Kenapa Kita Bisa Merasakan Nostalgia?

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
proses-nostalgia
Daftar Topik

Proses Terjadinya Nostalgia – Saat tiba-tiba teringat tentang masa lalu karena sesuatu, kita biasa menyebutnya dengan nostalgia. Saat merasakannya kita mungkin bukan hanya mengingat kenangan buruk, namun juga kenangan yang menyenangkan. Tapi, pernahkah kamu bertanya-tanya kenapa kita semua bisa mengalaminya? Kali ini, Blog elevenia akan membahas secara singkat mengenai proses terjadinya nostalgia.

Nostalgia: Pengertian dan Proses Terjadinya

nostalgia

Dalam bahasa sehari-hari, nostalgia adalah nama lain dari kerinduan yang kuat akan hal-hal berkesan yang terjadi di masa lampau. Lain halnya dengan pengertian yang ada pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Nostalgia diartikan sebagai kerinduan yang kadang berlebihan terhadap sesuatu yang letaknya sangat jauh atau yang sekarang sudah tiada. Selain itu, kejadian yang satu ini juga diterjemahkan sebagai kenangan manis pada masa lalu.

Umumnya, pemicunya bisa saja berasal dari hal-hal kecil yang terjadi di kehidupan kita. Hal-hal tersebut biasanya memiliki stimulus yang kuat terhadap berbagai indra di tubuh kita. Seperti indra penciuman, pendengaran, pengecapan hingga pengelihatan.

Baca Juga: Filosofi Cinta Menurut Plato! Apa Itu Cinta?

Mulai mendengarkan lagu-lagu favorit saat kecil, mencicipi makanan yang berkesan bagi kita, sampai melihat beberapa kejadian yang mirip dengan yang pernah dialami. Dalam hal ini, indra manusia terhubung dengan otak limbik.

Otak limbik bertanggungjawab dalam mengatur emosi, perilaku hingga memori seseorang. Karena itulah saat mengalaminya kita akan menunjukkan beberapa emosi seperti tersenyum, tertawa atau bahkan terharu.

Nostalgia ternyata juga memiliki banyak dampak baik untuk tubuh kita. Salah satunya ialah meningkatkan mood. Dilansir dari Liputan6, berdasarkan sebuah studi, efek yang ditimbulkan saat nostalgia cenderung positif. Sehingga menimbulkan efek yang lebih baik pada emosi manusia.

Sisi positif ini juga ternyata mampu menimbulkan rasa optimis terhadap apa yang terjadi di masa depan. Selain itu, kita juga akan lebih tenang, jauh dari kecemasan dan emosi negatif hingga mampu mengubah kebiasaan buruk.

Studi lain juga membuktikan bahwa nostalgia ternyata dapat membantu kita untuk menerima rasa sedih dengan lebih mudah. Menariknya, rasa sakit juga dapat diminimalisir dengan adanya kejadian yang satu ini.

risti.habibie
risti.habibie
Hobi nulis, rebahan, mengkhayal dan coret-coret. Pokoknya apa aja deh yang bisa ngilangin gabut~
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP