Inilah Cara dan Syarat Pembuatan SKCK Terbaru

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Daftar Topik

Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK merupakan bukti penting yang menunjukkan bahwa sesorang memiliki perilaku yang baik atau tidak pernah melakukan tindakan kriminal. Biasanya SKCK digunakan sebagai prasyarat berbagai kepetingan seperti melamar pekerjaan atau keperluan lain yang bersifar antar negara. Persyaratan dalam membuat SKCK biasanya akan diperbaharui setiap tahunnya.

Surat keterangan diterbitkan oleh Kepolisian Republik Indonesia melalui Kepolisian Sektor atau Kepolisian Resort. Biasanya SKCK yang dibuat oleh Polres berlaku untuk melamar pekerjaan di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan mengikuti penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Hal-hal yang harus diperhatikan ketika akan membuat SKCK adalah bahwa SKCK hanya bisa dibuat apabila sesuai dengan KTP asal pemohon, sehingga untuk pemohon yang berasal dari derah tertentu tidak bisa mendapatkan SKCK di daerah domisili.

Syarat Membuat SKCK

SKCK hanya dapat digunakan sampai dengan 6 bulan setelah diterbitkan. Jika telah melewati batas masa berlaku dan masih perlu untuk digunakan, SKCK bisa diperpanjang.

Pada dasarnya, pengajuan pembuatan SKCK sama seperti pengurusan dokumen lainnya. Pengajuan pembuatan SKCK juga membutuhkan dokumen pendukung. Sebenarnya, utuk membuat SKCK sangatlah mudah asalkan kamu sudah melengkapi semua syarat yang diminta. Berikut adalh dokumen yang harus disiapkan sebelum mengajukan pembuatan SKCK.

Salah satu dokumen penting yang wajib kamu siapkan ketika akan membuat SKCK adalah surat pengantar. Surat pengantar yang dibutuhkan adalah surat pengantar dari kelurahan. Kamu harus membuat surat pengantar ini dari ketua RT dan ketua RW. Surat pengantar inilah yang berguna untuk pengajuan surat pengantar di kelurahan.

Biasanya pengajuan surat pengantar di Desa atau Kelurahan tidak memerlukan biaya. Akan tetapi, tentu saja hal tersebut berpengaruh pada waktu pembuatan surat pengantar tersebut yang akan sedikit memakan waktumu. Untuk membuat surat pengantar ini, kamu hanya perlu mengisi formulir dengan benar. Meskipun surat pengantar dari kelurahan ini sangatlah penting, ternyata di beberapa daerah tidak memerlukan persyaratan yang satu ini.

Persyaratan lainnya yang harus kamu bawa adalah dokumen-dokumen pendukung yang berfungsi untuk memverifikasi idenstitasmu.

Berkikut beberapa persyaratan jika kamu ingn membuat SKCK:

  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
  • Fotokopi Ijazah Terakhir.
  • Fotokopi Akta Kelahiran.
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebanyak 2 lembar.
  • Pas foto ukuran 4×6 berlatar/background merah sebanyak 6 lembar.

Jika seluruh syarat tersebut sudah terpenuhim maka kamu bisa langsung datang ke Polsek atau Polres di daerahmu untuk melakukan permohonan pembuatan SKCK. Akan lebih baik jika kamu datang lebih awal supaya kamu dapat lebih leluasa tanpa perlu menunggu antrean yang panjang. Selain itu, usahakan untuk tidak datang pada jam istirahat karena loket pelayanan akan ditutup.

Cara Membuat SKCK

Ketika kamu sampai di loket pelayanan, kamu akan diberikan blanko yang harus kamu isi berupa dat informasi pribadi dan pernyataan tidak pernah melakukan perbuatan criminal. Setelah selesai mengisi blanko tersebut, kamu dapat melajutkan proses disik jari. Di beberapa Polsek dan Polres proses sidik jari ini masih ada yang mewajibkan para pemohon untuk membayar.

Petugas akan memanggil nama pemohon untuk menyerahkan SKCK yang telah disahkan dalam waktu kurang dari satu jam. Setelah SKCK selesai dibuat, usahakan untuk meminta legalisir SKCK untuk keperluan sesuai dengan kebutuhan.

Biaya Pembuatan SKCK

Berdasarkan Undang undang yang berlaku yaitu:

  • Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/1928/VI/2010 tanggal 23 Juni 2010 tentang Pemberlakuan PP RI No.50 Tahun 2010
  • PP RI No.50 Tahun 2010 tentang Tarif atas Jenis Penerimaan Bukan Pajak yang berlaku pada instansi Polri
  • UU RI No.20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Bukan Pajak (PNBP)
  • UU RI No.2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia

Dulu, ketika membuat SKCK pemohon harus membayar Rp10.000, setelah tanggal 6 Jauari 2017 biaya yang harus dikeluarkan pemohon adalah Rp30.000. sedangkan untuk Warga Negara Asing sebesar Rp60.000. biaya tersebut diberikan kepada petugas Polri di tempat ketika proses pembuatan SKCK selesai.

Pembuatan SKCK Secara Online

Untuk memudahkan para pemohon dalam pengajuan pembuatan SKCk, kini Polri telah menyediakan layanan SKCK secara online. Tidak jauh berbeda dengan persayaratan pengajuan pebuatan SKCK secara offline, berikut syarat pembuatan SKCK secara online.

  • Scan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Scan Akte Lahir / Ijasah
  • Scan Pas foto berukuran 4 X 6 sebanyak 6 lembar dengan latar belakang berwarna merah.
  • Scan Kartu Keluarga (KK)
  • Scan PASSPOR (untuk keperluan keluar negeri)

Kamu akan mendapatkan nomor registrasi setelah membuka portal pembuatan SKCK secara online dan melengkapi formulir yang ada. Nomor registrasi tersebut dapat kamu gunakan untuk proses pengambilan SKCK di kantor kepolisian yang telah kamu pilih pada saat mendaftar. Kamu juga akan melakukan sidik jari sama seperti pembuatan SKCK secara offline. Meskipun kamu menggunakan sistem online, usahakan untuk tetap membawa dokumen yang menjadi syarat pembuatan SKCK.

Demikian pembahasan mengenai cara dan syarat pembuatan SKCK. Semoga bermafaat bagi kamu yang membutuhkan SKCK dan akan segera membuatnya. (elevenia)

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."

BAGIKAN:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

ARTIKEL LAINNYA