Home Editor's Choice Edukasi Macam Olah Raga Tradisional Asli dari Indonesia

Macam Olah Raga Tradisional Asli dari Indonesia

0
Macam Olah Raga Tradisional Asli dari Indonesia

Olahraga tradisional merupakan olahraga yang berasal dari Indonesia dan sudah ada sejak dulu. Mungkin olahraga ini tidak cukup popular di tingkat nasional, tapi sebaliknya di daerahnya masing-masing olah raga ini sangat popular.

Olah raga tradisional ini bermacam-macam dan tersebar di seluruh nusantara. Hampir di semua wilayah Indonesia memiliki olahraga tradisionalnya tersendiri. Olahraga tersebut menjadi salah satu kekayaan budaya Indonesia.

Khazanah budaya seperti ini seharusnya diperhatikan dan dibina terus-menerus sebelum hilang karena arus globalisasi, terutama hadirnya permainan modern dengan menggunakan perangkat komputer.

Macam-macam Olah Raga Tradisional

Ada pun macam-macam olahr aga tradisional yang ada di Indonesia, antara lain sebagai berikut.

1. Bakiak

Bakiak merupakan salah salah satu jenis permainan tradisional yang ada di Indonesia. Sebenarnya, bakiak adalah permainan yang biasa dimainkan oleh anak-anak di Sumatera Barat. Permainan ini mulai dimainkan pada pertengahan 1970-an
Bakiak dibuat dari kayu panjang, seperti seluncur es yang sudah dihaluskan. Kemudian kayu tersebut diberi beberapa selop di atasnya. Biasanya bakiak tersebut bisa digunakan oleh 2-3 orang.

Permainan bakiak ini dimainkan secara berkelompok. Masing-masing tim berlomba untuk mencapai garis finish terlebih dahulu. Bakiak merupakan permainan yang menguji kepemimpinan, kerja sama, kreativitas, ketangkasan, wawasan, dan juga kejujuran.

Bakiak panjang (disebut terompa galuak di Sumatera Barat) merupakan terompah deret dari papan bertali karet yang panjang. Sepasang bakiak minimal mempunyai dua pasang sKamul, sehingga bisa dimainkan oleh dua orang.

Saat ini permainan bakiak bukan hanya di wilayah Sumatera Barat, melainkan juga wilayah lainnya di Indonesia, terutama di Pulau Jawa. Bakiak juga sering diperlombakan di tingkat kecamatan dan kelurahan untuk memeriahkan berbagai acara, seperti perayaan 17 Agustus.

2. Engrang

Engrang merupakan permainan asli dari Indonesia yang belum diketahui secara pasti asal-usulnya. Permainan ini bisa dijumpai di berbagai daerah dengan nama yang berbeda-beda, seperti di wilayah Sumatera Barat disebut Tengkak-tengkak (artinya pincang), di Bengkulu disebut Ingkau (artinya bambu), dan di Jawa Tengah disebut Jangkungan (nama burung berkaki panjang).

Sebenarnya, engrang sendiri berasal dari bahasa Lampung yang artinya terompah pancung. Terompah ini terbuat dari bambu bulat panjang. Engrang dibuat dari batang bambu yang panjangnya sekitar 2,5 meter. Sekitar 50 cm dari bawah dari bawah, dibuat tempat pijakan kaki yang rata.

Pijakan kaki tersebut dibuat dengan lebar sekitar 20 cm. Cara memainkan engrang adalah dengan berlomba berjalan paling cepat , tapi jangan sampai terjatuh. Bagi pemain yang berhasil berjalan dengan cepat dan tidak terjatuh, dia lah pemenangnya.

3. Karapan Sapi

Karapan Sapi merupakan salah satu permainan yang berasal dari Indonesia, yaitu Madura. Di Madura, Karapan Sapi merupakan acara khas yang digelar setiap tahunnya pada bulan Agustus atau pun September. Permainan tersebut akan diperlombakan kembali di akhir bulan September atau Oktober untuk menentukan juaranya.

Pada permainan Karapan Sapi ini, terdapat seorang joki dan 2 ekor sapi. Joki tersebut berusaha untuk memaksa dua ekor sapi berlari dengan sekencang mungkin sampai mencapai garis finish. Cara permainannya, joki tersebut berdiri sambil menarik semacam kereta kayu sambil mengendalikan dua ekor sapi. Panjang lintasan pacu karapan sapi ini kurang lebih 100 meter. Permainan berlangsung dalam kurun waktu 10 detik sampai 1 menit.

Karapan Sapi bukan hanya diperlombakan, melainkan juga jadi ajang pesta rakyat bagi masyarakat Madura. Tradisi tersebut bertujuan untuk mengangkat status derajat seseorang.

Bagi mereka yang ingin mengikuti Karapan Sapi terebut, perlu biaya yang tidak sedikit. Biaya tersebut digunakan untuk melatih dan merawat sapi-sapi sebelum bertanding.
Untuk membentuk tubuh sepasang sapi yang sehat dan kuat, diperlukan biaya lumayan besar, mulai dari satu juta sampai dengan empat juta per ekornya.

Biaya tersebut bukan hanya untuk pelatihannya, melainkan juga untuk makanan dan pemeliharaan lainnya. Hal ini dikarenakan, sapi memerlukan aneka jamu dan puluhan telur ayam per hari, agar sapi tersebut menjadi kuat dan siap untuk bertanding.

4. Pencak Silat

Pencak Silat merupakan salah satu jenis olah raga yang berasal dari Indonesia. Pencak Silat merupakan jenis beladiri yang sudah cukup tua umurnya. Meskipun begitu, sampai saat ini belum diketahui secara pasti pencipta awal Pencak Silat.

Pencak Silat merupakan suatu metode beladiri yang diciptakan oleh bangsa Indonesia, untuk mempertahankan diri dari bahaya. Bahaya yang dimaksud adalah bahaya yang mengancam keselamatan dan kelangsungan hidupnya.

Sebagai ilmu beladiri yang lahir dan berkembang di tengah-tengah kehidupan masyrakat Indonesia, Pencak Silat sangat dipengaruhi dengan budaya, falsafah, dan kepribadian bangsa Indonesia.

Pencak Silat merupakan beladiri yang berakar dari budaya Melayu, khususnya Indonesia. Para ahli sejarah mengatakan, Pencak Silat pertama kali ditemukan pada zaman Kerajaan Sriwijaya di Riau pada abad VII, meskipun gerakannya cenderung kasar.

Seiring berjalannya waktu, seni beladiri ini menyebar ke seluruh wilayah Kerajaan Sriwijaya, Semenanjung Malaka, dan Pulau Jawa.

Pada seni beladiri Pencak Silat ini lebih menitikberatkan pada teknik penguncian, mengayun (berjalan), menjatuhkan, tendangan dan pukulan dari arah yang tidak terduga. Teknik-teknik tersebut ditujukan pada titik-titik lemah.  Sementara dalam permainan senjata, silat juga mempunyai peranan penting dalam pertarungan dan latihan silat.

Senjata-senjata yang digunakan, yaitu tombak, tongkat, golok, sarung, dan masih banyak senjata lainnya.

Sebagai salah satu cabang olah raga beladiri, Pencak Silat mempunyai gerakan-gerakan unik yang melibatkan semua komponen tubuh manusia. Gerakan-gerakan tersebut digabungkan ke dalam suatu sistematika gerak yang disebut dengan jurus.

Jurus adalah rangkaian teknik-teknik dasar dalam bentuk pukulan, tendangan, tangkisan, tangkapan, bantingan , dan jatuhan. Teknik-teknik dalam Pencak Silat terbagi menjadi dua, yaitu teknik belaan dan teknik serangan. Kedua teknik tersebut harus dikuasai oleh pesilat agar bisa menguasai lawan.

Pencak Silat bukan hanya mengKamulkan tenaga dan kekuatan, melainkan juga mempergunakan kecepatan, kelincahan, kelenturan, saat (timing), dan sasaran yang tepat, serta gerak reflek untuk menguasai lawan. Tujuan Pencak Silat dalam olah raga adalah meningkatkan kebugaran dan kesehatan jasmani.

5. Sepak Takraw

Olah raga Sepak Takraw merupakan tranformasi dari permainan yang dalam bahasa Malayu disebut Sepak Raga. Olah raga ini memiliki nama yang berbeda-beda di setiap negara, misalnya di Filiphina disebut Sipa, di Laos disebut Kator, dan di Burma disebut Chinlone.

Awalnya permainan ini, posisi para pemain berdiri membentuk lingkaran. Bola dalam permainan ini dibuat dari rotan yang dianyam bulat.

Tranformasi ini berlangsung pada era 1940-an ketika permainan bola keranjang ini mulai menggunakan jaring dan diberlakukan peraturan angka. Selain itu, dalam permainan ini para pemain tidak berdiri membentuk lingkaran, tapi dibagi menjadi dua wilayah, sama halnya ketika bermain badminton. Berbeda dengan saat ini, permainan Sepak Takraw tidak lagi menggunakan bola dari rotan, tetapi dari fiber.

Permainan Sepak Takraw dimainkan oleh dua regu yang saling berhadapan dan dipisahkan oleh jaring di bagian tengah lapangannya. Lapangan dalam Sepak Takraw sama halnya dengan lapangan badminton yang berbentuk persegi empat panjang.

Aturan dalam permainan Sepak Takraw ini adalah tangan tidak boleh tersentuh bola. Kemudian, bagian tubuh yang digunakan untuk menyentuh bola adalah kepala dan kaki. Tujuan dari permainan Sepak Takraw ini adalah setiap regu berusaha mengembalikan bola dengan sedemikian rupa, supaya bola jatuh di area lawan. Dengan begitu, regu terebut akan mendapatkan nilai.

Nah, itu lah sebagian olah raga tradisional yang ada di Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa Indonesia bukan hanya kaya akan kekayaan alamnya, melainkan juga tradisi dan kebudayaannya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here