Ketahui Enam Kerajaan Tertua di Indonesia

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
kerajaan[1]
Daftar Topik

Usainya zaman pra sejarah (zaman masih adanya dinosaurus), banyak manusia yang membentuk sebuah kelompok atau koloni sendiri dan membentuk suatu budaya serta melahirkan peradaban secara bertahap. Peradaban itu pun juga termasuk di Nusantara (Indonesia), sejak dari masuknya manusia dari ras weddoid, mongoloid, dan negroid sampai berkembangnya peradaban yang dibawa oleh bangsa Gujarat dan akhirnya menghasilkan bangsa Melayu. Hal itu menjadi salah satu kisah asal-usul penyebaran manusia di Indonesia.

Ada banyak postulat sampai hipotesa yang menyertakan penjelasan serta bukti fisik dan otentik menyebutkan bahwa pada zaman dahulu, hanya ada beberapa kerajaan di Indonesia. Namun akhirnya berkembang luas dan bermunculan seperti halnya yang diceritakan dalam buku-buku sejarah atau para pakar arkeolog dan antropolog.

Mari kita melihat kembali jauh ke belakang untuk lebih mengenal lebih jauh sejarah kerjaaan yang ada di tanah air dan kerajaan apa saja yang merupakan kerajaan tertua.

Kerajaan Mulawarman

Dengan ditemukannya Prasasti Yupa Mulawarman dengan tulisan huruf Palawa, menjadikan bukti bahwa kerajaan Mulawarman merupakan kerajaan tertua di Indonesia. Diperkirakan kerajaan ini berada di Desa Muara Kaman, di dekat Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Kerajaan Mulawarman juga diperikirakan berdiri sekitar abad ke-5 Masehi dan dipimpin oleh seorang raja yang bernama Maharaja Kundungga. Sudah banyak orang yang sepakat bahwa kerajaan ini merupakan kerajaan tertua di Indonesia. Namun karena adanya banyak prasasti termasuk prasasti Yupa Mulawarman yang menggunakan batu jenis batuan beku dengan struktur cokumnar joint dan tidak banyak ditemukan di daerah itu, membuat sebagian orang mengatakan bahwa pernyataan kerajaan mulawarwan adalah kerajaan tertua di Indonesia itu palsu atau salah.

Kerajaan Purba “Raja Bunu”

Sedikit orang yang tahu siapa itu Raja Bunu. Raja Bunu dikatakan adalah seorang yang berasal dari India yang pertama kali menginjakkan kaki di Kalimantan sekitar 10.000-5.000 tahun lalu atau pada zaman Neolitikum. Dia membentuk sebuah pemerintahan bersama beberapa orang yang mendampinginya dan beberapa orang dari Persia, Turki, serta India. Pada waktu itu belum ada istilah kerajaan, namun system yang Raja Banu gunakan saat itu sudah memiliki beberapa syarat pembentukan sebuah kerajaan. Namun sayang, nama dari kerajaan ini tidak memiliki rekam jejak. Saat Raja Banu meninggal, kerajaannya dilanjutkan oleh anak dari kakaknya yang bernama Raja Sangiang, yaitu Andung Prasap. Akhirnya Andung prasap mendirikan sebuah kerajaan baru yang bernama Kerajaan Nan Marunai.

Kerajaan Kandis

Tidak terdapat bukti fisik tentang keberadaan kerajaan satu ini. Namun, banyak orang tua di Jambi yang mengenal tentang kisah dari keberadaannya Kerajaan Kandis ini. Dari penuturan orang sekitar atau pun pakar, ciri lokasi dan karakateristik dari Kerajaan Kandis hampir sama dengan Kerajaan terkenal “Atlantis” yang dilontarkan oleh Plato pada 347. Karena tidak adanya bukti yang otentik tentang keberadaan kerajaan ini, maka tidak sedikit orang yang meragukan adanya kerajaan satu ini.

Kerajaan Koying

Diperkirakan berdiri pada sekitara abad-2 masehi, kerajaan ini bertempat di darata Sumatra tepatnya di Jambi. Dikatakan bahwa kerajaan ini didirikan oleh K’ang-tai dan Wan-chen dari wangsa Wu dari Tiongkok. Banyak kerajaan-kerajaan lain yang berasal dari luar negeri dating ke Kerajaan Koying untuk melakukan transaksi perdagangan atau berjual beli. Hal itu dikarenakan, kerajaan kiyong merupakan kerajaan yang terkenal dengan pusat perdangan untuk wilayah Asia. Belum ditemukan bukti otentik yang dapat dijadikan rujukan tentang keberadaan dan awal mula kerajaan ini berdiri.

Kerajaan Salakanagara

Sebuah kerajaan tua yang dikenal dengan nama Kerajaan Salakanagara atau Negara Perak. Kerajaan ini dikatakan berada di tanah jawa, tepatnya di Pantai Teluk Lada atau yang masuk wilayah Kabupaten Pandeglang, Banten, menurut nahkah Wangsakerta. Selain dikenal sebagai kerajaan salakanagara atau Negara perak, kerajaan ini juga dikenal dengan nama Rajataputra dengan penduduknya yang masih menganut agama Hindu.

Kerajaan ini kira-kira berdiri sekitar abad 130 Sebelum Masehi dengan luas kerajaan daei kerajaan salakanagar sampai sekitar Swarnabumi atau sumatera. Raja pertama dari kerajaan salakanagara ini bernama Dewawarman atau bergelar Prabu Darmalo kapala Dewawarman. Seperti halnya kerajaan yang lain, kerajaan ini juga belum memiliki jejak rekam pasti dari Kerajaan Salakanagara sehingga, tidak mudah untuk kita mengetahui sejarah lebih pasti tentang kerjaan satu ini.

Kerajaan Tarumanegara

Kerajaan ini dikenal dengan beberapa nama seperti, Taruma, Tarumanegara, dan Tarumanagara. Diperkirakan Kerajaan Tarumanegara ini didirikan sekitar pada abad ke-4 Masehi. Kerajaan Tarumanegara ini juga merupakan kerajaan besar yang pernah didirikan di Pulau Jawa dengan penduduk yang menganut agama Hindu aliran Wisnu. Namun kerajaan ini belum ada bukti otentik yang menjadi rujukan tentang siapa orang yang pertama kali menjadi raja di Kerajaan Tarumanegara. Walaupun demikian ada satu nama yang paling tersohor, nama itu adalah Purnawarman.

Banyak prasasti yang ditemukan sebagai rujukan tentang keberadaan kerajaan ini. Prasti-prasti tersebut diantaranya adalah prasasti Tugu, prasasti Kebon Kopi, Prasasti Munjul dan lain sebagainya.

Itulah beberapa kerajaan yang dinyatakan merupakan kerajaan tertua di Indonesia. Walaupun beberapa dari kerajaan tua yang ada di daftar belum memiliki bukti kuat yang mengatakan bahwa kerajaan itu benar adanya, tapi dari generasi ke generasi selanjutnya tetap meyakini keberadaan kerajaan-kerajaan tersebut. (elevenia)

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP