Cara Menghitung Penghasilan Tidak Kena Pajak

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
11020 Pph 21
Daftar Topik

Tahukah Anda apa itu penghasilan tidak kena pajak? Mungkin kebanyakan orang sudah memahami penghasilan tidak kena pajak itu seperti apa. Nah, bagi yang belum memahami tidak perlu khawatir. Penghasilan tidak kena pajak yaitu pendapatan yang dibebaskan dari pajak penghasilan dan dianggap sebagai keluaran untuk memenuhi kebutuhan dasar wajib pajak yang berlaku selama setahun. Sehingga hal tersebut tidak termasuk ke dalam perhitungan pajak penghasilan. Nah, apakah Anda ingin mengetahui bagaimana cara menghitungnya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Penjelasan Penghasilan Tidak Kena Pajak


11020 FeePenghasilan tidak kena pajak atau ptkp merupakan penghasilan tidak pernah pajak yang memberikan kebebasan untuk tidak membayar pajak kepada seorang wajib pajak. Adanya ptkp ini dilakukan agar bisa mengurangi beban ekonomi  pekerja yang berpenghasilan di bawah ketentuan. Hal ini juga sudah ditetapkan secara resmi oleh pemerintah.

Diberlakukannya sistem ini memang bisa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan penghasilan pajak bisa berkurang. Berlakunya keputusan tersebut bukan tanpa ada pertimbangan sebelumnya. Pertimbangannya yang digunakan agar mengurangi beban ekonomi seorang pegawai yang memiliki penghasilan di bawah ketentuan. Bahkan hingga saat ini penghasilan tak kena pajak semakin meningkat, dikarenakan  kemampuan belanja masyarakat di Indonesia.

Cara Mudah Hitung PPh 21 Karyawan


11020 Pph 21Seperti yang telah kita ketahui faktor pengurang terbesar dalam menghitung penghasilan kena pajak yaitu penghasilan tidak kena pajak.  PPh 21 pada seorang karyawan di sebuah perusahaan mendapatkan potongan yang dihitung dari pendapatan neto setahun, setelahnya baru dikurangi dengan penghasilan tidak kena pajak dan dikali lima persen.

Setiap tahunnya besaran penghasilan tidak kena pajak selalu berbeda, hal ini dikarenakan menyesuaikan PTKP dengan kondisi perekonomian nasional. Adapun berikut ini penjelasan lengkapnya mengenai perubahan PTKP:

PTKP 2012                   2013-2014     2015.                   2016-2018

TK/0 Rp 15.840.000    Rp  24.300.000 Rp 36.000.000         Rp 54.000.000

K/0   Rp 17.160.000   Rp 26.325.000   Rp 39.000.000         Rp 58.500.000

K/1   Rp 18.480.000    Rp 28.350.000  Rp 42.000.000          Rp 63.000.000

K/2   Rp 19.800.000    Rp 30.375.000  Rp 45.000.000          Rp 67.500.000

K/3   Rp 21.120.000.   Rp 32.400.000  Rp 48.000.000          Rp 72.000.000

Peraturan Menteri Keuangan menetapkan PTKP tetap berlaku sebelum keluar peraturan baru.

Cara Menghitung PTKP


11020 PajakAda beberapa faktor penentu penghasilan tidak kena pajak, salah satunya yaitu berdasarkan status perkawinan serta jumlah tanggungan wajib pajak pemegang NPWP atau nomor pokok wajib pajak. Adapun sebagaimana berikut ini kelengkapan kategorinya:

Jumlah Anak/Tanggungan       Lajang Kawin        PTKP Digabung (Suami-Istri)

0         TK/0                                        K/0                       K/I/0

1         TK/1                                        K/1                       K/I/1

2         TK/2                                        K/2                       K/I/2

3         TK/3                                        K/3                       K/I/3

Satu keluarga dianggap sebagai satu kesatuan ekonomi dengan NPWP, hal ini ditekankan oleh Dirjen Pajak. Namun, setidaknya 3 orang anak atau lebih yang menjadi maksimal tanggungan yang dihitung dalam penghasilan tidak wajib pajak. Bahkan jika suami dan istri sama-sama bekerja, maka tanggungan tetap menjadi beban suami sebagai kepala keluarga.

Keterangan tambahan mengenai cara menghitung perhatikan tidak kena pajak yaitu wajib pajak lajang yaitu Rp 54.000.000 dan jika sudah kawin ditambah nominal Rp 4.500.000. Nah, jika memiliki 1 anak maka ditambah dengan nominal Rp 4.500.000 dan seterusnya.

Contoh mudah menghitungnya:

Rizki adalah seorang pekerja yang belum menikah. Sehingga perhatikan tidak wajib pajak yang berlaku padanya yaitu PTKP TK/0 = Rp 54.000.000.

Nah, setelah Rizki menikah, maka statusnya berubah menjadi K/0 atau Rp 54.000.000 + Rp 4.500.000 = Rp 58.500.000

Setelah setahun akhirnya Rizki mempunyai 1 anak, sehingga ptkp yang berlaku yaitu K/1 atau Rp 54.000.000 + Rp 4.500.000 + Rp 4.500.000 = Rp 63.000.000

Hingga akhirnya istrinya bekerja dan ptkp yang berlaku yaitu K/I/1 atau K/1 + TK/0 atau RP 63.000.000 + Rp 54.000.000 = Rp 117.000.000

Cara Menghitung PPh 21 untuk Penghasilan di Bawah PTKP


11020 Pajak Pph 21Pendapatan seorang karyawan tidak dipotong dengan pajak penghasilan, jika gaji karyawan tersebut dalam setahun lebih kecil atau sama dengan penghasilan tidak pernah pajak.adapun sebagaimana berikut ini contoh menghitung pajak penghasilan di bawah PTKP:

Misalnya ada seorang karyawan yang sudah menikah  bernama Rizki, ia mendapatkan gaji setiap bulannya sebesar Rp 4.500.000. Sehingga Rizki mendapatkan gaji dalam 1 tahunnya Rp 54.000.000, sehingga penghasilan tersebut dibawah penghasilan tak kena pajak sebesar Rp 58.500.000, dengan begitu gaji Rizki tidak dipotong pajak penghasilan. Hal ini berbeda lagi jika seorang karyawan memiliki penghasilan di atas PTKP, sehingga perusahaan wajib memotong pajak penghasilan.

Setelah membaca ulasan ini kita lebih paham mengenai cara menghitung pajak bukan? Setelah mengetahui ulasan ini, semoga kita lebih tertib untuk membayar pajak yang sudah menjadi kewajiban.

BACA JUGA!

Apa itu E-filing Pajak? Ini Dia Penjelasannya!

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA