Pengertian dan Fungsi Rasio Keuangan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
14720 Rasio Keuangan Pelajaran Sekolah Online
Daftar Topik

Dalam pembuatan analisa laporan keuangan, salah satu metode yang digunakan yaitu rasio keuangan, yang mana cara ini digunakan dengan memperhitungkan adanya perbandingan data secara kuantitatif. Baik itu perbandingan yang dilakukan pada neraca maupun laba rugi. Perlu diketahui bahwa tujuan utama dihitungnya rasio yaitu untuk melakukan penilaian terhadap kinerja perusahaan. Setiap kepentingan memiliki perbedaan dalam pemakaian rasio financial, yang mana perbedaan ini sangat berpengaruh pada ada jenis perusahaan. Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya mengenai pengertian serta fungsinya, simak ulasannya berikut ini.

Pengertian Rasio Keuangan


14720 Rasio Keuangan Pelajaran Sekolah Online
Source: Pelajaran Sekolah Online

Nah, sebelum membahas mengenai fungsi rasio keuangan, kurang lengkap rasanya jika tidak membahas pengertian rasio keuangan. Perlu diketahui bahwasanya rasio financial adalah alat analisis yang digunakan dengan memanfaatkan data-data yang diambil dari laporan keuangan. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa fungsi dari rasio keuangan yaitu sebagai alat untuk mendapatkan informasi yang penting dari sebuah perusahaan. Dengan adanya rasio financial ini bisa menganalisis kuantitatif serta menilai likuiditas, marjin, pertumbuhan dan lain sebagainya sehingga bisa mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

Fungsi Analisa Rasio Keuangan


Isometric Hiring Concept 1
Source: SHIFT Indonesia

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa rasio financial adalah alat analisis yang digunakan untuk mendapatkan informasi yang berarti mengenai perusahaan. Adapun berikut ini dua tujuan utama analisis rasio keuangan:

1. Mengetahui Kinerja Perusahaan

Tujuan pertama adanya analisis rasio keuangan yaitu untuk mengetahui kinerja perusahaan. Selain itu adanya analisis rasio financial juga bisa digunakan untuk menentukan rasio individu per periode, bahkan digunakan untuk melacak perubahan dari waktu ke waktu yang dilakukan untuk melihat tren yang sedang berkembang di perusahaan. Seperti halnya rasio hutang terhadap aset yang meningkat, sehingga bisa mengindikasikan bahwa dengan adanya hutang perusahaan tersebut terlalu terbebani.

2. Membuat Penilaian Komparatif Tentang Kinerja Perusahaan

Fungsi adanya rasio financial yang kedua yaitu membuat penilaian komparatif mengenai kinerja perusahaan. Penting sekali untuk melakukan identifikasi apakah perusahaan tersebut memiliki kinerja yang baik atau buruk, sehingga sangat diperlukan untuk melakukan perbandingan rasio financial dengan pesaing utama. Akan lebih mudah untuk membantu menentukan aset perusahaan mana yang lebih efisien, dengan melakukan perbandingan laba atas aset antar perusahaan tersebut.

Pengguna Analisi Rasio Keuangan


Setelah mengetahui kedua fungsi utama adanya rasio keuangan, perlu juga mengetahui pengguna analisis rasio ini, yang mana pengguna data hasil analisa rasio keuangan yaitu pihak eksternal dan internal perusahaan. Adapun pengguna eksternal ini meliputi investor ritel, otoritas pajak, analis keuangan, pesaing, masyarakat dan negara. Sedangkan pengguna internal meliputi karyawan, tim manajemen serta pemilik.

Pengelompokan Rasio Keuangan


"14720

Ada 5 kategori pengelompokan Rasio Keuangan yang perlu diketahui, sebagaimana berikut ini penjelasan lengkapnya:

1. Rasio Likuiditas

Rasio likuiditas merupakan rasio yang untuk mengukur kemampuan perusahaan, yang mana untuk mengetahui kemampuan dalam membayar kewajibannya, baik itu berupa kewajiban jangka pendek maupun jangka panjang. Ratio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk melunasi kewajiban dengan aset lancar:

Rasio lancar = Aset lancar / Kewajiban lancar.

2. Rasio Solvabilitas

Rasio solvabilitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur jumlah modal yang didapatkan dari hutang, selain itu rasio solvabilitas ini juga digunakan untuk mengevaluasi tingkat hutang perusahaan.

Adapun berikut ini cara menghitung rasio hutang dengan ukuran jumlah aset perusahaan yang disediakan dari hutang:

Rasio utang = Total kewajiban / Total aset.

Rasio utang terhadap ekuitas Rasio dengan menghitung bobot total utang:

Debt to equity ratio = Jumlah kewajiban / ekuitas Pemegang Saham.

3. Rasio Efisiensi

Ratio efisiensi merupakan rasio yang digunakan menggunakan aset dan sumber daya untuk mengukur seberapa baik perusahaan

Rasio perputaran aset = Penjualan bersih

4. Rasio Profitabilitas

Rasio profitabilitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan. Dengan adanya rasio ini bisa menghasilkan profit terhadap biaya operasi, pendapatan, ekuitas dan aset neraca. Guna menunjukkan berapa banyak laba yang didapatkan perusahaan seusai melainkan biaya penjualan, diperlukan rasio masjid dengan membandingkan laba kotor penjualan beserta penjualan bersih

Rasio marjin kotor = Laba kotor

5. Rasio Nilai Pasar

Rasio nilai pasar merupakan rasio yang digunakan untuk mengevaluasi harga saham yang mencakup beberapa hal seperti rasio nilai per-lembar, rasio hasil dividen, rasio laba per saham, rasio harga dan pendapatan.

Ratio nilai per-lembar saham = Total saham yang beredar.

Lalu, Rasio hasil dividen = Harga saham.

Rasio laba per saham=Total saham yang beredar

Ratio harga dan pendapatan=Penghasilan per saham

Setelah dibahas mengenai pengertian dan fungsi rasio keuangan, kini Anda tak perlu bingung lagi. Mengingat hal ini sangat dibutuhkan dalam sebuah perusahaan untuk  mendapatkan informasi yang berarti mengenai perusahaan.

BACA JUGA!

Awas Keliru! Inilah Perbedaan Antara Manajer dan Pemimpin

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP