Diet Keto, Cara dan Manfaat

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Cara Diet Keto
Daftar Topik

Sempat populer, adalah diet keto yang bisa dengan cepat menurunkan berat badan dan menjaga organ dalam tubuh. Sebenarnya, apa sih diet keto itu?

Diet Keto Adalah…

Diet keto sebenarnya merupakan diet yang menerapkan pola makan rendah karbohidrat dan tinggi lemak. Diet keto itu sangat mirip dengan diet atkins atau diet rendah karbohidrat. Diet keto ini memang cukup populer karena kabarnya bisa menurunkan berat badan. Namun diet keto ini juga kontroversial, karena jika tidak dilakukan dengan benar, maka akan berdampak buruk terhadap kesehatan. Jadi, bagi anda yang ingin melakukan diet keto, sebaiknya anda mencari literatur yang tepat.

Prinsip diet keto tadi adalah mengkonsumsi tinggi lemak. Apa sih tujuan dari kita mengkonsumsi tinggi lemak? Tujuan mengkonsumsi lemak dalam jumlah tinggi adalah agar tubuh kita mencapai kondisi ketosis. Dalam kondisi tersebut, tubuh akan membakar lemak sebagai cadangan energi atau sebagai sumber energi. Lemak ini nantinya akan diubah oleh hati menjadi keton, sehingga dapat memberikan suplai energi untuk tubuh kita.

Ketosis sendiri sebenarnya merupakan kondisi ringan dari ketoasidosis. Yaitu suatu kondisi yang berbahaya yang terjadi pada penderita diabetes tipe 1. Meskipun banyak pro dan kontra terhadap diet ini, beberapa studi juga mengatakan bahwa diet ini cukup aman. Asalkan anda melakukannya di bawah pengawasan mereka yang ahli dalam hal ini. Tentu saja anda harus mengikuti aturan-aturan yang telah diberikan. Hingga kini, manfaat dan pengaruh diet keto pada tubuh masih terus diteliti. Jadi, sebelum digunakan untuk menurunkan berat badan, sesungguhnya diet keto ini diperuntukkan bagi mereka yang mengidap penyakit epilepsi.

Apa Manfaat Diet Keto Ini?

Yang pertama, dapat mengontrol gula darah bagi mereka yang menderita dabetes tipe 2. Mengapa? Karena disini disarankan untuk mengkonsumsi makanan rendah karbohidrat dan tinggi lemak. Tentu saja sumber lemaknya adalah sumber lemak yang baik, contohnya dari ikan salmon, alpukat dan sebagainya.

Bagi para penderita diabetes, mengurangi jumlah asupan karbohidrat tentu saja akan mengurangi jumlah asupan gula. Namun bagi anda yang terkena diabetes dan melakukan diet keto jenis ini, sebaiknya anda berkonsultasi terhadap dokter dan ahlinya. Terutama untuk pengukuran gula darah. Anda harus rutin mengukur gula darah anda. Jangan sampai gula darah anda terlalu turun atau drop. Jika terlalu drop atau disebut dengan hipoglikemi, anda bisa jatuh dalam keadaan koma. Selanjutnya adalah melakukan pengujian keton untuk mencegah terjadinya ketoacidosis.

Manfaat diet keto yang selanjutnya adalah meringankan gejala epilepsi. Jadi sebenarnya diet keto ini, yaitu mengkonsumsi makanan rendah karbohidrat ini ditemukan pada tahun 1920 oleh para peneliti di John Hopkins Medical Center. Tim ahli mereka menemukan diet ini dengan tujuan untuk menerapi para pasien epilepsi disana dengan cara berpuasa. Setelah dilakukan beberapa lama, ternyata puasa ini memberikan hasil yang positif, yaitu meringankan atau mengurangi kejang, kemudian dapat memperbaiki kadar gula darah, juga dapat menjaga kesehatan mereka.

Namun berpuasa dalam jangka waktu terlalu lama juga tidak baik. Akhirnya dikembangkan diet keto ini. Jadi yang tadi awalnya hanya berpuasa, akhirnya dimasukkan makanan. Yaitu dengan makanan yang tinggi lemak, dengan tujuan untuk menipu otak, seolah-olah sedang berpuasa karena tubuh tidak mendapatkan asupan gula yang tinggi dari karbohidrat.

Zaman sekarang, diet keto memiliki banyak sebutan. Ada yang menyebutnya diet rendah karbohidrat ada yang menyebutnya diet non karbo, dan sebagainya. Dan disini, beberapa pendapat juga mengatakan bahwa diet keto ini dapat mengurangi resiko terjadinya gangguan pada sistem syaraf seperti alzheimer, parkinson, gangguan tidur dan sebagainya. Tentu saja hal ini masih terus diteliti.

Jenis Diet Keto

Ada 2 cara orang menjalankan diet keto:

  1. Standard Ketogenic Diet: yaitu dengan mengkonsumsi 75% lemak, 20% protein dan 5% karbohidrat
  2. High Protein Ketogenic Diet: yaitu dengan mengkonsumsi 60% lemak, 35% protein dan 5% karbohidrat, dimana konsumsi proteinnya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan sebelumnya.

Lalu ada juga diet keto dengan cara-cara/jenis lainnya dan ini biasanya dilakukan oleh para atlet.

Resiko Diet Keto

Selain bermanfaat, ternyata diet keto juga memiliki beberapa resiko. Jadi diantaranya adalah mungkin bagi anda yang melakukannya, anda akan mengalami kekurangan vitamin dan mineral yang berasal dari buah-buahan dan sayur-sayuran. Kemudian bagi anda yang melakukan diet keto tinggi protein, jika tidak diawasi dengan baik, kemungkinan anda akan mengalami overdose protein. Jadi, protein yang jumlahnya terlalu tinggi akan membebani kerja ginjal anda. Lalu beberapa diantara mereka yang melakukannya, ada yang merasa sulit tidur, gelisah, pusing, mual dan sebagainya.

Apapun diet yang anda lakukan, lakukanlah dengan baik dan carilah literaturnya. Kemudian carilah mentor yang dapat membimbing anda untuk melakukan diet tersebut.

William
William
Seorang penulis dan pemain kartu Tarot. Suka hilang di antara lamunan dan keanehan yang jamak.

BAGIKAN:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

ARTIKEL LAINNYA