Inilah Perbedaan Pacaran Dengan Ta’aruf

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Nikah Tanpa Pacaran? Tidak Semudah Itu, Ferguso!
Daftar Topik

Perbedaan Pacaran Dengan Ta’aruf – Berbicara mengenai pacaran dengan ta’aruf, kedua hal itu tentu sangat berbeda. Ta’aruf adalah suatu proses berkenalan dengan lawan jenis yang prosesnya menurut kaidah syariat islam. dalam islam, ta’aruf sangat dianjurkan untuk dilakukan pada setiap pasangan yang akan menikah. Sedangkan pacaran itu merupakan suatu hal yang dilakukan oleh suatu pasangan lawan jenis dan lebih mengarah pada nikmat sesaat, zina bahkan maksiat. Dalam islam, pacaran tidak diperbolehkan karena itu sudah termasuk perbuatan maksiat. Dikatakan begitu karena berpacaran adalah hubungan yang dilakukan sebelum menikah seperti hal kecil yaitu bersentuhan tangan.

Lantas, apa sih perbedaan antara pacaran dengan ta’aruf yang nyata? Nah, buat kalian yang belum tahu mengenai perbedaan tersebut. berikut akan kami bagikan perbedaan pacaran dengan ta’aruf versi kami.

Nikah Tanpa Pacaran? Tidak Semudah Itu, Ferguso!

Baca Juga: Cara Membuat Pacar Bahagia dan Nyaman

Perbedaan pacaran dan ta’aruf yang harus kalian ketahui

1. Dari segi tujuan

Dari segi tujuan ta’aruf bertujuan untuk saling mengenal calon pasangan hidup kita kelak ,yang dengan melakukan ta’aruf ini diharapkan agar terdapat suatu kecocokan  dan diantara kita jika merasa cocok akan dilanjutkan kejenjang pernikahan. Sedangkan pacaran bertujuan untuk mengenal calon pacar yang berharap jika terdapat suatu kecocokan antara mereka berdua mereka akan dilanjutkan dengan suatu hubungan yang namanya pacaran. Jika dalam pacaran hubungannya tidak akan tentu, bisa berlanjut kejenjang pernikahan atau bisa juga tidak berlanjut sama sekali. pacaran juga sangat dilarang dalam islam karena akan mengarah pada perbuatan zina.

2. Dari segi proses

Dalam melakukan proses ta’aruf lebih dilakukan dalam kondisi disembunyikan serta dilakukan dengan adanya kesadaran diri sendiri tanpa adanya pengaruh dari orang lain. Dalam melakukan ta’aruf tidak harus melakukan yang namanya update atau posting tentang proses ta’arufnya di sosial media. Sedangkan dalam proses pacaran, pacaran lebih dilakukan secara terbuka artinya hubungannya diumbar-umbar lewat postingan atau update disosial media.

3. Dari segi pertemuan

Dalam ta’aruf pertemuannya dilakukan dengan memperhatikan adab cara bertamu yaitu dengan datang kerumah sang calon untuk menemui kedua orang tuanya. Dalam ta’aruf sudah pasti tidak ada jalan berdua, karena dalam ta’aruf harus ada pihak ketiga untuk bisa melakukan jalan bareng. Hal ini dilakukan sesuai syariat dalam islam dimana jika yang berjalan hanya berdua saja yang ketiganya pasti setan. Maka dari itu harus ada pihak ketiga untuk menghindari itu semua. Dalam proses selama ta’aruf jika bertemu mereka boleh menayakan semua hal yang ingin ditanyakan. Seperti misalnya Tanya dalam hal masalah pribadi, keluarga, tujuan, harapan atau bisa juga menanyakan keinginan kedepannya seperti apa.

Sedangkan dalam pertemuan pacaran, biasanya dalam bertemu hanya dilakukan oleh mereka berdua tidak ada pihak ketiga yang menemaninya. Dan untuk tempat bertemunya dalam pacaran bisa dimana saja semau mereka. Tapi biasanya mereka lebih memilih ketempat-tempat yang sering dikunjungi oleh pasangan-pasangan lain seperti di mall, di jalan, ditaman, di café dan masih banyak lagi.

4. Dari segi jangka waktu

Dalam melakukan ta’aruf mereka berprinsip bahwa jika sudah mengenal dan sudah mantap maka sebaiknya lebih cepat akan semakin lebih baik. mak dari itu, biasanya untuk proses ta’aruf tidak akan berselang lama karena berdasarkan prinsip itu maka mereka kan segera melanjutkan proses ta’arufnya kejenjang yang lebih serius yaitu jenjang pernikahan. Sedangkan dalam pacaran, jangka waktunya bisa sangat lama bahkan ada yang sudah bertahun-tahun tapi tidak sampai dengan melanjutkan ke jenjang pernikahan. Jadi dalam pacaran jangka waktunya tidak ada batasan. Jadi terserah mereka mau berpacaran berapa lamanya.

5. Dari segi kriteria

Jika dalam ta’aruf kriteria yang dicari pasti yang nomor satu adalah agamanya. Karena dalam islam dalam melakukan ta’aruf kriteria yang utama adalah agama dan kriteria ini sudah tidak bisa untuk diganggu gugat. Dan selanjutnya setelah agama kriteria yang bisa dicari yaitu sesuai dengan keinginan masing-masing. akn tetapi perlu diperhatikan bahwa dalam mencari pasangan sebaiknya dengan kriteria agama yang dimilinya bagus. Artinya calon pasangan tersebut tidak meninggalkan kewajiban untuk beribadah, mempunyai akhlak yang baik dan mempunyai semangat untuk terus menjadi sesorang yang baik. seperti yang sudah disebutkan dalam suatu hadis yang isinya yaitu tentang seorang wanita yang baik pasti akan mendapatkan laki-laki yang baik pula dan begitupun sebaliknya.

Sedangkan, dalam sebuah hubungan pacaran kriteriua yang dicari biasanya leboih kedalam kriteria fisik seperti dalam hal ketampanan, kecantikan dan kekayaan tanpa mereka mencari dengan kriteria agama yang baik.

Nah, itulah sedikit informasi mengenai perbedaan pacaran dengan ta’aruf yang bisa kami bagikan. Bagaimana, setelah membaca informasi diatas masih inginkah kalian berpacaran? Atau lebih ingin mengenal dengan proses ta’aruf saja? Kami berharap sebaiknya kalian lebih memilih dengan proses ta’aruf saja karena hal itu yang dianjurkan dalam agama islam, jadi tidak akan menimbulkan perbuatan zina.

Kata-kata Gombalan Paling Ampuh untuk Pacar Kamu

Jihan Ariya
Jihan Ariya
Honestly gak gitu lincah dalam menulis sih, tapi tak apa, yang penting heppy :D
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA