6 Font Struk Kasir yang Sering Digunakan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Bm-Receipt Font
Daftar Topik

Font Struk Kasir. Sebenarnya apa sih struk itu? Struk merupakan cetakan hasil transaksi yang sudah dilakukan oleh konsumen baik berupa penarikan/penyetoran bank, pembelian di supermarket, pembelian tiket transportasi, dan lain sebagainya. Biasanya struk transaksi ini dicetak dengan menggunakan printer kasir maupun teller yang sudah dirancang khusus. Nama lain dari struk yang banyak diketahui oleh masyarakat adalah nota, bon, dan resi. Selain itu, fungsi struk juga dapat digunakan sebagai bukti legal bahwa barang-barang yang sudah dibeli telah sah menjadi milik pembeli.

Font Struk Kasir

Pemilihan font untuk barang – barang tertentu bisa menjadi identitas ataupun ciri khas. Begitu juga dengan struk kasir maupun teller, terdapat setidaknya 6 font yang sering digunakan pada alat bukti transaksi tersebut. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Font Dot Matrix

Font Dot Matrix

Biasanya Font Dot Matrix banyak digunakan dalam struk pembelian bensin, struk bukti pembayaran di supermarket, dan bukti penarikan ATM. Apabila kamu ingin menggunakan font ini saat mencetak struk, pilih ukuran font yang lebih dari 12 ya. Hal ini bertujuan agar struk yang ingin kamu cetak dapat terlihat jelas dan mudah dibaca oleh orang lain. 

2. Font 8-Pin Matrix

Font 8-Pin Matrix Font Struk Kasir

Font 8-Pin Matrix banyak digunakan pada struk transaksi di SPBU Pertamina. Apabila dilihat dari bentuknya, Font 8-Pin Matrix terlihat mirip dengan Printer Dot Matrix versi lama. Font ini banyak digunakan karena memiliki karakteristik yang mudah dibaca.  Namun, penggunaan Font 8-Pin Matrix pada nota SPBU memiliki warna penulisan yang kurang terang, sehingga sedikit susah untuk dibaca. 

3. Bm-Receipt Font

Bm-Receipt Font

Bm-Receipt Font juga terlihat hampir sama dengan Font 8-Pin Matrix. Kemiripannya terletak pada karakter dan bentuk huruf yang berupa kumpulan dari titik- titik. Font ini juga sering digunakan pada nota SPBU. Agar tulisan pada struk atau nota dapat terlihat dan terbaca dengan jelas, usahakan untuk menggunakan font dengan minimal ukuran 12. Hal ini dikarenakan Bm-Receipt Font memiliki karakter penulisan yang terlihat kurang terang.

4. Fake Receipt Font

Fake Receipt Font Font Struk Kasir

Dulunya pada tahun 1999, font ini dibuat dengan memakai mesin kasir kuno. Fake Receipt Font memiliki berbagai macam pilihan Bahasa yang saling berhubungan dengan pecahan dan ordinal numerik. Selain itu, Fake Receipt Font juga tergolong dalam jenis font struk SPBU gratis karena memiliki lisensi khusus agar masyarakat bisa mengunduhnya secara gratis.

5. Font Receiptional

Font Receiptional

Penggunaan Font Receiptional banyak dipakai dalam mencetak struk transaksi di supermarket, struk apotek, dan nota bensin manual. Apabila dilihat dari karakteristik dan jenis hurufnya, Font Receiptional ini biasa dicetak dengan menggunakan printer manual pada masa lampau. Hasil tulisan dari penggunaan Font Receiptional dapat terbaca dengan mudah karena memiliki huruf yang terang.

6. Merchant Copy Font

 

Berdasarkan jenisnya, Merchant Copy Font terbagi menjadi 3 macam. Diantaranya yaitu Merchant Copy Wide, Merchant Copy Double Size dan Merchant Copy. Jenis font ini memiliki karakter yang terang dan mudah dibaca oleh semua kalangan, terutama bagi kaum lansia. Maka tak heran jika struk SPBU Pertamina, struk ATM, dan nota pembelanjaan banyak menggunakan Merchant Copy Font.

Kertas Struk

Selain penggunaan jenis font yang bermacam – macam, kertas yang dipakai untuk struk juga ada banyak macamnya, lho. Nah, berikut daftar kertas yang biasa digunakan untuk nota maupun struk lainnya. Diantaranya yaitu:

1. Kertas HVS

Tekstur pada kertas HVS termasuk halus dan sudah didesain khusus untuk keperluan cetak struk printer. Biasanya printer yang digunakan bertipe dot matrix. Penggunaan kertas HVS untuk struk sering digunakan di berbagai pusat perbelanjaan, cafe, SPBU Pertamina, bank, dan tempat makan. Umumnya, kertas HVS memiliki ukuran 76 mm x 60 mm. Selain itu, kertas HVS ini juga sering digunakan pada printer dot matrix karena harga beli mesinnya yang cenderung lebih murah dibandingkan dengan printer thermal.

2. Kertas NCR (Non Carbonless Paper)

Selain kertas HVS, kertas lainnya yang sering digunakan untuk struk adalah kertas NCR atau Non Carbonless Paper. Kertas ini cukup unik karena terdiri dari 2 hingga 3 lapisan kertas. Biasanya saat kasir mencetak struk sebagai bukti pembayaran, hasil cetakannya akan langsung menjadi 3 kertas. Hal ini dikarenakan hasil cetakan akan tembus ke lapisan kertas ke-2 dan ke-3. Tipe printer yang dipakai untuk kertas NCR berupa printer dot matrix.

3. Kertas Thermal

Selanjutnya, kertas thermal juga sering dipakai untuk bahan pembuatan struk. Kertas satu ini memiliki tekstur yang halus dan mengkilap. Biasanya kertas thermal banyak digunakan untuk struk pada mesin atm, mesin kasir, mesin parkir, mesin pos, dan lain sebagainya. Saat ini, mesin – mesin pencetak struk banyak yang menggunakan printer thermal karena kecepatannya yang dapat mencetak 20 baris dalam satu detik. Selain itu, kualitas cetakannya juga bagus dan biaya perawatannya terbilang murah. Namun, kekurangannya terletak pada harga kertas thermal. Hal ini dikarenakan harga kertas thermal relatif lebih mahal daripada jenis kertas lainnya. Walaupun harganya cukup mahal, kertas thermal mempunyai banyak keunggulan, lho.

Cara Mengatur Print Struk Belanjaan di Kasir

Walaupun proses pembayaran di kasir terlihat sepele, namun ada banyak hal yang perlu kamu perhatikan, lho. Terutama saat mengatur printer untuk mencetak kasir. Berikut beberapa proses yang perlu kamu highlight ketika melakukan proses print struk di kasir. Beberapa diantaranya yaitu:

  • Pada modul pembayaran, terdapat pilihan jenis kertas yang bisa kamu pilih. Contohnya seperti kertas struk biasa, kertas A5, dan kertas custom. Kamu diharuskan untuk memilih salah satu dari ketiga jenis kertas tersebut.
  • Setelah kamu memilih jenis kertas, maka akan keluar setting printer dari Google Chrome. Beberapa hal yang perlu kamu pastikan adalah sebagai berikut:
  • Destination telah memilih jenis printer yang terhubung dengan laptop maupun komputer
  • Pages: diharuskan custom 1
  • Layout yang dapat kamu pilih adalah portrait
  • Ukuran kertas atau paper size bisa disesuaikan dengan keinginan
  • Margin dan Scale : default
  • Headers & Footers : di-unchecklist
  • Ketika overview hasil print struk sudah sesuai, maka kamu bisa langsung menekan tombol print.

Nah, itulah sekilas informasi terkait font struk kasir yang bisa menambah wawasan kamu. Semoga bermanfaat, ya

Baca juga:

Cara Mengatur Ukuran Kertas di Word

septirm
septirm
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP