Cara Mengutip dari Jurnal yang Benar

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Daftar Topik

Apakah Anda sudah paham tentang bagaimana cara mengutip dari jurnal yang benar? Sebuah karya tulis seperti misalnya skripsi maupun juga tesis harus selalu didukung oleh data-data yang valid, relevan, dan telah teruji kebenarannya. Hal ini bertujuan agar karya ilmiah yang dibuat semakin bagus dan juga lebih kuat.

Data-data tersebut bisa diperoleh dari berbagai macam sumber, seperti dari penelitian orang lain, fakta, maupun juga teori-teori yang dikemukakan atau dibuat oleh para ahli. Maka dari itu, agar memudahkan Anda untuk memperkuat tesis atau skripsi yang sedang dikerjakan, maka pada kesempatan kali ini kami akan memberikan penjelasan mengenai bagaimana cara mengutip dari jurnal yang benar.

Cara Mengutip dari Jurnal

Memang tak bisa dipungkiri bahwasanya kutipan, penegasan dan juga rujukan akan dibutuhkan dalam penulisan karya tulis ilmiah. Semua itu harus dilakukan oleh sang penulis untuk bisa mendapatkan tulisan yang kredibel. Tentunya karya ilmiah tersebut harus teruji kevalidannya sebagai salah satu syarat sebagai karya tulis ilmiah yang kredibel.

Selain itu, kutipan yang diambil dari berbagai sumber seperti jurnal ini bertujuan agar peneliti membuat karya tulis ilmiah bersifat objektif serta dapat memperkaya materi dari penelitian yang dilakukan.

Di samping itu, dengan cara mengutip dari jurnal atau dari berbagai sumber yang lainnya untuk bisa mengantarkan peneliti dari plagiarisme. Bahkan dengan melalui kutipan dari jurnal atau sumber lainnya, maka akan membuat para pembaca menilai seberapa kredibel si peneliti dalam membuat karya ilmiahnya.

Pada dasarnya untuk membuat kutipan dari jurnal ada dua pembagian yang penting yaitu mengutip langsung dan mengutip tidak langsung.

1. Cara Mengutip dari Jurnal Secara Tidak Langsung


Kutipan tidak langsung merupakan sebuah kutipan yang dilakukan dengan tanpa mengurangi atau pun menambahkan kata dalam kutipan tersebut. Jadi, kutipan tidak langsung adalah murni tanpa ada perubahan sedikit pun. Berikut ini cara mengutip tidak langsung dari jurnal.

  • Redaksi yang dibuat peneliti harus parafrasa atau dibuat sendiri oleh penulis
  • Sumber yang dicantumkan harus jelas seperti nama penulis, halaman jurnal serta tahun

2. Cara Mengutip dari Jurnal Secara Langsung


Kutipan langsung merupakan pengambilan ide yang terdapat pada sumber lain lalu ditulis dengan menggunakan bahasa dan kalimat yang dibuat sendiri. Sedangkan cara untuk melakukan kutipan langsung yaitu:

  • Kutipan yang dikutip harus apa adanya
  • Kutipan yang dikutip harus diintegrasikan atau dihubungkan ke dalam teks paparan dari penulis
  • Jarak yang harus digunakan oleh peneliti adalah sebanyak 2 spasi
  • Jangan lupa untuk menambahkan tanda kutip (” …. “)
  • Jangan lupa untuk menyertakan sumber kutipan dari awal hingga akhir, seperti nama penulis, tahun terbit, dan juga halaman sumber
  • Jika misalnya kutipan tersebut merupakan bahasa asing atau bahasa daerah, maka peneliti harus menulisnya dengan menggunakan italic atau kursif atau ditulis miring
  • Jika misalnya ada satu atau beberapa bagian dari kalimat yang dihilangkan pada bagian awal maupun juga tengah, maka yang harus dilakukan oleh peneliti adalah dengan menggantinya dengan menggunakan titik sebanyak tiga buah. Namun apabila kutipan pada bagian akhirnya ingin dihilangkan, maka peneliti harus menggantinya dengan empat titik
  • Jika seandainya terdapat penambahan komentar, maka komentar tersebut harus penulis tuliskan di dalam tanda kurungnya

3. Cara Mengutip yang Diakui Dunia Internasional


Tahukah Anda bahwa mengutip juga ada yang harus diakui oleh dunia internasional. Pengakuan tersebut harus berdasarkan pada APA Style atau singkatan dari American Psychological Association. Nah, dalam artikel kali ini kami akan memberikan cara dalam mengutip yang diakui dunia internasional.

Perlu Anda ketahui bahwa membuat kutipan dengan berdasarkan oleh APA Style harus dilandaskan pada aturan serta yang sering dipakai pada karya ilmiah pada umumnya. Gaya tersebut sering dipakai dalam beberapa hal seperti dalam teks ataupun juga digunakan pada daftar referensi. Berikut ini adalah langkah-langkah dalam menulis kutipan yang berdasarkan APA Style:

  • Harus mencantumkan nama penulis di dalam tanda kurung

dalam mengutip menggunakan cara ini agar diakui oleh dunia internasional harus mencantumkan nama penulis ke dalam tanda kurung. Contohnya yaitu Fotosintesis merupakan sebuah proses kimiawi yang terjadi pada tanaman di bagian daun untuk dapat menghasilkan makanan (Naufal, 2013, p. 17)

  • Nama penulis dimasukkan dalam suatu pembahasan

Selain dicantumkan ke dalam tanda kurung, nama penulis juga harus dimasukkan dalam suatu pembahasan terkait dengan permasalahan atau isu yang sedang diangkat. Contoh yang termasuk dalam kategori ini yaitu Naufal (2013), Fotosintesis merupakan proses kimiawi yang terdapat pada daun agar menghasilkan makanan (p. 17).

  • Mengutip dua penulis berbeda

contoh untuk mengutip dengan menggunakan dua penulis yang berbeda yaitu fakta telah membuktikan bahwasanya penghasilan yang didapatkan oleh pria yang sudah menikah lebih tinggi dibandingkan dengan pria yang belum menikah (Chun & Lee, 2001).

Nah, itu tadi cara mengutip dari jurnal yang benar dari kami yang bisa Anda jadikan sebagai referensi. Ternyata mengutip dari jurnal itu harus menggunakan aturan dengan sedemikian rupa agar karya ilmiah yang Anda buat lebih kredibel.

BACA JUGA!

Cara Membuat Daftar Tabel Otomatis di Microsoft Word Dengan Mudah

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."

BAGIKAN:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

ARTIKEL LAINNYA