Do’a Terbebas dari Hutang yang Diajarkan oleh Rasulullah SAW

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
27320-hutang
Daftar Topik

Apakah Anda sedang terlilit hutang?. Jika iya, maka Anda bisa mempelajari do’a terbebas dari hutang sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW. Rasulullah SAW merupakan seorang teladan yang semua ajarannya patut kita contoh. Salah satu ajaran Rasulullah yang wajib kita contoh yaitu mengamalkan do’a yang dapat menjauhkan kita dari hutang.

Hutang merupakan pokok permasalahan yang saat ini sering membuat masyarakat resah dalam menghadapinya. Kebutuhan hidup yang semakin meningkat merupakan salah satu faktor yang membuat seseorang terpaksa berhutang. Apalagi ditambah dengan kondisi keuangan yang tidak menentu. Untuk menghadapi permasalahan ini, Anda bisa mengatasinya dengan membaca do’a yang sudah diajarkan oleh Rasulullah.

Syarat dalam Berhutang


Dalam Islam, hutang boleh dilakukan asalkan dimanfaatkan dengan benar. Apabila berhutang dengan tujuan yang sesat, maka hal itu sangat dilarang. Dalam berhutang terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi. Berikut syarat berhutang dalam Islam.

  1. Harta yang dihutang merupakan harta yang halal
  2. Harta yang dihutang tidak memberikan keuntungan untuk pemberi hutang
  3. Harta yang dihutang digunakan dengan benar
  4. Pemberi hutang tidak akan mengungkit-ungkit masalah hutang

Meskipun hutang diperbolehkan dalam Islam, tetapi tidak berhutang merupakan hal yang lebih baik untuk dilakukan. Sebab, dengan berhutang dapat mendatangkan berbagai macam bahaya di dunia maupun bahaya di akhirat. Untuk itu, lebih baik tidak berhutang supaya terhindar dari bahaya tersebut.

Do’a yang Diajarkan Rasulullah SAW


Rasulullah SAW pernah mengajarkan kepada Abu Umamah mengenai do’a yang digunakan untuk terhindar dari hutang. Hal ini terjadi karena pada saat itu Abu Umamah sedang merasa kebingungan karena terlilit hutang yang banyak. Setelah itu, Rasulullah mengajarkan do’a yang bisa mengobati rasa kebingungan Abu Umamah.

Do’a terbebas dari hutang yang diajarkan Rasulullah SAW,

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ، وَقَهْرِ الرِّجَالِ

Do’a tersebut memiliki makna bahwa Allah SWT merupakan tempat berlindung dari berbagai macam hal seperti rasa kebingungan, kesedihan, kelemahan, kemalasan, ketakutan, kekikiran, lilitan hutang dan tekanan yang dilakukan orang-orang.

Bahaya dalam Berhutang


1. Pahala kebaikan akan dijadikan sebagai tebusan hutang

Apabila pahala yang sudah kita dapat dari berbagai macam kebaikan semua habis untuk menebus hutang kita, maka sama saja kebaikan kita selama ini telah sia-sia. Untuk menghindari hal itu terjadi, maka Anda lebih baik tidak berhutang kepada siapapun supaya pahala kebaikan kita tidak hilang. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan dalam hadist Ibnu Majah.

2. Dosa tidak diampuni sebelum hutang lunas

Sungguh malang orang yang berhutang karena dosanya tidak akan diampuni sebelum hutangnya selesai dilunasi. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam hadist yang diriwayatkan oleh Bukhori Muslim No.4880/1885. Melunasi hutang tidak akan mudah dilakukan apabila Anda tidak memiliki penghasilan tetap. Untuk itu lebih baik Anda tidak berhutang supaya dosa Anda diampuni oleh Allah.

3. Munculnya sifat tidak jujur

Dalam berhutang, hal yang membuat seseorang tertekan biasanya pada saat membayar hutang. Jika sudah saatnya membayar hutang, biasanya akan ada banyak alasan yang dibuat seseorang untuk lolos dari tagihan hutang. Hal inilah yang dapat menimbulkan berbagai macam kebohongan untuk sebuah alasan.

4. Semua urusan menggantung

Setiap orang pastinya memiliki urusan yang harus diselesaikan di dunia baik urusan pribadi ataupun urusan umum. Dengan berhutang, maka dapat membuat urusan seseorang tidak akan pernah selesai. Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW dalam Hadist Riwayat Tirmidzi. Untuk mengatasi hal tersebut, maka Anda bisa membaca do’a terbebas dari hutang supaya urusan Anda segera diselesaikan.

5. Memiliki akhlaq buruk

Dalam HR. Al-Bukhari, Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya apabila seseorang berhutang, maka orang tersebut akan berbohong dan akan mengingkari janji”. Dari sabda Rasulullah tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa dengan berhutang, maka dapat membuat kita mudah berbohong dan mengingkari janji. Bohong dan mengingkari janji merupakan akhlaq yang buruk. Untuk itu, lebih baik kita menghindari berhutang dengan seseorang.

6. Menyebabkan stress

Stress merupakan gangguan mental yang dialami seseorang ketika merasakan tekanan. Kesulitan membayar hutang merupakan sebuah tekanan yang harus dihadapi oleh seseorang. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya stress. Untuk menghindari hal tersebut, lebih baik Anda tidak melakukan hutang piutang dengan seseorang.

Dengan mengamalkan do’a terbebas dari hutang, tidak hanya membuat kita terhindar dari lilitan hutang melainkan juga membuat kita terhindar dari berbagai hal yang negatif. Dalam do’a tersebut dijelaskan bahwa hal yang negatif lainnya yaitu kelemahan, kecemasan, tekanan dari orang-orang dan sebagainya. Jadi dengan membaca do’a tersebut maka kita akan dilindungi oleh Allah SWT dari berbagai hal yang negatif.

BACA JUGA!

Kumpulan Hadits Menuntut Ilmu Wajib Bagi Setiap Muslim

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA