaan tersebut untuk membeli barang-barang modal yang bersangkutan atau memperpanjang jangka waktu leasing yang berdasarkan nilai sisa uang yang telah disepakati bersama.

Selain itu, menurut Equipment Leassing Association di London, mengatakan bahwa leasing merupakan perjanjian antara lesso dan lesse untuk menyewakan suatu atas barang modal tertentu yang sebelumnya telah dipilih atau ditentukan oleh lesse. Hak kepemilikan barang modal atau aktiva tersebut dimiliki lessor, sedangkan untuk lesse hanya berhak menggunakannya saja itu pun berdasarkan pada pembayaran sera yang sudah ditentukan dalam jangka waktu tertentu.

Pengertian di atas menunjukkan bahwa leasing terdiri dari sejumlah elemen sebagai berikut:

  • Pembiayaan perusahaan
  • Peneydiakan barang modal
  • Jangka waktu
  • Terdapat nilai sisa yang telah disepakati
  • Terdapat hak pilih
  • Pembayaran dilakukan secara berkala
  • Terdapat pinak lessor
  • Terdapat pihak lesse

Istilah – Istilah yang Terdapat Dalam Leasing

Dalam sebuah transaksi leasing, biasanya akan ditemui sejumlah istilah. Istilah-istilah ini sangat identik dengan leasing, apa saja itu:

  • Lease merupakan suatu kontrak sewa atas penggunaan harta dalam suatu periode tertentu dengan jumlah sewa tertentu juga.
  • Lessee merupakan pihak pemakai yang akan di Perorangan atau pun perusahaan yang menggunakan modal dengan pembiayaan dari pihak perusahaan leasing.
  • Lessor adalah pemilik dari barang modal yang akan di lease.
  • Lease term adalah sebuah jangka waktu yang sifatnya mutlak, artinya jangka waktu tersebut tidak bisa dibatalkan.
  • Periode yang mencakup hak ospi dalam memperbaharui kontrak.
  • Periode saat lessor memiliki hak untuk mencakup dipakainya hak opsi untuk membeli aktiva yang telah dilease.
  • Periode adalah saat di mana lessor memiliki hak untuk memperbaharui atau pun memperpanjang masa lease.
  • Periode ini adalah di mana lesse memperoleh denda yang disebabkan karena tidak bisa memperbaharui lease dan jumlah denda tersebut sudah dijamin di awal permulaan.
  • Periode yang sudah mencakup hak opsi pembaruan yang biasa diberikan jaminan oleh lessee terhadap utang lessoe yang kemungkinan tersebut.
  • Residual Value merupakan nilai leased asset yang diperkirakan bisa direalikasikan di akhir periode sewa.
  • Security Deposit (SD) merupakan jaminan kas yang diminta langsung oleh lessor dari sewa kewajiban sewa dan yang lainnya.

Manfaat dan Keuntungan Leasing

Pembiayan yang dilakukan lewat leasing sebenarnya sangatlah sederhana dalam proses dan juga pelaksanaannya. Hal ini membuat pembiayaan leasing terbilang mudah dan menjadi pembayaran alternative bagi seorang atau pun perusahaan. Ada sejumlah keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari pembayaran yang dilakukan lewat leasing:

  • Fleksibel

Leasing punya strukturk kontrak. Hal ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Dalam kontrak tersebut besarnya pembayaran dan jangka waktu bisa diatur sesuai kondisi perusahaan.

  • Tidak Ada Jaminan

Hak kepemilikan yang salah dan juga pembayaran lease yang sesuai dengan pendatan yang berhasil dihasilkan oleh aktiva yang dilease sudah termasuk jaminan bagi lease itu sendiri.

  • Capital Saving

Leasing biasanya akan membiayai 100% barang modal yang diperlukan. Lease tak punya dana yang besar. Untuk itu, hal ini dapat dikatakan menjadi suatu penghematan modal yang bisa dilakukan oleh lease.

  • Pelayanan yang Cepat

Prosedur leasing yang terbilang sederhana menjadi faktor yang paling berpengaruh kenapa pelayanan leasing sangat cepat.

  • Pembayaran Angsuran Diperlakukan Sebagai Biaya Operasional

Pembayaran lease akan langsung dihitung sebagai biaya dalam menentukan laba ruginya perusahaan. Jadi perhitungannya nanti dimulai dari pendapatan sebelum pajak, bukandari laba yang terkena pajak.

  • Sebagai Pelindung Inflasi

Menggunakan leasing akan membuat perusahaan terhindari dari resiko penurunan mata uang, yang biasanya disebabkan oleh inflasi.

  • Hak Opsi Bagi Lease Pada Akhir Masa Lease

  • Adanya Kepastian Hukum

Perjanjian leasing yang telah dibuat tidak bisa dibatalkan meski dalam keadaan keuangan yang sulit. Hal ini membuat perjanjian leasing tetap berlaku dalam keadaan apapun.

  • Menjadi cara memperoleh aktiva bag

Terkadang leasing adalah satu-satunya cara demi mendapatkan aktiva untuk sebuah perusahaan, utamanya perusahaan dengan ekonomi yang terbilang lebih untuk bisa memodernisasi pabriknya.

Jenis – Jenis Leasing

Ada sejumlah jenis leasing yang harus kamu ketahui. Jenis-jenis leasing ini tentu memiliki keunggulan dan kekurangannya tersendiri, jenis-jenis leasing yaitu, Capital Lease, Operating Lease, Operating Lease, Sales type lease (Lease Penjualan), Leverage Lease dan Cross Border Lease.

Itulah pengertian dan juga penjelasan leasing secara singkat. Semoga bermanfaat. (elevenia)

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP