Mau Belajar Microsoft Office?

Jelajahi tutorial office terkini

Panduan Menggunakan Fungsi VLOOKUP di Excel, Super Mudah!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
21920 Vlookup WallStreetMojo
Daftar Topik

Fungsi VLOOKUP Excel – Excel merupakan aplikasi yang biasa digunakan dalam proses membandingkan data ataupun statistik. Selain itu ada fungsi dalam excel yang bertugas untuk mencocokkan atau mengkomparasi data yang ada. Tentunya jika kita berbicara tentang membandingkan data, akan selalu berhubungan dengan jumlah data tersebut.

Sebenarnya, apa fungsi dari membandingkan data tersebut? Yaitu untuk mengecek apakah semua data berhasil terekam. Nah untuk itu kali ini kita akan mencoba membandingkan data di excel dengan vertical lookup. Konsep kerja fungsi ini adalah membandingkan dua data dengan kata kunci sebagai penghubung.

Kita akan menggunakan fungsi rumus vertical lookup yang mana berfungsi untuk mengambil data dengan nilai kata kunci. Sedangkan apabila tidak ditemukan data yang sesuai dengan kata kunci tersebut akan muncul sebuah pemberitahuan seperti #N/A (not available).

Lalu, bagaimana cara menggunakan fungsi vertical lookup untuk membandingkan data tersebut? Temukan jawaban lengkapnya di artikel Blog elevenia yang satu ini!

Pengertian, Rumus dan Cara Membandingkan Data dengan VLOOKUP

1. Pengertian VLOOKUP

21920 Vlookup WallStreetMojo

Nama rumus VLOOKUP sendiri merupakan singkatan dari ‘Vertical Lookup’. Dalam penggunaannya, Vlookup biasa digunakan untuk menemukan data pada susunan tabel vertikal. Selain itu, fungsi ini juga dapat digunakan untuk membandingkan data dari 2 tabel yang berbeda.

Adapun rumus fungsi ini cukup simpel, yaitu:

=VLOOKUP(lookup-value; table_array;col_index_num; [range_lookup])

atau dalam bahasa Indonesia, rumus ini dapat dijabarkan dengan:

=VLOOKUP (nilai-yang-dicari;tabel_referensi;nomor_kolom;[range_lookup])

Baca Juga: Contoh dan Cara Menggunakan Rumus Excel IF

2. Cara Membandingkan Data dengan VLOOKUP

Berdasarkan penjelasan sebelumnya, dalam menggunakan rumus VLOOKUP, terdapat 4 elemen, yaitu:

  • Nilai yang dicari, yaitu nilai yang dicari pada kolom pertama. Nilai ini dapat berupa angka, kata, tanggal, nilai tertentu sampai hasil dari fungsi lainnya.
  • Tabel referensi, adalah tabel referensi yang terdiri dari 2 kolom atau lebih. Merupakan tempat nilai yang dicari.
  • Nomor kolom, yaitu nomor kolom dari tabel referensi yang berisi nilai yang dicari. Nilai yang diambil ialah nilai yang sebaris dengan nilai yang dicari pada kolom pertama.
  • Range Lookup, bisa diisi dengan TRUE atau FALSE yang menujukkan tipe pencarian. Berikut penjelasannya:
    1. TRUE: Membantu untuk menemukan nilai yang sama atau mendekati nilai yang dicari pada tabel referensi.
    2. FALSE: Membantu untuk menemukan nilai yang sama dengan nilai yang dicari pada tabel referensi.

Untuk menggunakannya, yuk simak langkah mudahnya pada contoh di bawah ini:

contoh-vlookup

  • Untuk memulai, ketik =VLOOKUP pada kolom nilai akhir yang ada di tabel bawah.
  • Kemudian klik sel yang berisi jumlah poin yang didapatkan dan tambahkan simbol ;. Maka akan muncul rumus =VLOOKUP(D12;.
  • Blok tabel atas yang digunakan sebagai acuan data.
  • Tambahkan simbol $ di huruf dan angka agar bisa digeser ke bawah. Jangan lupa juga untuk menambahkan simbol ;. Maka rumus yang akan muncul ialah =VLOOKUP(D12;$B$3:$C$8;.
  • Masukkan angka 2 dan juga tanda ; pada rumus. Hal ini karena nilai akhir ada di kolom kedua. Sehingga rumus yang muncul adalah =VLOOKUP(D12;$B$3:$C$8;2;.
  • Kemudian ketik TRUE dan tanda tutup kurung ) untuk mencocokkan dengan nilai yang mendekati. Tampilan akhir rumus pun akan menjadi =VLOOKUP(D12;$B$3:$C$8;2;TRUE).
  • Dengan begitu, hasil akhir pun akan tampak pada tampilan sheet. Kurang lebih seperti di bawah ini.

vlookup1

Dalam melakukannya, pastikan tabel pembanding (tabel referensi) ditulis dalam urutan dari kecil ke besar agar data dapat muncul.

Perlu diingat juga bahwa fungsi ini juga bisa kamu gunakan pada sheet dan juga file yang berbeda, loh. Kamu pun kini sudah mulai bisa membandingkan dan mencari nilai yang cocok di beragam data.

Bagaimana, mudah bukan? Untuk lebih memahaminya kamu memerlukan praktek secara langsung agar lebih paham. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua. Selamat mencoba!

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP