Jenis-Jenis Pendekatan Pembelajaran

0

Banyak orang yang berpendapat jika pendekatan pembelajaran menjadi tolak ukur atau pun sudut pandang ketika proses pembelajaran. Secara umum, pembelajaran memiliki dua jenis pendekatan. Pertama adalah pendekatan pembelajaran yang berpusat kepada murid atau student centered approach. Kedua adalah yang berpusat kepada guru atau disebut sebagai teacher centered approach.

Guru akan dimudahkan dengan adanya pendekatan pembelajaran ini. Sebab mereka akan dengan mudah menjelaskan setiap materi yang diberikan kepada peserta didik. Sehingga materi-materi yang disampaikan oleh guru tersebut bisa terlihat lebih menyenangkan dan tidak monoton. Nah, berikut ini adalah beberapa pendekatan dalam pembelajaran yang bisa Anda gunakan dalam praktek mengajar:

1. Jenis Pendekatan Pembelajaran Kontekstual


Pendekatan yang satu ini juga sering disebut sebagai sel atau contextual teaching and learning. Untuk metode ini menjadi salah satu konsep pembelajaran, Di mana para pendidik mampu mengajarkan seluruh materi yang nantinya akan dikaitkan dengan situasi di dalam kehidupan nyata. Yang mana hal tersebut mempunyai tujuan agar mendorong para siswa membuat hubungan di antara pengetahuan yang dimilikinya. Serta mampu melakukan penerapan di dalam kehidupan mereka.

Di dalam konteks ini para pelajar diperlukan untuk mengerti apa sebetulnya arti dari belajar, kemudian manfaatnya dan dalam status apa mereka serta bagaimana untuk bisa mencapainya. Dengan ini para murid pun secara otomatis akan menyadari jika apa yang sudah mereka pelajari di sekolah akan sangat berguna di dalam hidupnya nanti.

2. Jenis Pendekatan Pembelajaran Konstruktivisme


Untuk jenis yang kedua ini adalah konstruktivisme yang menjadi pendekatan yang akan lebih menekankan adanya tingkat kreatifitas dari para siswa. Dimana para siswa harus bisa menyalurkan ide-ide baru yang mereka miliki, yang tentunya proses pembuatan ini juga mampu mengembangkan diri para siswa yang berdasarkan dari pengetahuan.

Di dalam pendekatan ini, seorang guru mempunyai peran yang sangat penting karena ia akan menjadi seorang pembimbing dalam kegiatan pembelajaran tersebut. Dimana seorang guru hanya mengedepankan keaktifan para peserta didiknya, dan para peserta didik mendapatkan kesempatan untuk menyerahkan seluruh ide serta kreativitasnya. Secara otomatis siswa pun akan memperoleh pengalaman dalam keterlibatan kegiatan pembelajaran.

3. Jenis Pendekatan Pembelajaran Deduktif


Untuk yang ketiga ini adalah pendekatan deduktif atau deductive approach yang merupakan pendekatan dengan memakai logika. Dengan cara ini bertujuan untuk bisa menarik satu atau lebih kesimpulan yang masih berdasarkan dengan seperangkat premis yang sudah diberikan.

Selain itu, pendekatan deduktif ini juga menjadi proses dari penalaran yang pada awalnya dilihat dari keadaan umum menuju keadaan khusus sebagai pendekatan pengajaran. Yang bermula dengan cara menyajikan aturan, kemudian prinsip umum lalu diikuti dengan adanya contoh-contoh khusus ke dalam keadaan khusus.

Pendekatan tersebut merupakan pendekatan yang dilandasi dari adanya sebuah pemikiran apabila proses dari pembelajaran tersebut berlangsung dengan baik. Namun, pembelajaran dikatakan baik ketika seluruh siswa telah paham betul mengenai persoalan dan juga konsep dasar.

4. Jenis Pendekatan dalam Pembelajaran Induktif


Sedangkan pada pendekatan induktif ini adalah sebuah metode yang dilakukan para guru untuk mengambil kesimpulan yang berasal dari suatu umum kemudian menuju ke suatu yang khusus. Di mana pendekatan induktif ini lebih menekankan untuk melakukan pengamatan terlebih dahulu lalu menarik kesimpulan dari apa yang telah diamati sebelumnya.

5. Jenis Pendekatan Konsep


Untuk konsep ini merupakan pendekatan yang lebih mengarahkan para siswa agar bisa menguasai konsep secara benar. Dan juga mempunyai tujuan agar tidak terjadi sebuah kesalahan dalam konsepnya. Konsep juga dapat diartikan menjadi struktur mental yang didapatkan dari adanya pengamatan maupun pengalaman.

Ketika seorang guru menggunakan pendekatan pembelajaran konsep, artinya para pelajar dibimbing untuk bisa memahami sebuah pembahasan yang menggunakan pemahaman konsep yang memang sudah ada.

6. Jenis Pendekatan Proses


Untuk yang terakhir ini merupakan pendekatan proses yang mana dalam pengajarannya akan memberikan kesempatan kepada semua siswa untuk bisa menghayati proses penemuan ataupun penyusunan dari sebuah konsep yang termasuk sebagai suatu keterampilan proses.

Pendekatan proses ini memang menjadi metode yang lebih mengedepankan sebuah proses bukan pada hasilnya. Pada pendekatan ini para peserta didik diharapkan mampu menguasai seluruh prosesnya. Pendekatan ini juga sangat penting dalam melatih daya pikir dan juga mengembangkan skill berpikir, bahkan mampu melatih psikomotorik dari siswa.

Tujuan utama dengan adanya pendekatan proses ini adalah mengembangkan kemampuan peserta didik dalam keterampilan proses seperti mengamati, memberikan hipotesis, merencanakan, kemudian menafsirkan bagan mengkomunikasikan yang telah diamati.

Itulah sekilas informasi yang bisa diberikan kepada Anda mengenai macam-macam pendekatan pembelajaran. Nah, bagi Anda yang merupakan seorang tenaga pendidik. Semoga saja menjadi ilmu bagi Anda dalam mempraktekkan di sekolah.

BACA JUGA!

7 Contoh Akulturasi dan Asimilasi dalam Kehidupan