Mau Belajar Microsoft Office?

Jelajahi tutorial office terkini

Cara Menulis Footnote dari Jurnal dan Pengertiannya

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
cara menulis footnote dari jurnal
Daftar Topik

Cara menulis footnote dari jurnal. Kalau kamu pernah menulis karya ilmiah kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan footnote atau catatan kaki. Footnote atau catatan kaki merupakan salah satu bagian dari karya ilmiah yang sangat penting. Catatan kaki dapat menunjukkan bahwa kita tidak melakukan plagiarisme dalam penulisan karya ilmiah. Selama penulisan karya ilmiah yang baik, kita harus mengutip suatu tulisan (teori atau definisi) dari jurnal. Sebagai bukti dan bentuk apresiasi untuk penulis jurnal, maka kita perlu mencantumkan catatan kaki yang mengandung identitas jurnal tersebut. Kamu juga pasti pernah merasa bingung bagaimana menulis catatan kaki. Catatan kaki yang baik disusun dari beberapa bagian jurnal, seperti judul, nama pengarang, tahun penulisan, dan lain-lain serta susunan tersebut cukup panjang dan rumit. Oleh karena itu kita sering kali bertanya-tanya, bagaimana cara menulis catatan kaki yang baik dan benar. Nah, daripada kamu bingung yuk simak info di bawah ini. Ada tips mudah menulis footnote yang baik dan benar.

Pengertian Footnote atau Catatan Kaki

cara menulis footnote dari jurnal

Kalau kamu pernah melihat catatan kecil di bagian bawah suatu halaman, catatan itulah yang disebut sebagai catatan kaki atau footnote. Disebut catatan kaki karena catatan tersebut terletak di paling bawah suatu halaman. Catatan kaki dapat berisi informasi jurnal yang dikutip, seperti judul, nama pengarang, tahun penulisan, dan lain-lain. Kamu juga dapat menulis catatan di footnote jika kamu memiliki suatu pendapat atau informasi yang sedikit di luar konteks. Selain catatan kaki yang ditulis di bagian bawah suatu halaman, ada juga catatan kaki yang berisi keterangan tambahan dan ditulis di paling akhir suatu karya ilmiah. Hal tersebut dilakukan agar tidak mengganggu konsentrasi pembaca ketika membaca karya ilmiah.

Catatan kaki yang baik dan benar diwakili oleh angka dari 1 hingga seterusnya, kemudian catatan kaki yang mengandung identitas jurnal disusun dari nama penulis, judul artikel, nama jurnal beserta volumenya, dan nomor halaman jurnal yang dikutip. Penyusunan catatan kaki berbeda dengan penyusunan kutipan biasa dan daftar isi. Berikut adalah perbedaan dari catatan kaki, kutipan, dan daftar pustaka.

Perbedaan Footnote atau Catatan Kaki dengan Kutipan Biasa dan Daftar Pustaka

cara menulis footnote dari jurnal - Contoh Kutipan

Dalam penulisan karya ilmiah, ada juga bagian yang disebut sebagai kutipan. Berbeda dengan catatan kaki, kutipan biasa terletak di isi tulisan. Ketika kamu menulis suatu pernyataan yang dikutip dari jurnal, kamu dapat mencantumkan identitas jurnal setelah kutipan tersebut. Kamu dapat melihat contoh kutipan dari jurnal di bawah ini. 

Identitas jurnal dalam suatu kutipan hanya disusun dari tahun terbit jurnal dan nama penulis. Jika kamu menulis dengan kutipan seperti di atas kamu tidak perlu menulis catatan kaki lagi. Selain itu kamu juga harus konsisten dalam penulisan karya ilmiah. Jika dari awal penulisan kamu menulis dengan kutipan, maka hingga akhir penulisan karya ilmiah kamu hanya perlu memakai kutipan saja. Jika kamu memakai catatan kaki, maka hingga akhir penulisan karya ilmiah kamu hanya perlu memakai catatan kaki. 

Contoh Daftar Pustaka

Daftar pustaka juga berbeda dari catatan kaki. Daftar pustaka memuat identitas jurnal dan selalu terletak di akhir karya ilmiah. Sebelum menambahkan identitas jurnal di dalam daftar pustaka, kamu harus mencantumkan identitas jurnal yang telah disebutkan dalam kutipan atau catatan kaki terlebih dahulu. Jika kamu belum menyebutkan sumber jurnal dalam kutipan atau catatan kaki, maka sumber jurnal tersebut tidak dapat ditambahkan dalam daftar pustaka. Selain itu daftar pustaka memuat identitas jurnal, seperti nama pengarang, tahun penerbitan jurnal, judul artikel, nama jurnal, volume jurnal dan halaman artikel. Pada bagian daftar pustaka, kamu tidak perlu mencantumkan nomor catatan kaki. Di bawah ini adalah contoh daftar pustaka.

Langkah-langkah Menulis Footnote atau Catatan Kaki

1. Mengetahui fitur pembuat footnote atau catatan kaki dalam aplikasi Microsoft Word

Fitur Footnote Di Word

Jika kamu pengguna Microsoft Office, fitur menambahkan footnote dalam Microsoft Word merupakan fitur yang wajib kamu ketahui. Sayangnya banyak yang belum mengetahui fitur ini dan malah menggunakan Footer. Cara manual tersebut justru lebih ribet lagi. Jika ingin menulis footnote dengan cara yang mudah, kamu hanya perlu arahkan kursor pada kutipan yang telah kamu tulis, kemudian klik ‘Referensi’. Dalam toolbar tersebut, kamu akan menemukan pilihan ‘Sisipkan Catatan Kaki’, maka nomor catatan kaki dan ruang untuk catatan kaki di bagian bawah halaman akan otomatis muncul. Sekarang, kamu siap menulis identitas jurnal yang telah kamu kutip.

2. Menulis identitas jurnal dalam catatan kaki dengan urutan yang baik dan benar

Contoh Footnote

Setelah mengetahui fitur membuat footnote di Microsoft Word, sekarang waktunya menulis identitas jurnal yang telah kamu kutip. Tulislah identitas jurnal setelah nomor catatan kaki yang terletak di bawah halaman. Pastikan nomor tersebut sama dengan nomor setelah kalimat yang kamu kutip. Kemudian tulis identitas jurnal dengan susunan di bawah ini:

Nomor footnoteNama Pengarang, “Judul Artikel“, Nama Jurnal, Volume Jurnal, Bulan dan Tahun Terbit, Halaman Artikel.

Di bawah ini adalah contoh penulisan footnote dari jurnal yang baik dan benar.

Perlu diperhatikan juga bahwa kamu tidak perlu menekan spasi setelah nomor footnote dan jangan lupa tulis judul artikel dengan gaya Italic, ya!

 

Nah, bagaimana tips mudah cara menulis footnote dari jurnal ini? Dijamin bikin kamu mind-blowing! Kamu nggak perlu lagi susah-susah membuat footnote. Selain itu dengan footnote yang baik dan benar, karya tulis, skripsi, maupun tugas akhir kamu bakal aman dari koreksi pembimbing. Menarik untuk dicoba, kan? Yuk segera buat dan ucapkan selamat tinggal pada footnote yang ribet!

Baca juga:

Daftar Macam Macam Warna Hijau Beserta Namanya

ARTIKEL LAINNYA