Jenis-Jenis Kabel LAN Beserta Fungsinya!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Jenis kabel LAN
Daftar Topik

Jenis kabel lan. Ini Dia, Tahukah kamu apa itu kabel LAN? Dan tahukah kamu apa fungsi dari kabel LAN? Ada berapa banyak jenis kabel LAN yang kamu ketahui?. LAN merupakan kependekan dari Local Area Network. Kabel LAN adalah jenis kabel jaringan yang biasa digunakan pada jaringan kabel untuk menghubungkan perangkat seperti PC, Router, dan sakelar dalam sebuah jaringan area lokal. 

Pada dasarnya terdapat berbagai jenis kabel LAN yang disesuaikan berdasarkan panjang dan daya tahannya. Apabila kabel jaringan LAN terlalu panjang atau memiliki kualitas yang buruk, maka akan membuat sinyal jaringan juga menjadi kurang baik. Karena hal tersebut, maka muncul lah berbagai jenis kabel LAN beserta dengan kategorinya yang biasa disingkat CAT, dengan tujuan supaya pengiriman sinyal atau data bisa dioptimalkan untuk melakukan tugas tertentu dalam situasi tertentu pula. 

Jenis Kabel LAN

Mungkin dari kamu juga sudah banyak tahu mengenai perbedaan antara ADSL, COAX, dan Fiber internet, namun pasti kamu belum banyak yang mengetahui mengenai perbedaan pemasangan jenis kabel LAN ini. Jenis kabel komunikasi yang paling umum terdiri atas tiga jenis, yakni kabel Twisted Pair yang terdiri dari kabel UTP, dan kabel STP, Kabel Koaksial (Coaxial), dan kabel Fiber Optik. 

Jika kamu memahami ketiganya, maka kamu akan mengetahui bagaimana data transmisi bergerak melalui masing-masing kabel ini, dan kamu akan bisa memilih dengan benar jenis kabel apa yang kamu butuhkan. Bagaimana penjelasannya, berikut ini jenis dan kegunaannya masing-masing:

  • Kabel Twisted Pair

Kabel Twisted Pair

Kabel yang pertama adalah kabel twisted pair atau kabel pasangan berpilin/berbelit adalah sepasang kabel terisolasi yang berbelit Bersama, untuk membantu mengurangi kebisingan dari sumber luar. Meskipun dikatakan bisa mengurangi kebisingan luar, akan tetapi kabel jenis ini masih sangat rentan terhadap kebisingan luar.  Kabel twisted pair merupakan jenis kabel dengan pilihan terhemat biaya dari ketiganya, tapi juga transmisi bandwidth-nya lebih rendah dan mempunyai redaman yang cukup tinggi. Kabel jenis twisted pair ada dua jenis, yaitu:

  • Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)

Kabel UTP

Kabel jenis ini tidak tergantung pada pelindung fisik untuk memblokir gangguan. Selain itu, pada umumnya jenis kabel UTP ini digunakan untuk keperluan perumahan dan bisnis. Kabel jenis ini terdapat beberapa kategori kabel UTP berdasarkan kemampuannya dalam kecepatan transmisi yang berguna dalam meningkatkan bandwidth, contohnya CAT 3, CAT 5, CAT 5e, dan CAT 6.

  • Kabel STP (Shielded Twisted Pair)

Kabel UTP vs Kabel STP

Kabel jenis ini memiliki jaket foil yang berfungsi untuk menghalangi gangguan eksternal. Kabel jenis ini sering digunakan untuk perusahaan skala besar untuk apliksi high-end, dimana pemasangan kabel ini biasanya pada lingkungan yang terbuka. 

  • Kabel Koaksial / Coaxial

Kabel Coaxial

Kabel koaksial merupakan jenis kabel transmisi frekuensi tinggi, yang terdiri atas inti tembaga padat tunggal, dimaana data ditransfer secara elektrik melalui konduktor dalam dan mempunyai kapasitas transmisi 80 kali lebih besar daripada kabel twisted pair. Kabel jenis ini biasanya digunakan untuk mengirimkan sinyal TV dan juga untuk menghubungkan komputer dalam jaringan. Seiring dengan adanya perkembangan stabilitas transmisi data, kemampuan kabel koaksial juga berkembang. Kabel Koaksial berkembang dimana kabel ini secara efektif bisa melindingi sinyal dari gangguan. Meskipun biaya membangun jaringan kabel koaksial terbilang lebih mahal dibandingkan kabel twisted pair, tapi lebih ekonomis dibandingkan dengan kabel optik. Terdapat dua jenis kabel koaksial, yaitu:

1. Kabel Coaxial 75 Ohm

Kabel Coaxial 75 Ohm vs 50 Ohm

Kabel ini pada umumnya digunakan untuk transmisi sinyal video. Kabel Coaxial 75 Ohm ini juga sering digunakan untuk menghubungkan sinyal video antara komponen yang berbeda seperti VCR, DVD, atau receiver yang lebih dikenal dengan nama kabel A/V.

2. Kabel Coaxial 50 Ohm

Jenis kabel ini digunakan khusu untuk mengirimkan sinyal data dalam system komunikasi dua arah. Kabel jenis ini sering  digunakan untuk jaringan backbone computer, penerima Radio AM/FM, pemindai polisi. Antenna GPS, dan system ponsel. 

  • Kabel Fiber Optik

Kabel fiber optik singlemode vs mulltimode

Kabel fober optic merupakan teknologi paling mutakhir dalam kabel transmisi. Jika dibandingkan mentransfer data melalui kabel tembaga, kabel fiber optic yang mengandung serat optic akan melakukan transmisi data melalui cahaya. Pada setiap serat optic dilapisi dengan lapisan plastik yang terdapat dalam tabung pelindung, yang membuatnya sangat tahan terhadap eksternal. Hasilnya adalah koneksi yang sangat baik dan super cepat, yang memiliki kapasitas transmisi data 26.000 kali lebih banyak disbanding kabel twisted pair. Oleh karena itu, kabel fiber optic menjadi jenis kabel LAN yang terbaik dan tentu saja biaya pembangunan jaringan kabel fiber optic sangat mahal. Kabel jenis fiber optic ada dua jenis, yaitu sebagai berikut:

1. Singlemode

Kabel jenis ini memiliki inti kecil dimana jumlah pantulan cahaya akan berkurang jika melewati inti, sehingga hanya bisa untuk merambat pada satu mode cahaya pada satu waktu. Kabel ini menghasilkan redaman rendah sehingga transmisi data bisa dilakukan dari jarak yang jauh dengan sangat cepat. Jenis singlemode ini sering digunakan dalam telekomunikasi, jaringan CATV, dan Universitas.

2. Multimode

Kabel dengan jenis ini memiliki diameter inti yang lebih besar, sehingga bisa beberapa mode penyebaran cahaya. Selain itu, jumlah pantulan cahaya mengingkat saat berjalan melalui inti, yang memungkinkan lebih banyak data untuk dilalui. Kabel jenis ini biasanya digunakan untuk komunikasi jarak pendek seperti LAN, untuk system keamanan, dan untuk jaringan umum. 

Itulah di atas penjelasan mengenai jenis-jenis kabel LAN yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Terdapat beberapa jenis kabel LAN yang memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda-beda. Tentu semua jenis dan tipe memiliki fungsinya masing-masing. Jadi kamu jangan sampai salah menggunakannya ya. Semoga artikel ini bermanfaat ya!

Baca juga:

Cara Upgrade Windows 7 32 Bit ke 64 Bit Tanpa Instal Ulang

septirm
septirm
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP