Cara Merajut Topi Bayi dengan Langkah Paling Mudah

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Daftar Topik

Buat kamu para ibu, yang baru memiliki momongan dan ingin membuatkan pernak-pernik untuk bayi mu, kamu bisa membuatnya sendiri tanpa harus membelinya. Kamu bisa mencoba merajut topi untuk bayi mu tentunya dengan cara yang mudah sehingga kamu bisa membuatkan aksesoris untuk bayi mu.

Dalam merajut terdapat berbagai cara dan teknik yang bisa kamu gunakan di sertai dengan model rajutan yang ingin kamu buat untuk bayi mu. Kamu bisa menyesuaikan warna topi dengan warna kulit bayi mu, kamu bisa bebas menentukan desain topi yang ingin kamu buat.

Pembuatan topi selalu mengikuti pola yang memang sudah di tentukan dari awal. Jadi, kamu tidak usah khawatir topi yang kamu buat jelek atau tidak jadi, asalkan kamu mengikuti pola dan melakukannya dengan benar.

Berikut ini terdapat beberapa teknik dalam merajut topi bayi yang mudah, sehingga kamu bisa mencobanya di rumah.

Persiapan Bahan


Dalam merajut topi, pastinya diperlukan bahan-bahan yang dapat digunakan untuk merajut, berikut bahan yang perlu dipersiapkan,

  1. Pemilihan jarum rajut dengan ukuran stkamur yaitu mulai 8 hingga 10 dengan jenis jarum merenda atau jarum sulam.
  2. Pilihlah benang yang memiliki ketebalan cukup dan sesuai dengan topi yang ingin kamu buat. Ukuran benang yang kamu gunakan yaitu mulai 115 sampai dengan 183 meter untuk benang yang sangat tebal. Sedangkan benang dengan ketebalan sedang, kamu memerlukan mulai dari 137 sampai dengan 275 meter benang.
  3. Gunting
  4. Pita untuk mengukur

Teknik Pembuatan Topi Bayi


  1. Ukurlah kepala bayi kamu dengan menggunakan pita meteran atau pita ukur yang telah kamu sediakan sebelumnya. Hal tersebut bertujuan agar kamu dapat mengetahui ukuran topi yang akan kamu buat untuk bayi mu, usahakan jangan terlalu lebar dan jangan pula terlalu sempit. Apabila topi terlalu lebar maka tidak enak dilihat, apabila terlalu sempit, ditakutkan akan melukai dahi si bayi.
  2. Mulai Perajutan Topi. Kamu bisa membuat tusukan awal dengan sebanyak yang kamu perlukan sesuai dengan ukuran kepala bayi kamu.
  3. Setelah kamu selesai membuat tusukan awal, kamu selanjutnya dapat menyatukan tusukan awal kamu menjadi bentuk lingkaran, namun hal tersebut tentunya memiliki beberapa tips agar menghasilkan hasil yang rapi. Jangan sampai membuat lingkaran memuntir karena hal tersebut akan menyulitkan kamu untuk memperbaiki lingkaran yang memuntir itu dan akan meru bah topi menjadi tidak rapi.
  4. Teruslah untuk merajut seperti biasa untuk membuat bagian-bagian dari topi. Sesekali kamu dapat memakaikan topi rajutan mu pada bayi mu, untuk menentukan ukuran topi rajutan yang ingin kamu buat, sehingga nantinya topi menjadi cocok dipakai untuk bayi mu.
  5. Usahakan merajut topi lebih banyak dari ukuran seharusnya, karena pada umumnya, topi rajutan yang terbuat dengan melingkar akan mengalami pelipatan pada bagian bahwa topi sehingga topi memiliki ukuran yang pendek dan tidak bagus atau tidak sesuai.
  6. Apabila kamu merasa rajutan mu sudah hampir usai, kamu harus mengurangi jumlah rajutan secara bertahap. Cara tersebut lebih mudahnya akan di uraikan sebagai berikut, pertama, pada setiap 8 rajutan, kamu bisa menaruh penanda. Kedua, saat rajutannya mencapai atau sampai pada dua rajutan pada bagian sebelum penkamu, kamu dapat memgurangi pengurangan rajutan.
  7. Selanjutnya kamu dapat menggunakan cara tersebut untuk terus mengurangi rajutan
  8. Hal tersebut bertujuan agar topi yang kamu buat bisa sesuai. Semakin lama atau semakin ke atas bagian topi akan mengecil.
  9. Memotong benang. Dalam pemotongan benang memiliki teknik atau cara tersendiri. Saat rajutan kamu mempunyai sisa empat rajutan maka kamu akan siap menyelesaikannya. Kamu bisa menggunting benang dengan ukuran lebih panjang dari benang yang kira-kira kamu butuhkan untuk melengkapi rajutan mu. Bisa sekitar, 38 hingga 50 cm panjangnya.
  10. Kamu bisa melepaskan jarum-jarum rajut yang masih menempel pada topi rajutan mu dengan cara, pertama, kamu bisa mengambil jarum dengan melewati sisa empat rajutan sebelumnya dengan satu per satu.
  11. Apabila kamu telah selesai menarik benang dengan cara di atas, selanjutnya kamu bisa menyembunyikan sisa-sisa benang pada bagian bawah topi. Caranya yitu, pertama, potonglah benang sehingga memiliki sisa beberapa cm saja. Kamu bisa menganyamkan sisa benang tadi menggunakan jarum dengan melewati rajutan-rajutan topi. Hal tersebut untuk memperkuan rajuatn dan menyembunyikan sisa.
  12. Atau dapat menggunakan car berikut yaitu, menyembunyikan sisa benang dengan cara menganyamnya melewati rajutan-rajutan pada topi.
  13. Selesai.

Itulah cara mudah yang bisa kamu gunakan untuk merajut topi bayi kamu. Pada langkah-langkah tersebut juga telah diberi penjelasan mengenai cara menganyam topi agar nampak kuat dan indah. Selain topi memiliki nilai guna yang tinggi, topi juga memilki nilai seni yang tinggi.

BACA JUGA! INILAH MANFAAT MENGGUNAKAN BOK BAYI

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."

BAGIKAN:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

ARTIKEL LAINNYA