Ketahuilah Perbedaan Kartu Kredit dan Kartu Debit Sebelum Menggunakannya

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Daftar Topik

Pada zaman modern ini, transaksi keuangan menjadi semakin mudah. Masyarakat bisa melakukan transaksi pembayaran dengan lebih mudah, cepat dan praktis tanpa harus membawa uang tunai. Hal tersebut bisa dilakukan karena adanya kartu kredit dan kartu debit.

Dua alat pembayaran tersebut diterbitkan oleh bank yang memberikan kemudahan bertransaksi bagi para nasabahnya. Sekarang ini, hampir seluruh bank di Indonesia menghadirkan berbagai jenis kartu kredit dan debit dengan spesifikasi dan keunggulannya masing-masing.

Meskipun memiliki banyak kemudahan, akan tetapi sebagai seorang nasabah kartu kredit maupun kartu debit kita harus bersikap bijak ketika menggunakannya. Karena jika kita memanfaatkannya secara tidak bijak, maka kita bisa saja terlilit utang atau uang tunai yang ada dalam akun ban kita akan habis tanpa kita sadari.

Oleh karena itu, kita harus mengetahui terlebih dahulu apa perbedaan dari kartu kredit dan kartu debit agar kita dapat menggunakan kedua fasilitas yang diberikan bank tersebut dengan baik dan bijak sesuai dengan apa yang kita butuhkan.

Perbedaan Kartu Kredit dan Kartu Debit

Fisik

Dilihat dari fisiknya, kedua fasilitas yang diberikan pihak bank ini memiliki bentuk fisik yang hampir sama. Selain terdapat keterangan logo bank yang mengeluarkannya dan jaringan tertentunya baik itu Visa maupun MasterCard, kartu kredit mempunyai ciri fisik berupa keterangan identitas nama nasabah yang menggunakannya. Sementara itu, pada kartu debit terdapat logo bank yang memfasilitasinya dan beberapa jaringan yang telah bekerja sama dengan pihak bank tersebut seperti Visa, MasterCard, Maestro, Cirrus dan yang lainnya.

Cara Mendapatkannya

Untuk mempunyai kartu kredit, para calon nasabah harus memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditentukan oleh pihak bank. Bank yang mengeluarkan kartu kredit biasanya memiliki beberapa jenis kartu yaitu silver, gold dan platinum dengan syarat yang berbeda jika kita ingin mendapatkannya. Untuk membuat kartu kredit, kamu harus mengajukan permohonan pembukaan kartu pada bank penerbit kartu kredit tersebut. Pengajuan yang telah kamu berikan akan disetujui atau pun ditolak berdasarkan pada penghasilan, sejarah kredit dan sebagainya.

Sementara itu, untuk bisa memiliki kartu debit yang dikeluarkan langsung oleh pihak bank kita hanya perlu membuka rekening tabungan, maka secara otomatis pihak bank akan memberikan kita kartu debit. Oleh karena itu, kartu debit bisa dimiliki oleh semua lapisan masyarakat.

Cara Bertransaksi

Sebagian besar orang menyebutkan bahwa kartu kredit merupakan kartu utang. Hal ini disebabkan karena para nasabah tidak perlu memiliki dana terlebih dahulu ketika akan melakukan sebuah transaksi. Untuk bertransaksi menggunakan kartu ini, para nasabah hanya akan diminta untuk memberikan tanda tangan atau memasukkan PIN oleh pihak merchant. Kartu kredit merupakan alat transaksi yang memiliki limit kredit. Oleh karena itu, jika kamu ingin bertransaksi dengan menggunakan kartu kredit maka sebaiknya kamu mengetahui berapa limit atau sisa limitnya. Karena kartu ini disebut sebagai kartu utang, maka kamu akan menerika tagihan setiap bulannya sesuai dengan tanggal cetak tagihan yang telah ditentukan pihak bank. Nasabah akan diperbolehkan membayar penuh ataupun dicicil di bulan yang berikutnya. Jika nasabah tersebut memilih untuk menyicilnya, maka bunga akan dikenakan di bulan-bulan berikutnya.

Sementara itu, dalam transaksi yang menggunakan kartu debit akan langsung memotong saldo pada rekening tabungan nasabah yang menggunakannya. Batas transaksi dari penggunaan kartu debit sesuai dengan jumlah saldo yang ada di rekening setiap nasabah. Transaksi yang menggunakan kartu ini biasanya perlu memasukkan PIN.

Biaya yang Diterapkan

Untuk nasabah pengguna kartu kredit, mereka harus menanggung berbagai jenis biaya seperti iuran tahunan, biaya bunga, keterlambatan pembayaran, pembatalan cicilan, over limit, tarik tunai dan biaya lainnya.

Sementara itu, kartu debit tidak menerapkan banyak biaya seperti halnya kartu kredit. Akan tetapi, ada biaya administrasi setiap bulannya yang akan dipotong dari saldo rekening para nasabahnya. Biaya yang diterapkan oleh masing-masing bank tergantung pada kebijakan bank yang bersangkutan.

Penarikan Tunai

Jika kartu kredit digunakan untuk menarik uang tunai, maka nasabah akan dikenakan biaya untuk tarik tunai. Besaran biaya yang diterapkan oleh masing-masing penerbit kartu tergantung pada kebijakan penerbit yang bersangkutan. Akan tetapi, biasanya biaya yang harus dibayarkan untuk tarik tunai memiliki tingkat bunga yang tinggi.

Sementara itu, jika kita melakukan penarikan tunai menggunakan kartu debit maka nasabah tidak akan dikenakan biaya tambahan seperti halnya pada kartu kredit. Dengan syarat, penarikan tunai tersebut dilakukan di bank penerbit kartu tersebut. Karena, jika kita melakukan penarikan tunai antar bank maka kita akan dikenakan biaya dengan nominal tertentu sesuai dengan kebijakan yang telah dikeluarkan oleh bank.

Dampak pada Catatan Kredit

Penggunaan kartu kredit akan mempengaruhi skor kredit kamu secara langsung. Karena, saldo utang yang tinggi dan keterlambatan pembayaran bisa menimbulkan dampak yang negative pada sejarah perkreditan seseorang.

Sementara itu, penggunaan kartu debut untuk bertransaksi tidak akan mempengaruhi skor kredit. Karena sejarah rekening tabungan seseorang tidak menjadi penilaian skor kredit. meskipun demikian, kita harus menggunakan kartu debit dan mengelola rekening tabungan kita secara bijaksana.

Itulah beberapa perbedaan antara kartu kredit dan kartu debit. Keduanya memiliki manfaat masing-masing, maka dari itu gunakanlah sesuai dengan kebutuhan kamu. Semoga penjelasan tersebut bermanfaat. (elevenia)

 

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."

BAGIKAN:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

ARTIKEL LAINNYA