Pengetahuan Tentang Lapangan Lompat Tinggi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
22420-lompat jauh
Daftar Topik

Lapangan lompat tinggi. Bagi kamu pecinta olahraga atletik tentu tidak asing mendengar nama olahraga yang satu ini. Lompat tinggi merupakan salah satu cabang olahraga atletik yang menguji kemampuan pemain untuk melompat hingga lewat dari tiang mistar. Tujuan utamanya adalah untuk melompat setinggi-tingginya melewati ukuran tertentu. Kegiatan lompat tinggi dilakukan di arena lapangan atletik tanpa bantuan alat apapun. 

Bagaimana sih awal mula lahirnya olahraga ini? Sedikit cerita mengenai olahraga lompat tinggi, kompetisi olahraga ini telah ada semenjak abad ke-19 di Skotlandia. Pada masa itu atlet dituntut untuk melewati mistar dengan ketinggian 1,68 meter. Lompat tinggi bukanlah olahraga yang sembarang melompat, melainkan ada-ada gaya-gaya tertentu yang harus dikuasai oleh atlet agar terhindar dari resiko cedera akibat salah mendarat. Di abad ke-19 itu para peserta kompetisi menggunakan gaya gunting atau cara membelakangi untuk mendarat di atas tanah berumput, namun ternyata cara ini menimbulkan banyak resiko cedera pada tubuh atlet. Hingga akhirnya digunakanlah matras sebagai tempat mendarat peserta dengan teknik yang dinamakan fosbury flop. 

Olahraga ini terus mengalami perkembangan hingga abad ke-20 terjadi modernisasi gaya gunting oleh M.F Sweeney seorang warna Irish-Amerika, dimana tahun 1895 beliau berhasil memecahkan rekor 1,97 meter. Untuk beberapa saat gaya ini menjadi populer di Pantai Timur Amerika. Perkembangan menarik lainnya terjadi pada tahun 1912, lagi-lagi seorang warga Amerika bernama M.F Horine menciptakan gaya baru yang lebih efisien dan dikenal dengan Gaya Guling Barat. Horine berhasil melompat hingga 6 kaki 7 inci dengan gaya ini, yang membuat Gaya Guling Barat ditiru oleh semua peserta di Amerika Barat. Gaya selanjutnya yang menjadi yang paling populer adalah Gaya Kelana. Pencetusnya adalah pelompat dari Amerika dan Rusia. Kepopuleran gaya ini dibuktikan pada tahun 1960 saat dilaksanakannya Olimpiade di Roma, dari 17 peserta yang memasuki pertandingan akhir, 14 diantaranya menggunakan gaya kelana dalam pertandingannya. 

Bentuk arena

Selanjutnya bagaimana sih bentuk arena dari lapangan lompat tinggi? Pasti kamu penasaran kan? Pada dasarnya sarana dan prasarana dari lompat tinggi dibedakan atas 4 bagian, yaitu daerah awalan, tiang lompat, bilah lompat, tempat pendaratan. Mari kita bahas bagaimana karakteristiknya satu per satu.

  • Daerah Awalan

Daerah awalan memiliki panjang yang tidak terbatas, tapi minimumnya adalah 15 meter. Bagian penting lainnya dari daerah awalan adalah wilayah tumpuan, alias bagian para atlet menghentakkan tumpuan dan mengangkat diri untuk melompat. Karakteristik dari wilayah tumpuan ini haruslah datar dengan kemiringan 1:100.

  • Tiang Lompat

Tiang lompat yang digunakan haruslah kukuh dan kuat. Tiang ini boleh dibuat dari apa saja, asalkan memenuhi syarat kukuh dan kuat yang telah disebutkan. Jarak antara kedua tiang adalah 3,98 hingga 4,02 meter. 

  • Bilah lompat

Bilah lompat dapat dibuat dari kayu, logam, maupun benda lain yang sesuai. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi mengenai bilah lompat ini, yaitu panjang mistar lompat berkisar antara 3,98 hingga 4,02 meter, dengan berat maksimal dari mistar itu sendiri adalah 2 kg. Garis tengah mistar berada di kisaran 2,50 hingga 3,00 meter dengan penampang mistar berbentuk bulat dan permukaan yang datar dengan ukuran 3 cm x 15 cm x 20 cm. Lebar penopang bilah yang digunakan haruslah 4 cm dengan panjang 6 cm.

  • Tempat Pendaratan

Tempat pendaratan dibuat seaman mungkin untuk para atlet untuk menghindari resiko cedera. Tempat pendaratan ini dibuat dari busa dengan ketinggian 60 cm dan luas 3 m x 5 m. Lalu busa tersebut kemudian ditutupi dengan matras yang tebalnya 10 hingga 20 cm.

Gaya lompat tinggi

Untuk lebih mengenal mengenai lompat tinggi, mari kita bahas empat macam gaya yang digunakan dalam lompat tinggi. 

  • Gaya gunting (Scissors)

Gaya Gunting

Untuk melakukan gaya gunting, langkah pertama yang dilakukan oleh seorang atlet adalah mengambil awalan di posisi tengah. Inti dari gerakan ini adalah, apabila pelompat menggunakan kaki kiri sebagai tumpuan, dan kaki kanan sebagai ayunan, maka mendaratnya juga menggunakan kaki kanan.

  • Gaya Guling Sisi (Western Roll)

Gaya Guling Sisi

Gaya yang diciptakan pada tahun 1912 ini boleh dikatakan tidak dapat berkembang. Hal ini disebabkan akibat adanya benturan dengan peraturan yang berlaku saat ini, yaitu pada gaya ini, ketika melewati mistar posisi kepala cenderung lebih rendah dari pinggul. Oleh sebab itulah gaya ini tidak pernah digunakan dalam perlombaan lagi.

  • Gaya Guling (Straddle)

Gaya Guling-Straddle

Secara sederhana pada gaya ini badan diputar dengan cepat ketika melewati mistar dan dibalikkan, sehingga pada saat di atas mistar sikap badan telungkup. Cara melakukannya adalah, para pelompat mengambil awalan di samping, antara 3, 5, 7 atau 9 langkah yang penting tetap pada langkah ganjil. Kemudian tumpuan berada pada kaki kiri/kanan, maka ayunkan kaki kiri/ kanan tersebut tersebut ke arah depan. Setelah kaki di ayun, ketika berada di atas mistar balikkan badan dengan cepat ke posisi telungkup dan usahakan pantat lebih tinggi dari kepala alias tundukkan kepala. Kaki kanan atau tangan kanan menjadi bagian yang paling dulu saat mendarat, lalu gulingkan badan menyusur punggung kanan hingga bahu.

  • Gaya Fosbury Flop

Gaya Fosbury Flop

Awalan dilakukan dengan agak melingkar sebanyak 7 hingga 9 langkah. Yang paling penting dari teknik ini adalah tolakan pada kaki harus kuat diiringi ayunan tangan untuk membantu mengangkat tubuh. Posisi pada mistar ialah badan terlentang dengan kedua kaki tergantung lemas sehingga punggung berada di atas mistar dengan busur melingkar. Pendaratan dilakukan di atas punggung dengan kepala bagian belakang.

Demikianlah informasi seputar olahraga lompat tinggi, semoga bermanfaat ya teman-teman!

Baca juga:

5 Teknik Dasar Bulutangkis

septirm
septirm
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP