Ketahuai Lebih Dalam Mengenai Unsur-Unsur pada Puisi

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Daftar Topik

Di dalam pelajaran bahasa dan sastra, tentu kita sudah tidak asing lagi dengan karya sastra bernama puisi. Apakah definisi dari puisi itu sendiri? Puisi memiliki makna yang subjektif. Masing-masing penyair yang menggeluti sastra jenis puisi memiliki persepsi berbeda dalam mendefinisikan makna puisi yang mereka buat. Namun demikian, secara umum dapat dijelaskan bahwa puisi merupakan salah satu bentuk karya sastra dengan nilai ketinggian bahasa yang cukup baik dan memiliki sifat multi tafsir. Sebuah bangunan puisi terdiri dari bait-bait yang jumlah barisnya bebas.

Sebuah karya puisi memiliki beberapa unsur-unsur utama yang membangun tubuh sebuah puisi. Diantara unsur-unsur tersebut adalah:

Tipografi; merupakan bentuk fisik sebuah puisi. Para penyair secara bebas dapat mendesain tipografi puisi yang diinginkannya. Misalnya membuat sebuah bait-bait puisi yang zigzag, biasa, menyerupai huruf dan sebagainya.

Citraan; citraan sebuah puisi terdiri dari beberapa jenis, diantaranya citraan rabaan, bauan, penglihatan dan sebagainya.

Diksi; diksi merupakan pilihan kata, keindahan bunyi perkata serta efek audio yang diakibatkan oleh pilihan kata dalam sebuah puisi.

Metafor; metafor dapat diartikan sebagai perumpamaan. Misalnya seseorang yang ingin memetaforkan usia manusia yang pada akhirnya akan mati, maka ia memilih daun sebagai metafor puisinya. Daun mula-mula hijau, selanjutnya menguning, coklat lalu akan mati. Seperti itulah usia manusia di muka bumi ini.

Rima; rima merupakan efek bunyi pada akhiran baris-baris sebuah puisi. Rima biasanya akan terasa dibutuhkan apabila puisi tersebut dibacakan di hadapan orang lain.

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."

BAGIKAN:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

ARTIKEL LAINNYA