34 Pakaian Adat Tradisional Seluruh Indonesia Lengkap

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
baju-adat-betawi
Daftar Topik

34 Pakaian Adat Tradisional Seluruh Indonesia – Budaya yang kaya, menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang paling unik. Dari Sabang sampai Merauke, tersebar beragam suku maupun adat istiadat. Semuanya memiliki ciri khasnya masing-masing. 

Salah satu hal yang paling menarik tentang budaya yang beragam tersebut ialah pakaian daerah atau pakaian adat tradisional. Umumnya, pakaian adat ini dipakai di berbagai upacara daerah yang sakral, seperti pernikahan. Kuatnya ikatan masyarakat Indonesia terhadap budayanya, membuat pakaian ini menjadi hal yang penting dan tak boleh terlewati.

Semua provinsi di Indonesia memiliki model dan nama pakaian adat tradisionalnya sendiri. Kira-kira apa saja ya? Berikut ulasan lengkapnya versi Blog elevenia.

34 Pakaian Adat Tradisional Seluruh Indonesia Lengkap

Terdapat beragam pakaian adat tradisional seluruh Indonesia yang berbeda setiap daerah. Masing-masingnya memiliki keunikan tersendiri. Ini dia info lengkapnya.  

1. Ulee Balang dari Nanggroe Aceh Darussalam

ulee-balang

Pakaian Ulee Balang menjadi salah satu budaya Aceh yang unik. Baik mempelai pria punya nama masing-masing. Pakaian prianya dinamakan linta baro, sedangkan pakaian wanitanya bernama dara baro. Konon, baju ini sudah dipakai sejak zaman kerajaan Samudra Pasai.

2. Baju Penghulu dan Bundo Kanduang dari Sumatera Barat

bundo-kanduang

Dari segi nama, pakaian adat khas Sumatera Barat punya nama yang unik. Pakaian pria diberi nama baju penghulu. Sedangkan untuk wanita, baju adatnya bernama bundo kanduang.

3. Ulos dari Sumatera Utara

ulos

Siapa yang tak kenal kain ulos? Kain tradisional khas Batak ini terkenal karena pengerjaannya yang rumit dan juga motifnya yang unik.

Selain untuk beragam acara resmi, tak jarang kain ini dikenakan oleh para mempelai di acara pernikahan. Kombinasi warna merah dan warna gelapnya menjadikan kain ini semakin khas dan berkarakter.

4. Pakaian Adat Melayu dari Riau

pakaian-tradisional-riau

Kesannya yang sederhana namun tetap elegan dan menawan membuatnya cocok untuk dijadikan sebagai pakaian di beragam acara resmi. Sesuai namanya, baju ini merupakan salah satu pakaian khas adat Melayu yang merupakan suku mayoritas provinsi Riau.

5. Melayu Bengkulu dari Bengkulu

melayu-bengkulu

Suku Melayu juga bermukim di wilayah Bengkulu. Namun, di provinsi ini, baju adat Melayu Bengkulu memiliki ciri karakter tersendiri. Yaitu hiasan kepala untuk para mempelai. Begitu juga dengan taburan aksen emas yang ada di setiap bagian baju adatnya.

6.Paksian dari Bangka Belitung

paksian

Bagi kamu masyarakat Pangkalpinang, pakaian ini tentu menjadi sebuah kebanggaan tersendiri. Paksaian sendiri merupakan nama dari mahkota mempelai wanita. Umumnya, pakaian pernikahan ini berwarna merah lengkap dengan aksen emas.

7. Teluk Belanga dari Kepulauan Riau

teluk-belanga

Pengaruh adat Melayu yang khas menjadikan pakaian khusus pria ini punya karakter tersendiri. Namun untuk acara adat pernikahan, baju Teluk Belanga memiliki hiasanya yang lebih beragam dan mewah.

8. Aesan Gede dari Sumatera Selatan

aesan-gede

Merupakan pakaian khas Kerajaan Sriwijaya yang masih dipakai hingga sekarang. Aesan Gede memiliki beragam asesoris khas. Salah satunya ialah penutup bahu yang memiliki bentuk kelopak bunga teratai mekar.

9. Melayu Jambi dari Jambi

melayu-jambi

Budaya Melayu juga subur di tanah Jambi. Kemiripan budaya menjadikan pakaian adat Melayu Jambi mirip dengan Melayu Bengkulu. Terutama pada bagian asesoris kepala wanita.

10. Tulang Bawang dari Lampung

pakaian-adat-tulang-bawang

Pakaian adat Tulang Bawang khas Lampung sangat mudah dikenali dari bentuk hiasan kepalanya. Konon, hiasan kepala wanitanya merupakan salah satu yang terberat dan termewah di Indonesia, loh

11. Pangsi dari Banten

pangsi-banten

Baju Pangsi khas Banten biasa dipakai oleh beragam kalangan pria. Tak terkecuali di acara pernikahan. Mempelai wanita juga menggunakan kebaya yang khas, lengkap dengan hiasan kepala berbalut bunga melati yang cantik.

12. Baju Adat Betawi dari DKI Jakarta

baju-adat-betawi

Selain roti buaya di acara pernikahannya, pakaian adat Betawi juga punya ciri khas yang unik. Salah satunya ialah rumbai payet yang ada pada baju mempelai wanita. Begitu juga dengan bentuk hiasan kepalanya.

13. Kebaya Sunda dari Jawa Barat

kebaya-sunda

Bagi masyarakat Sunda, siger merupakan salah satu kebanggaan dalam pakaian adatnya. Siger sendiri merupakan hiasan kepala mempelai wanita di acara pernikahan. Uniknya, pakaian ini juga terinspirasi dari pakaian khas kerajaan Sunda yang mahsyur pada zamannya.

14. Kebaya Jawa dari Jawa Tengah

kebaya-jawa

Bahan beludru menjadi salah satu yang unik dari Kebaya Jawa, pakaian adat wanita Jawa. Untuk pakaian laki-laki diberi nama Jawi Jangkep dengan blangkon sebagai penutup kepalanya. Keduanya dipadukan dengan kain batik yang khas.

15. Kesatrian Ageng dari Daerah Istimewa Yogyakarta

kesatrian-ageng

Baju Kesatrian Ageng khas Yogyakarta memiliki hiasan kepala yang unik. Hal ini lah yang membuatnya lebih mudah dibedakan dengan baju adat khas Jawa Tengah. Hingga kini, pakaian ini masih dipakai oleh kalangan kerajaan dan juga pengantin.

16. Mantenan dari Jawa Timur

mantenan

Beda Jawa Tengah dan Yogyakarta, beda juga Jawa Timur. Pakaian adatnya diberi nama Mantenan. Lagi-lagi ciri khas yang mencolok terletak pada hiasan kepala pengantin pria yang berupa ondheng. Yaitu penutup kepala yang bermotif batik.

17. Payas Agung dari Bali

payas-agung

Sama seperti kasta, baju adat tradisional Bali juga memiliki tingkatan khusus. Untuk payas agung sendiri, merupakan salah satu pakaian adat dengan tingkat teratas. Karenanya, pakaian ini biasa dikenakan oleh pengantin saat upacara pernikahan.

Baca Juga: 7 Pakaian Adat Riau dan Ragam Filosofi Uniknya

18. Baju Adat Suku Tidung dari Kalimantan Utara

baju-adat-suku-tidung

Pakaian Suku Tidung juga gak mau kalah dalam permainan warna. Warna oranye muda dan merah menjadi warna utamanya. Keunikan lainnya terletak pada asesoris kepalanya.

Baik pria atau wanita memiliki bentuk asesoris kepala yang mirip. Bentuk yang unik dan khas seolah menggambarkan keagungan suku Tidung.

19. Kustin dari Kalimantan Timur

baju-kustin

Baju kustin memiliki warna yang mirip dengan kebaya Jawa. Walaupun begitu, ciri khasnya cukup terlihat. Yaitu pada motif dan jenis asesoris kepala pria maupun wanita yang dikenakan.

20. Upak Nyamu dari Kalimantan Tengah

upak-nyamu

Sesuai dengan namanya, baju ini terbuat dari kulit kayu nyamu. Upak nyamu merupakan salah satu pakaian adat Dayak. Ragam hiasan yang membalutnya membuatnya makin unik bukan?

21. King Bibinge dan King Baba dari Kalimantan Barat

king-bibinge-dan-king-baba

Lain suku Dayak Kalimantan Tengah, lain juga suku Dayak yang ada di Kalimantan Barat. Pria dan wanita menggunakan baju adat khusus yang bernama king baba dan king bibinge. Hal yang membuatnya berbeda dengan Upak Nyamu ialah aksen manik-manik yang terdapat di bagian baju maupun asesorisnya.

22. Baamur Galung Pancaran Matahari dari Kalimantan Selatan

baamur-galung-pancaran-matahari

Pakaian satu ini merupakan salah satu baju adat khas Suku Banjar yang mendominasi Kalimantan Selatan. Dalam baamur galung pancaran matahari kamu juga akan menemukan beragam pengaruh adat Hindu dan Jawa. Yaitu hiasan bunga mawar dan melati pelengkap busananya.

23. Baju Adat Kohongian dari Sulawesi Utara

baju-adat-kohongian

Dahulu, pakaian adat satu ini hanya dipakai kalangan tertentu, yaitu masyarakat dengan kasta satu tingkat di bawah kalangan bangsawan. Namun kini, pakaian adat Kohongian bisa dikenakan oleh berbagai kalangan.

Yang membuatnya menarik ialah setelan pakaiannya yang terkesan mewah dan menawan. Baik untuk pengantin pria maupun wanita.

24. Bili’u dan Makuta dari Gorontalo

biliu-dan-makuta

Pakaian satu ini merupakan pakaian wajib untuk pengantin khas Gorontalo. Umumnya, bili’u dan makuta menggunakan warna-warna yang cerah. Seperti merah, hijau, kuning hingga ungu terang. Uniknya, pakaian yang dikenakan terkadang juga disesuaikan dengan dekorasi pernikahan.

25. Koje dan Nggembe dari Sulawesi Tengah

koje-dan-nggembe

Di Sulawesi Tengah, kamu bisa menemukan baju adat yang bernama koje dan nggembe. Keduanya merupakan pakaian adat khas suku Kaili. Uniknya, pakaian adat ini menggambarkan filosofi tempat dan juga asal muasal nama suku Kaili.

Yaitu nama sebuah pohon yang subur di tepi sungai. Konon, pohon ini merupakan penanda kehadiran suku mereka.

26. Lipa Saqbe Mandar dari Sulawesi Barat

lipa-saqbe-mandar

Sekilas, baju Lipa Saqbe Mandar ini mengingatkan kita dengan pakaian khas Sulawesi Selatan. Hal ini karena adanya kekerabatan yang dekat antara suku Mandar dan Bugis-Makassar.

Salah satu perbedaannya terdapat pada asesoris kepala prianya yang terkesan lebih sederhana. Begitu pula pada pakaian wanitanya yang mengenakan asesoris lebih sedikit dan minimalis. Namun hal ini menjadikannya makin menarik.

27. Kinawo dari Sulawesi Tenggara

baju-kinawo

Merupakan pakaian adat khas suku Tolaki yang bermukim di provinsi Sulawesi Tenggara. Umumnya, baju Konawi dibagi menjadi dua, yaitu baju modern dan baju Konawi tradisional.

Pakaian pria diberi nama babu nggawi langgai dan pakaian wanita yang modern diberi nama babu nggawi Roo Mendaan.

28. Baju Bodo dan Baju Tutu dari Sulawesi Selatan

baju-bodo-dan-baju-tutu

Di Sulawesi Selatan, baju bodo tak hanya dikenakan saat menarikan tarian tradisional. Namun juga dikenakan oleh pengantin wanita. Sedangkan untuk laki-laki mengenakan baju adat yang bernama baju tutu.

Umumnya, keduanya memiliki warna yang serasi. Seperti pakaian adat khas Sulawesi lainnya, pakaian ini juga menggunakan aksen emas yang membuatnya makin memikat.

29. Pakaian Adat Suku Rote dari Nusa Tenggara Timur

pakaian-adat-suku-rote

Daun lontar merupakan salah satu kekayaan alam kebanggan suku Rote dari NTT. Karenanya, tak heran jika daun ini digunakan sebagai bahan utama hiasan kepala para pria suku Rote.

Pakaian adat Rote menggunakan kombinasi warna gelap dan juga warna alam. Modelnya yang sederhana menjadi makin menarik karena balutan motif tenun ikat Rote Ndao yang khas.

30. Poro dari Nusa Tenggara Barat

poro

Sama dengan baju adat Rote, pakaian khas NTB satu ini juga menggunakan warna gelap sebagai warna utamanya. Hal yang membuatnya unik ialah motif yang terdapat di bagian ujung baju pria maupun wanitanya.

Untuk menambah kesan, baju poro juga bisa digunakan bersama dengan kain tenun khas NTB. Baju ini biasa dipakai di beragam acara formal dan juga upacara adat.

31. Cele dari Maluku

baju-cele

Merupakan salah satu pakaian adat kebanggan Maluku. Modelnya yang khas menjadikannya cocok dipakai di berbagai acara formal. Umumnya, baju cele memiliki kombinasi warna merah dan putih sebagai warna utama. Mirip dengan bendera Indonesia, bukan?

32. Manteren Lamo dari Maluku Utara

baju-manteren-lamo

Selain baju cele, orang Maluku juga punya pakaian adat lain. Baju manteren lamo namanya. Konon, baju ini dikenakan oleh para sultan dan raja Maluku. Karenanya, baju ini juga sering disebut sebagai baju Sultan. Setelan jas dan hiasannya yang mewah biasa dikombinasikan dengan celana panjang.

Kini, pakaian ini sering dipakai di beragam acara pernikahan. Bagi pengantin wanita, pakaian yang dikenakan pun tak kalah mewah. Mulai dari asesoris kepala hingga badan, semuanya memiliki aksen warna emas atau pun perak.

33. Baju Kurung dari Papua

baju-kurung-papua

Baju kurung merupakan salah satu pakaian adat wanita Papua. Walau namanya mirip, baju kurung satu ini berbeda dnegan yang lainnya. Bagian atasnya menggunakan kain tenun khas Papua.

Sedangkan bagian bawahnya berupa rok rumbai. Rok rumbai ini juga digunakan oleh kaum pria. Hiasan bulu burung menjadi pelengkap yang gak boleh ketinggalan, nih.

34. Baju Ewer dari Papua Barat

baju-ewer-papua-barat

Budaya yang mirip menjadikan pakaian adat Papua dan Papua Barat sama. Pembedanya hanya terletak pada nama. Di mana baju rumbai diberi nama baju ewer di Papua Barat.

Itulah bahasan mengenai beragam pakaian adat tradisional seluruh Indonesia. Banyaknya variasi pakaian tersebut menggambarkan Indonesia memiliki keanekaragaman yang luar biasa. Semoga bermanfaat. 

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP