Museum Terbaik dan Terpopuler di Jakarta yang Wajib Dikunjungi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
museum-fatahilah-resize[1]
Daftar Topik

Dengan segala kehidupan hiruk-pikuknya, Jakarta juga masih memiliki banyak lokasi yang sangat erat dengan sejarah Indonesia. Bagi warga Jakarta dengan segala kehidupannya yang super sibuk, liburan singkat di Ibu Kota menjadi salah satu alternatif untuk mengisi waktu libur mereka. Di Jakarta, terdapat banyak museum-museum yang wajib kamu kunjungi. Selain sebagai tempat liburan, museum juga dapat memberikan edukasi lebih bagi anak-anak yang masih sekolah. Berikut merupakan beberapa museum yang wajib dikunjungi di Jakarta.

Museum Terbaik dan Terpopuler di Jakarta

Museum Sejarah Jakarta (Museum Fatahillah)

Museum Sejarah Jakarta atau yang lebih dikenal sebagai Museum Fatahilllah atau Museum Batavia adalah salah satu museum yang terletak di Jalan Taman Fatahillah No. 2, Jakarta Barat. Museum ini memiliki luas lebih dari 1.300 meter persegi.

Pada jaman dulu, gedung ini digunakan sebagai sebuah Stadhuis (Balai Kota dalam Bahasa Belanda) yang dibangun pada tahun 1707-1710 di bawah pemerintahan Gubernur Jendral Johan Van Hoorn. Bentuk gedung Museum Sejarah ini menyerupai bangunan Istana Dam di Amsterdam yang terdiri atas bangunan utama dengan dua sayap di bagian timur dan barat serta bangunan sanding.

Gedung ini diresmikan sebagai Museum Fatahillah pada tanggal 30 Maret 1974. Di depan Museum ini terdapat pekarangan dengan susunan kanblok dan sebuah kolam yang dihiasi dengan beberapa pohon tua.

Museum Wayang

Museum Wayang adalah salah satu museum di Jakarta yang beralamat di Jalan Besar Pintu Utara No. 27, Jakarta Barat. Pada awalnya, bangunan museum ini diberi nama De Oude Hollandsche Kerk yang artinya Gereja Lama Belanda dan pertama kali dibangun pada tahun 1640.

Pada tahun 1732, gedung ini diperbaiki dan diganti namanya menjadi De Nieuwe Hollandsche Kerk yang artinya Gereja Baru Belanda. Gereja ini sempat hancur karena gempa bumi pada tahun 1808. Sehingga pada tanggal 13 Agustus 1975 Museum Wayang yang dibangun di atas tanah bekas reruntuhan bangunan gereja tersebut diresmikan pemakaiannya. Meskipun telah mengalami beberapa kali pemugaran, ada beberapa bagian dari gereja lama dan baru yang masih terlihat pada bangunan Museum Wayang ini.

Museum Nasional Republik Indonesia

Museum Nasional Republik Indonesia atau yang sering kita sebut dengan Museum Gajah merupakan salah satu museum di Jakarta yang tepatnya berada di Jalan Merdeka Barat No. 12, Jakarta Pusat. Museum ini adalah museum pertama dan terbesar yang ada di Asia Tenggara.

Gagasan pembuatan museum ini lahir pada tangga 24 April 1778 pada saat pembentukan Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen atau Ikatan Kesenian dan Ilmu Batavia. J.C.M. Radermacher yang merupakan ketua dari perkumpulan tersebut menyumbangkan sebuah gedung yang berlokasi di Jalan Kalibesar dengan seluruh koleksi buku dan benda-benda budaya yang menjadi dasar untuk pendirian Museum ini.

Museum Seni Rupa dan Keramik

Museum ini terletak di Jalan Pos Kota No. 2, Kotamadya, Jakarta Barat. Museum ini didirikan di seberang Museum Sejarah Jakarta dan memajangkan keramik lokal dari berbagai daerah di Tanah Air dari masa Kerajaan Majapahit abad ke-14 dan dari berbagai negara di dunia.

Gedung ini dibangun pada tanggal 12 Januari 1870 dan digunakan untuk Kantor Dewan Kehakiman pada Benteng Batavia oleh Pemerintah Hindia-Belanda. Pada saat penjajahan Jepang dan masa memperjuangkan kemerdekaan, gedung ini untuk dijadikan sebagai asrama militer TNI oleh para tentara KNL.

Museum Taman Prasasti

Museum Taman Prasasti merupakan sebuah museum terbuka yang menampilkan karya seni yang berasal dari masa lampau mengenai kecanggihan para pematung, pemahat,sastrawan dan kaligrafer. Museum ini terletak di Jalan Tanah Abang No. 1, Jakarta Pusat. Museum ini merupakan salah satu museum cagar budaya peninggalan masa pemerintahan Belanda yang di dalamnya terdapat koleksi prasasti nisan kuno serta berbagi miniatur makam yang khas dari 27 provinsi di Indonesia beserta koleksi kereta jenazah yang antik.

Beberapa koleksi prasasti di museum ini berasal dari zaman Belanda dan dari beberapa tokoh Belanda, Inggris dan Indonesia atau Hindia Belanda Seperti A.V. Michiels (tokoh belanda di perang Buleleng), Dr. H.F. Roll (pendiri STOVIA) dan J.H.R. Kohler (Tokoh Operasi Belanda di Aceh).

Museum Tekstil

Museum ini beralamat di Jalan Aipda K.S. Tubun No. 4, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Museum ini diresmikan pada tanggal 28 Juli 1976 dan berdiri dengan menepati gedung tua di atas area seluas 16.410 meter persegi. Museum ini merupakan salah satu cagar budaya yang mengumpulkan karya-karya seni yang berkaitan dengan industri tekstil di Indonesia.

Museum ini termasuk salah satu museum terbesar di Indonesia yang memiliki koleksi sebanyak 1.000 buah. Keistimewaan yang dimiliki oleh museum ini adalah koleksi-koleksinya yang kebanyakan merupakan koleksi tekstil tradisional Indonesia.

Demikian pembahasan mengenai museum terbaik dan terpopuler di Jakarta yang wajib kamu kunjungi. Semoga bermanfaat sebagai referensi tempat liburan singkatmu. (elevenia)

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP