Lupa? Ini Cara Mengatasinya

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Lupa[1]
Daftar Topik

Lupa merupakan salah satu kasus yang sering terjadi dan sering dialami oleh sebagian besar orang yang ada di dunia. Lupa bisa dialami oleh semua kalangan usia, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua.

Definisi dari kata lupa sendiri adalah kehilangan kemampuan untuk menyebutkan atau memproduksi kembali hal-hal yang sebelumnya telah dipelajari oleh seseorang. Lupa dianggap sebagai bentuk ketidakmampuan dalam mengenal maupun mengingat sesuatu yang sebelumnya pernah dialami atau dipelajari. Sehingga lupa bukan merupakan kondisi dimana kehilangan informasi dan pengetahuan yang ada di dalam akal manusia.

Menurut Muhibbinsyah (1996), dalam psikologi pendidikan menejelaskan jika lupa merupakan hilangnya kemampuan dalam menyebutkan kembali atau memproduksi hal-hal yang sebelumnya sudah dipelajari secara sederhana.

Berikut ini merupakan cara untuk mengatasi lupa secara psikologis.

Lupa? Ini Cara Mengatasinya

Sifat pelupa mungkin sangat sulit untuk disembuhkan. Akan tetapi, hal ini dapat diatasi secara perlahan dengan cara-cara di bawah ini:

  1. Overlearning (Belajar Lebih)

Overlearning biasanya terjadi akibat respon tertentu yang muncul setelah seseorang melakukan pembelajaran di luar dari kebiasaan yang sehari-harinya dia lakukan. Banyak contoh mengenai overlearning dalam kehidupan sehari-hari, misalnya saja siswa-siswa yang bersekolah sering membaca teks pancasila setiap senin yang memungkinkan jika ingatan tersebut akan lebih kuat.

  1. Extra Study Time

Salah satu cara untuk mengatasi lupa adalah dengan melakuakn extra study time. Cara ini merupakan upaya untuk menambah alokasi waktu belajar tertentu yang artinya seseorang tersebut menambah jam untuk proses pembelajarannya. Dengan menambah frekuensi belajar seseorang, maka akan meningkatkan kekerapan belajar dalam materi-materi tertentu. Cara ini memang cukup efektif meningkatkan dan melindungi memori.

  1. Mnemonic Device

Mnemonic device atau yang lebih dikenal dengan mnemonic merupakan salah satu cara untuk mengatasi sifat pelupa dan  menjadi kiat khusus untuk dijadikan sebagai “alat pengait” untuk bisa memasukkan berbagai macam informasi ke dalam sistem akal seseorang. Cara mnemonic ini pun ada banyak ragamnya, seperti di bawah ini:

  • Singkatan, terdiri dari huruf-huruf awal atau istilah yang digunakan seseorang untuk mengingat sesuatu. Pembuatan singkatan ini nantinya akan menarik dan menimbulkan kesan tersendiri.
  • Sistem Kata pasar, teknik mnemonic yang mana menggunakan komponen-komponen yang telah dikuasai sebelumnya sebagai pasak pengait memori baru.
  1. Pengelompokan

Yang dimaksudkan dengan pengelompokan adalah dengan menata ulang dari item-item materi menjadi kelompok-kelompok kecil yang kemudian dianggap menjadi hal yang lebih logis. Pentaan ini memang direkayasa sedemikian rupa ke dalam daftar-daftar materi yang akhirnya akan mudah untuk dihafalkan.

  1. Latihan Terbagi

Dalam latihan terbagi ini seseorang akan melakukan latihan-latihan di waktu istirahat. Sehingga upaya ini dilakukan untuk bisa mengindari camming yang membuat seseorang belajar banyak materi dalam jangka waktu singkat dan tergesa-gesa. Dalam melaksanakan metode ini, siswa bisa menggunakan berbagai strategi dan metode belajar yang menurutnya lebih efisien.

  1. Perbanyak Konsumsi Omega-3

Tips meningkatkan daya ingat otak yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengkonsumsi lebih banyak lagi omega-3. Kamu bisa menemukan omega-3 di dalam kandungan ikan-ikanan seperti salmon maupun makanan yang sudah diperkaya seperti yogurt. Omega-3 dan DHA sangat efektif untuk menurunkan peradangan pada arteri serta memperbaiki lapisan pelindung syaraf.

  1. Perbanyak Olahraga

Olahraga bisa meningkatkan detak jantung hingga 3 kali seminggu dalam waktu 20 menit, bahkan jika hanya berjalan saja. Hal ini akan memperbanyak pasokan oksigen yang ada di dalam otak dan berfungsi membantu pertumbuhan sel-sel otak yang baru. Sehingga mulailah rutin berolaharga, tak perlu olahraga yang berat cukup lakukan yang ringan-ringan saja

  1. Buat Daftar Kegiatan

Cara lainnya yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi lupa adalah dengan mencatat segala kegiatan yang akan dilakukan dengan menggunakan notebook kecil atau agenda harian. Hal ini akan membantu kamu pada saat kamu melupakan sesuatu hal. Selain itu tempatkan benda-benda yang sering kamu gunakan di tempat yang sama sehingga nantinya kamu tidak akan kebingungan saat sedang lupa.

Itulah beberapa cara yang bisa mengatasi sifat pelupa kamu secara psikologis. Semoga dengan cara ini kamu bisa terhindar dari sifat yang satu ini. semoga bermanfaat. (elevenia)

Jihan Ariya
Jihan Ariya
Honestly gak gitu lincah dalam menulis sih, tapi tak apa, yang penting heppy :D
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP