Dewa Kipas Tanding Lawan Grandmaster. Beneran!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
image: Instagram Dedy Corbuzier
Daftar Topik

Setelah dituduh curang saat bermain catur melawan Levy Rozman alias GothamChess alias sudah bergelar International Master alias pecatur yang suka live pada saat bermain catur, alias yang ngadu ke Chess.com saat kalah tanding catur online dihadapan penonton live streamnya saat melawan Pak Dadang, kini Dewa Kipas atau yang bernama asli Dadang Subur akan bertanding lagi untuk membuktikan pada dunia kalo dirinya memang bisa main catur. Walaupun kali ini lawan mainnya bukan lagi si GothamChess tetapi salah satu Grand Master catur Indonesia bernama Irene. Peristiwa yang cukup bersejarah ini berhasil terealisasi berkat bantuan dan fasilitas dari salah satu Youtuber ternama Dedy Corbuzier.

Pertandingan catur antara Dewa Kipas melawan Grand Master Irene rencananya akan berlangsung secara online pada Senin, 22 Maret 2021 pukul 15.00 WIB. Pertandingan ini bisa terjadi dikarenakan sebelumnya, Irene menganggap bahwa kemenangan yang didapatkan oleh Dewa Kipas alias Pak Dadang pada website chess.com ini terkesan tidak alami. Menurut nya statistik kemenangan yang didapat oleh Dewa Kipas terkesan too good to be true.

Sesuai data, yes. 95 persen (bohong). Catur itu ilmu. Jadi, saya rasa tidak ada misalkan datang pendekar dari gunung, turun ke kota, tiba-tiba jago, itu kan komik,

Kata Irene, bernama lengkap Irene Sukandar, yang sempat melayangkan surat terbuka untuk Deddy Corbuzier terkait polemik Dewa Kipas. Mungkin saja menurut Irene orang yang bisa mendapatkan statistik sehebat yang dimiliki oleh Dewa Kipas harusnya milik seseorang yang memang benar-benar pendekar dari gunung, turun ke kota, lalu jago main catur. Karena di gunung sang pendekar bermain catur melawan grand master catur dari bangsa jin, atau melawan “hanya-Tuhan-yang-tahu.”

Di sisi lain, Dewa Kipas alias Pak Dadang mengaku bahwa dirinya tidak bermain curang. Sejak awal dirinya memang sudah menyukai catur. Kegemarannya bermain catur sepanjang waktu ini bahkan sudah membuat sang istri menganggap catur adalah pelakor. Gimana tidak, sang istri bahkan sampai marah-marah kalo sampai melihat Pak Dadang “bermesraan” dengan permainan catur terus-menerus. Menurut pengakuan anaknya Pak Dadang, sang bapak bisa bermain catur 1 sampai 2 ronde setelah sholat subuh, lalu main lagi satu-dua ronde setelah sarapan, sehingga membuat angka statistik permainan catur pak Dadang ini meningkat sampai ke level mencurigakan bahkan terkesan curang. Padahal menurut pak Dadang dirinya memang gemar bermain catur saja, bahkan setiap bermain catur secara online atau melawan mesin computer, dirinya kerap mencatat Langkah-langkah caturnya dalam buku. Nah, berlandaskan hal-hal inilah yang membuat Pak Dadang merasa pencapaian setara pendekar turun gunung ala komik ini terlihat wajar-wajar saja.

Dalam pertandingan langsung ini, Dewa Kipas melawan Grand Master Irene ini akan bermain catur secara langsung dan dapat ditonton oleh jutaan pasang mata. Tidak hanya itu, hadiah uang sejumlah 300 juta rupiah juga sudah disiapkan sebagai bentuk apresiasi akan pertandingan fenomenal ini. Dimana pemenang akan mendapatkan 200 juta rupiah, sementara untuk yang kalah tetap akan diberikan hadiah apresiasi sebesar 100 juta rupiah.

“Rp 300.000.000, total hadiah, akhirnya catur bisa seperti ini… Diapresiasi seperti ini, ditunggu seperti ini,”

Tulis Deddy pada akun media sosial resminya. Pertandingan ini walaupun mungkin saja memiliki landasan motivasi bermacam-macam, yang mungkin saja salah satu intinya adalah untuk membuktikan apakah Pak Dadang tidak bohong atau memang Grand Master Irene yang kurang piknik. Namun secara keseluruhan pertandingan ini bertujuan untuk meredamkan polemik yang terus berlangsung ini. Supaya netizen Indonesia yang kejam-kejam kalo nulis komentar bisa berhenti membuat kisruh jagad dunia maya di Indonesia ini. Karena yaaaa… setidaknya kita tahu lah, dari pertandingan ini siapa yang benar dan siapa yang salah. Untuk yang ingin menyaksikan pertandingan ini, silahkan merapat di channel youtube “Close The Door”-nya Dedy Corbuzier, pada Senin 22 Maret 2021 pukul 3 sore.

Hamba Online
Hamba Online
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP