Kamu Wajib Tahu! Inilah 10 Makanan yang Haram Untuk Dipanaskan Kembali

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Daftar Topik

Memanaskan masakan ketika sudah dingin merupakan salah satu hal yang sering kita lakukan. Akan tetapi, yang harus kamu ketahui adalah ada beberapa makanan yang tidak boleh kita panaskan lebih dari dua kali karena bisa membahayakan kesehatan kita. Berikut ini merupakan beberapa bahan makanan yang tidak boleh dipanaskan kembali dengan alasan apapun.

Inilah 10 Makanan yang Haram Untuk Dipanaskan Kembali

Lobak

Ada di antara kamu yang gemar mengkonsumsi lobak? Bagus jika kamu memang suka, bagi kamu yang belum familiar dengan lobak, makanan satu ini paling sering ditemukan di sayuran seperti sup. Makanan satu ini dianggap sebagai makanan super yang bisa mengusir racun dari dalam tubuh. Tapi jika kamu salah mengolahnya, dari yang bisa mengusir racun, lobak malah menjadi racun berbahaya.

Penting agar kamu paham, lobak itu kaya akan nitrat. Memanaskan lobak, bisa membahayakan kesehatan. Nitrat yang dipanaskan kembali akan berubah menjadi nitrit. Nitrit ini termasuk dalam senyawa yang berada dalam kategori karsinogen. Karsinogen adalah senyawa yang bisa menyebabkan kanker.

Minyak

Sudah banyak orang tahu bahwa menggunakan minyak goreng berkali-kali bisa membahayakan kesehatan. Tapi, masih ada saja orang yang masih menggunakan minyak goreng meski warnanya sudah menjadi hitam.

Bukan hanya minyak goreng biasa yang tidak boleh digunakan berkali-kali, minyak goreng yang memiliki titik asap rendah seperti minyak grapeseed, walnut, avocado, hazelnut, dan flaxseed juga tidak boleh dipanaskan ulang.

Daun Selada

Daun selada yang sering ditemukan di makanan seperti gado-gado atau asinan sebagai lalapan ini sering dikonsumsi secara mentah. Tak masalah, selada masih bisa memberikan manfaat seperti menjaga kesehatan jantung, mencegah tulang keropos, serta menjaga kesehatan mata.

Jika mau memakan mentah tidak masalah, memasaknya juga tidak masalah. Tapi jangan kamu memasak daun selada lebih dari sekali. Daun selada memiliki kandungan nitrat yang tinggi, bila dipanaskan, nitrat dalam daun selada akan berubah menjadi nitrit yang termasuk dalam zat pemicu kanker.

Jamur

Cukup sering kita melihat jamur. Jenisnya sendiri ada banyak, seperti jamur tiram, kancing, Shiitake, merang, dan kuping. Banyak kita jumpai dan sering kita masak, benarkah kamu sudah memasak jamur dengan benar? Jangan sampai kamu melakukan kesalahan dengan memasak jamur sampai 2 kali.

Jamur tidak boleh dipanaskan lebih dari satu kali. Jamur yang kaya akan protein ini sebisa mungkin langsung dimakan setelah kamu masak. Ketika kamu memasak jamur sampai lebih dari satu kali, struktur protein dalam jamur akan berubah. Protein akan berubah menjadi senyawa yang berbahaya bagi tubuh. Efeknya, kamu bisa memiliki masalah pencernaan dan yang paling serius adalah jantung.

Bayam

Sejak kecil, anak-anak diajarkan oleh orang tua untuk rajin makan sayuran. Sayuran yang tinggi serat bisa membuat kenyang lebih lama dan melancarkan urusan buang air besar. Salah satu sayuran yang cukup sering dikonsumsi adalah bayam. Sayuran yang sering muncul di kartun Popeye, yang bisa memberikan kekuatan luar biasa pada Popeye.

Sayur bayam memang bagus untuk pencernaan, tapi kamu tidak boleh memasaknya sampai dua kali. Di dalam daun bayam, terkandung 2 nutrisi nitrat dan zat besi. Ketika kamu memanaskan ulang bayam, nitrat ini bisa berubah menjadi nitrit dan senyawa lain yang termasuk dalam kategori karsinogen, zat yang bertanggung jawab akan terjadinya kanker.

Daun Seledri

Sayuran lainnya yang tak boleh kamu panaskan untuk kedua kalinya adalah daun seledri. Daun seledri ditambahkan ke dalam masakan agar memberikan rasa dan aroma yang bisa menggugah selera. Ketika seseorang memutuskan untuk memasak daun seledri sampai dua kali, ini akan memunculkan masalah.

Seperti kebanyakan sayuran, daun seledri juga kaya akan nitrat. Ketika nitrat dipanaskan sampai dua kali, ia akan berubah menjadi nitrit. Ketika tubuh sudah kebanyakan zat nitrit, ia akan memicu yang namanya methemoglobinemia. Methemoglobinemia merupakan kondisi tidak mampunya darah memompa oksigen ke seluruh tubuh. Methemoglobinemia disebabkan oleh nitrit yang melakukan reaksi dengan hemoglobin dan zat besi dalam darah.

Kentang

Kentang dapat diolah dengan berbagai cara, dan semuanya memiliki rasa yang enak. Kelebihan lain dari kentang selain rasanya yang enak adalah, kentang bisa digunakan sebagai pengganti nasi. Ini dikarenakan kentang mengandung karbohidrat dalam jumlah yang tinggi. Makanya bisa menjadi solusi bagi mereka yang sedang menjalani program diet.

Tapi, ada satu hal yang perlu kamu perhatikan yaitu, jangan sekali-kali menghangatkan atau memanaskan kembali kentang yang sudah dimasak. Bahkan, kamu juga jangan membiarkan kentang berada di suhu ruangan dalam waktu yang lama. Kentang bisa berubah menjadi racun, mengkonsumsi kentang yang dipanaskan kembali bisa mengakibatkan keracunan makanan.

Nasi

Menjadi makanan pokok orang Asia, terutama Indonesia, banyak orang merasa bahwa mereka sudah melakukan yang benar ketika memutuskan untuk memanaskan kembali nasi yang telah dingin. Sebenarnya, nasi adalah makanan yang paling tidak disarankan untuk dipanaskan kembali. Entah nasi jenis apapun itu, merah atau putih.

Baik itu nasi merah atau putih, cara kamu menyimpannya bisa menentukan apakah nasi itu aman atau berbahaya untuk dikonsumsi. Nasi yang belum dimasak mengandung spora yang bisa berubah menjadi bakteri. Bakteri ini bisa bertahan meski nasi sudah dimasak. Ketika nasi ditinggalkan begitu saja dalam suhu ruangan, spora bisa melipat ganda dan memproduksi racun yang bisa mengakibatkan diare atau muntah-muntah bila dimakan.

Telur

Sumber protein yang paling sering ditemukan adalah telur. Memasak telur bisa bermacam-macam, mau direbus, digoreng atau didadar, tergantung selera orang. Mengkonsumsi telur tidak bisa sembarangan. Apalagi jika kamu mengkonsumsi telur hasil dipanaskan ulang, ini bisa menimbulkan masalah.

Memanaskan telur yang sudah matang adalah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh orang. Mereka berpikir tidak masalah bila telur dipanaskan kembali. Padahal, memanaskan kembali telur yang sudah dimasak, bisa mengubah telur menjadi racun. Apabila kamu sampai memakannya, sistem pencernaanmu bisa mendapat masalah.

Daging Ayam

Ayam menjadi makanan favorit banyak orang di dunia. Seringkali orang membeli ayam hari ini, lalu disimpan lagi untuk besok. Biasanya, ketika ingin dikonsumsi, ayam akan dipanaskan lagi. Entah itu digoreng atau dimasukkan ke microwave. Ternyata, kebiasaan memanaskan kembali daging ayam itu tidak bagus untuk kesehatan.

Memanaskan daging ayam yang sebelumnya disimpan di lemari pendingin adalah hal yang berbahaya. Daging ayam yang dipanaskan kembali, bisa membuat komposisi protein yang terkandung di dalamnya menjadi berubah. Berubahnya komposisi protein ini yang bisa menciptakan masalah bagi pencernaan.

Itulah 10 makanan yang tidak boleh dipanaskan kembali yang wajib kamu ketahui. Semoga bermanfaat. (elevenia)

Jihan Ariya
Jihan Ariya
Honestly gak gitu lincah dalam menulis sih, tapi tak apa, yang penting heppy :D

BAGIKAN:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

ARTIKEL LAINNYA