Inilah 10 Alat Laboratorium Beserta Fungsinya

Semua kegiatan ilmiah yang mencakup riset, pengukuran serta eksperimen dilakukan pada salah satu tempat khusus yaitu laboratorium. Di dalam melakukan semua kegiatan ilmiah tersebut, menggunakan Alat-alat Laboratorium agar pekerjaan menjadi lebih mudah dan terjamin keamanannya.

Keberadaan laboratorium sangat penting bagi umat manusia, karena di dalam tempat tersebut akan diteliti tentang berbagai hal yang bisa bermanfaat bagi manusia. Peralatan yang ada pada laboratorium berbeda-beda, tergantung pada jenisnya. Adapun jenis dari laboratorium ada beberapa macam yaitu, laboratorium dalam bidang kimia, biokimia, kesehatan, patologi, teknologi, mikrobiologi dan masih banyak yang lainnya.

Agar lebih jelas mengenai Alat-alat Laboratorium beserta fungsinya masing-masing, cermati ulasan singkat di bawah ini.

1. Tabung Erlenmeyer

Alat di dalam laboratorium yang pertama adalah labu Erlenmeyer, alat ini paling banyak digunakan dan pasti ada pada semua laboratorium. Labu Erlenmeyer memiliki ketahanan terhadap suhu panas, sehingga bisa dipanaskan dengan suhu tertentu. Hal tersebut bisa terjadi karena labu Erlenmeyer terbuat dari kaca borosilikat yang sangat aman untuk melakukan riset terhadap benda-benda kimia atau mikrobiologi. Fungsi dari labu Erlenmeyer yaitu:

  • Sebagai wadah untuk membuat serta mencampur larutan tertentu

Bentuk yang menyerupai kerucut serta silinder pada bagian dasarnya, sangat fleksibel sebagai wadah untuk mencampur dan membuat larutan tertentu. Erlenmeyer juga dilengkapi dengan garis ukur sehingga akan memudahkan peneliti untuk menentukan banyaknya larutan yang dibutuhkan. Sedangkan untuk ukuran labu Erlenmeyer sangat bervariasi, yaitu mulai 50 hingga 500 ml.

  • Sebagai alat untuk mempermudah proses titrasi

Proses titrasi adalah sebuah metode kimia yang digunakan dalam laboratorium untuk mengetahui konsentrasi dari sebuah larutan. Adapun hasil akhirnya adalah terjadi perubahan warna pada pencampuran cairan.

2. Alat Labu Destilasi

Alat di dalam laboratorium yang selanjutnya adalah labu destilasi. Labu destilasi berfungsi untuk melakukan penyulingan sederhana maupun bertingkat pada larutan atau bahan, di bagian atas alat labu destilasi terdapat penutup berupa karet dengan lubang kecil yang berguna sebagai tempat untuk termometer.

3. Alat Pipet Tetes

Alat dengan bentuk pipa berukuran ini berfungsi sebagai pemindah cairan dalam jumlah yang kecil. Sesuai dengan namanya, pipet jenis ini hanya bisa memindahkan cairan dalam bentuk tetesan saja.

4. Alat Labu Ukur

Alat yang berguna dalam proses pengenceran larutan ini banyak digunakan pada laboratorium kimia, fungsi lainnya dari labu ukur adalah sebagai alat untuk membuat larutan kimia yang bersifat analitik dengan akurasi tinggi serta sudah terkonsentrasi menjadi tersisa.

Labu ukur dilengkapi dengan lingkaran gradasi, kelas gelas,volume, kalibrasi serta kalibrasi yang sangat berguna untuk memantau reaksi kimia dalam larutan. Pada bagian leher alat labu ukur terdapat tanda batas volume dengan ukuran 1 ml sampai 2 liter, selain itu penutup pada alat labu ukur mempunyai ketahanan terhadap reaksi kimia dan bahan seperti polietilen sehingga lebih aman.

5. Alat Gelas Beaker

Alat dengan bentuk silinder dan beralas datar ini kerap disebut sebagai gelas kimia, karena mempunyai fungsi menampung cairan atau larutan tertentu yang mempunyai sifat korosif. Alat gelas beaker juga berfungsi untuk mencegah kontaminasi berbahaya akibat cairan kimia.

Dalam penggunaannya, alat ini selalu dipasangkan dengan gelas arloji sebagai penutupnya. Adapun untuk ukurannya mulai dari 25 ml sampai 3 liter. Bahan yang digunakan dalam gelas beaker adalah borosilikat dan juga plastik.

6. Alat Pipet Volume

Alat ini termasuk salah satu jenis dari pipet yang digunakan di dalam laboratorium, pipet jenis ini bisa digunakan untuk mengambil atau memindahkan cairan dengan volume yang sudah ditentukan.

7. Alat Gelas Ukur

Bentuk dari alat ini yaitu seperti gelas beaker namun ukurannya lebih kecil dengan volume yang sedikit. Pada bagian bawah gelas ukur mempunyai alas dengan bentuk agak lebar dan mempunyai fungsi untuk menahan gelas agar tidak tumbang. Adapun fungsi dari gelas ukur yaitu untuk menakar cairan tertentu secara tepat dan akurat. Alat ini biasanya digunakan bersamaan dengan pipet jenis tetes agar volume cairan bisa diambil dengan tepat.

8. Sarung Tangan Laboratorium

Salah satu komponen yang tidak kalah penting saat bekerja di laboratorium adalah sarung tangan khusus untuk laboratorium. Karena di dalam laboratorium bergelut dengan cairan kimia yang bisa saja berbahaya, dengan sarung tangan ini maka keamanan akan terjaga karena tangan menjadi terlindungi dengan aman.

9. Alat Tabung Reaksi dan Rak nya

Di dalam laboratorium pasti akan banyak ditemui alat bernama tabung reaksi, kegunaan dari alat ini yaitu untuk membuat reaksi antara dua zat atau bahkan lebih. Tabung reaksi merupakan alat dasar yang harus ada pada laboratorium kimia serta biologi. Adapun fungsi lain dari alat tabung reaksi yaitu:

  • Merupakan komponen penting dalam pengujian secara kualitatif
  • Digunakan sebagai wadah untuk mengembangbiakan mikroorganisme di dalam media cair
  • Berfungsi sebagai alat untuk memudahkan reaksi i kimia dalam skala yang lebih kecil
  • Wadah penampungan dari reaksi kimia dengan skala medium

Bentuk fisik dari tabung reaksi yaitu silinder panjang dengan alas lengkus menyerupai huruf u. Di dalam laboratorium, tabung reaksi diletakkan khusus pada raknya agar tidak tumpah dan cairan menjadi hilang. Sedangkan untuk dari tabung reaksi cukup beragam, yaitu mulai dari 16 sampai dengan 23 cm.

10. Alat Batang Pengaduk

Alat batang pengaduk merupakan komponen penting di dalam laboratorium, terutama laboratorium dalam bidang kimia. alat ini terbuat dari bahan pyrex atau borosilikat dan berbentuk panjang dengan bulatan datar ujungnya. Fungsi dari batang pengaduk yaitu:

  • Untuk mencampurkan larutan
  • Membantu proses dekantasi larutan
  • Pemecah emulsi di dalam suatu ekstraksi larutan
  • Berfungsi sebagai induksi apabila terjadi kristalisasi

Selain beberapa alat diatas, masih banyak Alat-alat laboratorium yang lainnya. Tanpa adanya alat, sistem kerja akan terganggu karena tidak ada sarana pendukung yang memadai. Yang terpenting, jika ingin melakukan penelitian di laboratorium usahakan untuk memakai alat pelindung seperti jas lab, masker dan juga sarung tangan agar lebih aman.

BACA JUGA!

Pengertian Lingkungan Hidup Serta Unsurnya