Keutamaan Bulan Muharram yang Harus di Ketahui Umat Muslim

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
27320-bulan muharram
Daftar Topik

Ada beberapa keutamaan bulan Muharram yang harus umat muslim ketahui. Hal ini dikarenakan bulan muharram merupakan bulan yang menandakan pergantian tahun bagi umat muslim. Muharram merupakan salah satu nama bulan yang ada dalam kalender Hijriyah. Selain itu, bulan muharram juga merupakan bulan awal pada kalender Hijriyah.

Sebagai bulan awal pada kalender hijriyah, bulan Muharam memiliki beberapa keutamaan yang harus kita ketahui. Keutamaan-keutamaan tersebut bisa tentang suatu kejadian yang terjadi pada bulan Muharam atau tentang kegiatan yang hanya bisa dilakukan di bulan Muharram. Dengan mengetahui keutamaan tersebut, maka kita bisa beristiqomah dalam menjalankan kebaikan di bulan Muharram

1. Bulan Allah


Salah satu keutamaan bulan Muharram yaitu disebut sebagai bulan Allah. Hal ini sesuai dengan hadist yang diriwayatkan oleh Muslim. Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sebaik-baik puasa setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, yaitu Muharram.” (HR. Muslim).

Selain itu, Imam An Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menyebutkan bahwa, “Hadist ini menjelaskan bahwa Muharram adalah bulan yang paling mulia untuk melaksanakan ibadah puasa sunnah”. Dari hadist tersebut dapat kita fahami bahwa bulan Muharram memang memiliki keistimewaan salah satunya yaitu sebagai bulan yang mulia untuk menjalankan ibadah puasa sunnah.

2. Bulan yang Agung


Sudah kita ketahui bahwa bulan Muharram merupakan bulan Allah. Jadi dapat kita pahami bahwa bulan Muharram merupakan bulan yang diagungkan dan dimuliakan di sisi Allah. Dengan ini maka kita harus bisa berlomba-lomba untuk menjalankan kebaikan di bulan Muharram. Apabila kita menjalankan banyak kebaikan di bulan ini, maka kita bisa mendapatkan berbagai macam manfaat dari Allah SWT.

3. Bulan Kemenangan Musa atas Fir’aun


Siapa yang tidak mengenal kisah tentang Nabi Musa dan Fir’aun? Pastinya semua sudah tau bukan?. Kisah yang sangat melegenda ini memiliki hubungan dengan bulan Muharram. Hal ini dikarenakan pada bulan tersebut Allah sudah menyelamatkan Nabi Musa dan kaum Bani Israil dari musuhnya yaitu Fir’aun. Sehingga pada bulan tersebut Nabi Musa berpuasa sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.

Dari kejadian tersebut, Nabi Muhammad SAW juga memerintahkan para sahabat untuk melaksanakan puasa. Hal ini diriwayatkan dalam hadist Al Bukhari, Rasulullah  bersabda, “Kami (kaum muslimin) lebih layak untuk menghormati Musa dari pada kalian.” Setelah itu Nabi Muhammad SAW berpuasa dan juga memerintahkan para sahabat untuk melaksanakannya.

4. Termasuk Empat Bulan yang Suci


Keutamaan bulan Muharram lainnya yaitu termasuk dalam empat bulan yang suci. Maksud dari bulan yang suci yaitu bulan dimana masyarakat Arab pada saat itu tidak diperbolehkan ikut dalam berperang. Hal ini dikarenakan terdapat empat bulan yang disucikan yaitu bulan Dzul Qa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.

Selain itu diriwayatkan dalam Bukhari dan Muslim, dari Abu Bakrah radhianllahu’anhu bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sesungguhnya zaman berputar sebagai mana ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun terdapat dua belas bulan. Diantaranya terdapat empat bulan yang termasuk haram (suci), tiga bulan berurutan yaitu bulan Dzul Qo’dah, Dzulhijjah, dan Muharram, kemudian Rajab suku Mudhar, antara Jumadi Tsani dan Sya’ban.” (HR. Al Bukhari dan Muslim).

5. Disunnahkannya Puasa Asyura


Puasa asyura merupakan puasa yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram Kalender Islam Hijriyah. Hukum dalam melaksanakan puasa ini yaitu sunnah. Puasa ini dinamakan puasa asyura karena dikerjakan pada tanggal 10 Muharram, karena Asyura sendiri memiliki makna yaitu bilangan sepuluh. Selain itu, puasa asyura juga memiliki keutamaan dapat menghapus dosa-dosa selama satu tahun. Semoga kita termasuk dari orang-orang yang menjalankannya.

6. Disunnahkannya Puasa Tasu’a


Selain puasa asyura, pada bulan Muharram juga disunnahkan untuk melaksanakan puasa tasu’a. Puasa tasu’a dilaksanakan sebelum puasa asyura yaitu pada tanggal 9 Muharram. Dengan hari yang berdekatan tersebut, membuat banyak orang yang melaksanakan puasa pada bulan Muharram selama dua hari berturut-turut yaitu puasa asyura dan tasu’a.

7. Disunnahkannya Puasa pada 11 Muharram


Memang yang sering kita kenal puasa pada bulan Muharram adalah puasa asyura dan tasu’a. Ternyata selain puasa tersebut juga disunnahkan untuk menjalankan puasa setelah puasa asyura, tepatnya pada tanggal 11 Muharram. Hal ini sesuai dengan hadist yang diriwayatkan Ahmad, “Berpuasalah kalian pada hari Asyura dan selisihnya orang-orang Yahudi. Berpuasalah sebelumnya atau satu hari setelahnya.” (HR Ahmad no.2153).

Hal-hal yang ada dalam keutamaan bulan Muharram sangat bermanfaat bagi kita. Hal ini dikarenakan dengan menjalankan perintah yang ada dalam bulan Muharram membuat kita mendapatkan banyak pahala. Meskipun beberapa perintah dalam bulan Muharram hukumnya sunnah, tetapi tidak ada salahnya untuk kita menjalankan perintah tersebut. Bahkan menjalankan perintah tersebut lebih baik daripada tidak menjalankan kegiatan apapun.

BACA JUGA!

Inilah Kedahsyatan Kalimah Hasbunallah Wanikmal Wakil

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA