Cara Menghindari Penipuan Mandiri E-Cash Yang Sedang Marak Terjadi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
com.ptdam_.emoney-825x500[1]
Daftar Topik

Dalam dunia perbankan, penggunaan uang elektronik tentulah bukan hal yang asing lagi. Karena, selama beberapa tahun ini sudah banyak bank yang telah menggalakan penggunaan salah satu fitur ini dalam layanan mereka. Akan tetapi, hal ini masih saja dirasa kurang maksimal karena jumlah penggunanya masih sangat rendah. Bahkan sebagian besar masyarakat mengaku bahwa mereka belum mengenal salah satu fitur perbankan ini, sehingga muncullah sejumlah oknum yang tidak bertanggungjawab dan justru memanfaatkannya untuk melakukan berbagai tindakan kejahatan.

Hal ini tentu saja harus dijadikan suatu evaluasi, mengingat rawannya tingkat kejahatan perbankan yang bisa saja terjadi melalui fitur canggih yang baru dimiliki oleh beberapa bank besar yang ada di Indonesia. E-Cash merupakan salah satu fitur perbankan yang berbeda dengan fitur yang lainnya karena tidak perlu diaktifkan langsung di bank. Fitur ini bahkan bisa digunakan oleh seseorang yang tidak memiliki rekening bank sekalipun.

Mengenal E-Cash

E-Cash merupakan produk perbankan modern yang dikeluarkan oleh Bank Mandiri, di mana produk ini dapat diakses dengan mudah dengan menggunakan aplikasi yang dapat diunduh melalui handphone atau dengan menggunakan USSD. Penggunaannya yang berbasis handphone membuat produk ini juga akrab disebut dengan uang tunai di handphone, di mana penggunanya dapat melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus melakukan pembukaan rekening Bank Mandiri ke cabang terdekat.

Hal ini tentu sangat menarik dan begitu sederhana, di mana berbagai kegiatan transaksi keuangan dapat berlangsung dengan mudah dan cepat. Berbagai transaksi keuangan bisa dilakukan dengan mudah dengan menggunakan E-Cash, antara lain: membeli pulsa telepon atau token PLN, membayar belanjaan langsung di toko konvensional, belanja secara online, atau bahkan untuk transaksi penarikan tunai dan juga transfer (khusus bagi pengguna yang sudah melakukan registrasi pada cabang Bank Mandiri secara langsung).

Berbagai kemudahan di dalam penggunaan E-Cash tersebut di atas, tentu hanya bisa diakses jika pengguna telah menjadi pemegang fasilitas tersebut. Hal ini bisa dilakukan dengan cara mengunduh aplikasi Mandiri E-Cash di App Store dan juga Google Play, atau dengan cara mengakses *141*6# bagi pengguna basic phone lainnya.

Sedangkan untuk kebutuhan pengisian dana di dalam E-Cash, dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai cara, seperti: menggunakan layanan Mandiri ATM, menggunakan Mandiri SMS Banking, menggunakan Mandiri internet Banking, menggunakan Mandiri klikpay, melakukan transfer dari bank lain, atau melakukan pengisian saldo secara langsung pada toko atau supermarket yang bekerjasama dengan Bank Mandiri.

Modus Penipuan E-Cash

Jumlah pengguna yang terbilang masih cukup rendah, menjadi salah satu hal yang mengakibatkan rendahnya tingkat pemahaman masyarakat luas akan produk perbankan yang satu ini. Hal ini justru menjadi sebuah peluang yang cukup menjanjikan bagi para pelaku kejahatan, di mana mereka dapat memanfaatkan kondisi ketidaktahuan masyarakat tersebut untuk melakukan berbagai modus kejahatan dengan menggunakan E-Cash.

Setidaknya terdapat beberapa modus kejahatan yang paling sering terjadi dan dialami oleh masyarakat, berikut ini adalah beberapa contohnya:

Menang Undian

Ini menjadi modus andalan bagi para pelaku kejahatan, bahkan hingga saat ini masih sering terjadi di tengah-tengah masyarakat luas. Biasanya pelaku akan menelepon korbannya dan mengabarkan jika yang bersangkutan baru saja memenangkan undian, baik itu berupa pulsa ataupun sejumlah uang tunai yang biasanya jumlahnya terbilang cukup besar. Dalam modus ini pelaku umumnya akan mengatasnamakan dirinya sebagai perwakilan dari sebuah bank atau bahkan operator seluler.

Selanjutnya pelaku akan meminta korban untuk melakukan pengecekan saldo rekening korban dan melihat secara langsung sejumlah dana yang baru saja ditambahkan ke rekening tersebut. Hal ini bahkan akan lebih meyakinkan korban lagi, dengan munculnya sebuah Pop-Up atas pengisian pulsa yang baru saja diterima handphone si korban.

Dalam hal ini ini, biasanya pelaku akan sedikit memaksa agar korban segera ke mesin ATM dan melakukan pengecekan secara langsung di sana, tentunya dengan tidak menutup percakapan di telepon tersebut, agar korban tidak memiliki kesempatan untuk melakukan pengecekan pulsa yang tentu saja tidak pernah bertambah tersebut, termasuk mengantisipasi jika korban melakukan pengecekan ke layanan bank atau operator seluler yang mengatasnamakan oleh pelaku kepada korban.

Jika dituruti, maka biasanya pelaku akan menggiring korban ke mesin ATM dan akan menanyakan jumlah saldo korban yang terdapat di dalam rekening tersebut, hal ini untuk mempermudah pelaku dalam menentukan jumlah uang yang akan dikuras dari rekening korbannya. Dengan lihai pelaku akan memandu korban dengan urutan seperti di bawah ini:

  • Masuk ke menu utama
  • Dilanjutkan dengan menu “Transaksi lainnya”
  • Lalu “Pilih uang elektronik”
  • Kemudian dilanjutkan dengan “Mandiri E-Cash”
  • Lalu klik “Isi ulang”

Setelah beberapa langkah di atas, korban akan dipandu untuk mengetikkan sederet nomor PIN hadiah, yang tentu saja itu adalah nomor telepon yang akan digunakan untuk menampung sejumlah uang yang ditransfer tersebut (Cth. 081223xxxxxx).

Lalu dilanjutkan dengan sederet angka yang jumlahnya berada di bawah jumlah saldo korban, ini adalah sejumlah dana yang akan dipindahkan (Contoh: 2200100). Jika saldo mencukupi, maka secara langsung sejumlah uang tersebut akan langsung hilang dan berpindah ke tangan pelaku, sedangkan korban hanya bisa gigit jari saja setelah semua kejadian tersebut.

Hindari Penipuan E-Cash dengan Cerdas

Maraknya penipuan yang terjadi melalui layanan E-Cash tentu akan membuat sebagian orang merasa khawatir, sebab tindakan ini bisa saja menimbulkan sejumlah kerugian yang cukup besar bagi para korbannya. Lakukan beberapa cara di bawah ini untuk menghindari hal tersebut:

Melek Teknologi dan Informasi

Hal yang paling aman dan tepat untuk mengantisipasi berbagai modus kejahatan perbankan tentu saja dengan mengetahui berbagai perkembangan dan juga fitur yang terdapat di dalam layanan perbankan tersebut, terutama untuk yang terbaru dan paling canggih. Ada banyak isu yang perlu diketahui terkait dengan hal tersebut melalui layanan internet, sehingga berbagai modus kejahatan yang mungkin terjadi bisa dihindari dengan tepat.

Jangan Mudah Tergoda

Pelaku kejahatan akan mengiming-imingi korbannya dengan sejumlah uang dan juga hadiah yang cukup besar, dan hal inilah yang menjadi salah satu penyebab tingginya tingkat kejahatan di bidang perbankan. Hindari dan jangan mudah tergoda dengan berbagai hadiah tersebut, terutama jika ternyata pelaku berupaya dengan keras untuk mempengaruhi dan melakukan tindakan penipuan tersebut.

Demikian pembahasan mengenai modus penipuan dan cara menghindari penipuan E-Cash. Semoga bermanfaat. (elevenia)

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP