8 Jenis Cerita Rakyat, Beserta Contohya

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
epik
Daftar Topik

Jenis cerita rakyat. Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai banyak sekali warisan budaya (peninggalan sejarah). Sejarah dapat diketahui dan dipelajari melalui beberapa cerita masyarakat. Nah, dari sini muncullah berbagai macam cerita rakyat di Indonesia. Diharapkan dengan adanya cerita rakyat, generasi penerus dapat memahami adat istiadat, budaya sampai berbagai nama daerah yang ada di negara ini agar terus mencintai tanah kelahiran mereka sendiri. Umumnya, cerita rakyat ini mengisahkan mengenai suatu kejadian di suatu tempat dan asal muasal tokoh-tokoh yang dimunculkan pada cerita tersebut. Bentuk dari tokoh cerita rakyat ini ialah manusia, binatang, ataupun sesuatu yang gaib lainnya.

Cerita rakyat memiliki ciri-ciri antara lain yaitu disampaikan secara turun-temurun dari mulut ke mulut antar generasi, versi cerita sangat beragam, berkembang di masyarakat dari zaman dahulu, terdapat kandungan nilai-nilai moral, pengarangnya tidak jelas atau tidak diketahui, dan mempunyai bentuk-bentuk klise dalam susunan atau cara pengungkapannya. Selain itu, cerita rakyat juga memiliki fungsi untuk masyarakat yaitu sebagai hiburan, sebagai pendidikan, sebagai media penggalang rasa kesetiakawanan antar masyarakat yang menjadi pemilik cerita rakyat tersebut, dan sebagai penguat nilai-nilai sosial budaya yang berlaku dalam masyarakat. Beberapa contoh cerita rakyat yang paling banyak diketahui oleh masyarakat Indonesia antara lain cerita Malin kundang yang berasal dari Sumatera Barat, Damar Wulan bersal dari Jawa Timur, Sangkuriang berasal dari Jawa Barat, dan sebagainya.

Jenis-jenis Cerita Rakyat

Dari pembahasan diatas, kurang lebih kita sudah megetahui dan memahami pengertian, ciri-ciri, fungsi, dan contoh dari cerita rakyat. Selanjutnya kita akan memasuki pembahasan jenis-jenis cerita rakyat, mulai dari pengertian, ciri-ciri, beserta contohnya. Berikut adalah 8 jenis rakyat, antara lain:

  • Legenda

jenis cerita rakyat

Jenis cerira rakyat pertama yaitu legenda. Legenda merupakan sebuah cerita yang mengisahkan tentang asal-usul terbentuknya suatu tempat atau daerah. Ciri-ciri dari cerita rakyat satu ini antara lain dipercayai oleh masyarakat sebagai sebuah cerita yang benar terjadi, diceritakan dari mulut ke mulut, dan mempunyai versi cerita yang berbeda-beda.

Contoh dari cerita legenda antara lain:

    • Asal-usul Danau Toba
    • Legenda Candi Prambanan
    • Asal-usul Gunung Tangkuban Perahu
    • Asal-usul Banyuwangi
    • Legenda Rawa Pening
  • Cerita Jenaka

pak-pandir

Jenis cerita rakyat satu ini memiliki unsur humor di dalamnya atau mengisahkan kejadian sesuatu yang lucu entah itu perilaku orang bodoh, malas, ataupun cerdik. Ciri-ciri dari cerita jenaka yaitu mempunyai tema humor atau komedi dan umumnya latar kisahnya berasal dari kehidupan sehari-hari.

Contoh dari Cerita Jenaka antara lain:

    • Si Kabayan
    • Pak Belalang
    • Pak Pender
    • Si Lebai yang Malang
  • Mitos

Jaka-Tarub

Salah satu jenis cerita rakyat yang mengisahkan tentang hal-hal gaib seperti dewa-dewi ataupun benda-benda mistis lainya yang terdapat sifat sakral didalamnya yaitu mitos. Ciri-ciri dari cerita mitos antara lain yaitu berlatar belakang masa lampau, diceritakan secara berlebihan, dan sulit dibuktikan akan kebenaran ceritanya.

Contoh dari cerita mitos antara lain:

    • Cerita Ande Ande Lumut
    • Cerita Joko Tarub
    • Cerita Nyi Roro Kidul
    • Cerita Dewi Nawangwulan
  • Fabel

Kumpulan-Dongeng-Binatang-cerita-fabel-dari-Kalimantan

Fabel merupakan jenis cerita rakyat dimana tokoh pemerannya adalah binatang. Di dalam cerita tersebut, binatang dapat berbicara, bekerja, berpikir, dan melakukan aktivitas lainnya seperti manusia. Cerita fabel hanya dibuat sebagai khayalan belaka untuk lambang pengajaran moral. Biasanya, cerita rakyat ini diceritakan saat sebelum tidur anak-anak.

Contoh dari cerita fabel antara lain:

    • Kura-kura dan Kelinci
    • Kancil Mencuri Timun
    • Serigala yang Licik
    • Kancil dan Buaya
  • Sage

sangkuriang-630x380

Selanjutnya adalah jenis cerita rakyat bernama Sage. Cerita rakyat satu ini mengandung unsur sejarah didalamnya yang ditambah dengan fantasi rakyat sehingga terkadang ceritanya terlihat dilebih-lebihkan. Ciri-ciri dari cerita sage yaitu ceritanya bertema kepahlawanan, keberanian, atau bahkan kesaktian dari si tokoh yang ada didalam cerita serta ceritanya berhubungan dengan sejarah yang terjadi di masa lampau.

Contoh dari cerita sage antara lain:

    • Jaka Tingkir
    • Ciung Wanara
    • Rara Jonggrang
  • Parabel

malin

 

Jenis cerita rakyat satu ini mengandung nilai-nilai pendidikan baik agama, moral, maupun nilai luhur lainnya. Umumnya, parabel menggunakan perbandingan atau pengibaratan didalam ceritanya. Tujuan dari cerita rakyat ini yaitu untuk menyampaikan sebuah kebenaran umum, ajaran agama, ataupun moral. Parabel termasuk dalam kategori cerita fiksi atau cerita yang dikarang.

Contoh dari cerita parabel antara lain:

    • Cerita Malin Kundang
    • Legenda Batu yang Menangis
    • Si Kabayan Ngala Tutut
  • Epik/Epos

epik

Epik atau dengan nama yang lebih dikenal Epos merupakan cerita rakyat yang mengandung cerita heroik atau kepahlawanan di dalamnya. Bentuk cerita rakyat satu ini biasanya diceritakan dalam suatu syair.

Contoh cerita Epik atau Epos antara lain:

    • Mahabrata
    • Ramayana
  • Hikayat

hikayat

Kita memasuki pada jenis cerita rakyat terakhir yaitu Hikayat. Hikayat termasuk karya sastra lama atau klasik dengan Bahasa Melayu. Cerita rakyat satu ini merupakan cerita dengan bentuk prosa yang didalamnya mengisahkan tentang kehebatan dan kesaktian tokoh utama lengkap dengan keanehan serta mukjizat yang diberikan. Prosa sendiri artinya sebuah karangan bebas dimana penulisannya tidak mengikuti peraturan atau kaidah yang ada pada penulisan karya seperti diksi, rima, dan irama. Ciri-ciri dari cerita hikayat antara lain, isi ceritanya tentang kehidupan kerajaan atau di Istana, diikutsertakan dengan pantun, akhir cerita selalu bahagia, disusun dnegan unsur instrinsik dan ekstrinsik, dan memulai kisahnya dengan kata-kata seperti alkisah, sebermula, arkian, hatta, atau tersebutlah.

Contoh dari cerita hikayat antara lain:

    • Hikayat Abu Nawas(botol ajaib)
    • Hikayat Hang Tuah
    • Hikayat Bunga Kemuning
    • Hikayat Indera Bangsawan

Sekian pembahasan jenis-jenis cerita rakyat beserta contohnya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk para pembaca semua terutama yang sedang mencari-cari jenis cerita rakyat beserta pengertian, ciri-ciri, dan contohnya. Semoga kita bisa berjumpa lagi pada pembahasan berikutnya ya.

Baca juga:

Cara Beli Chip Ungu Higgs Domino

septirm
septirm
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP