Cara Mengaktifkan Virtualization Technology Tanpa Bios

0

BIOS (Basic Input Output System) merupakan sebuah software khusus buatan pabrikan dari komputer, yang nantinya akan di lod suatu komputer atau laptop sebelum melakukan boot pada sistem operasi.

Unified extensible firmware interface atau yang biasa disebut dengan UEFI firmware memiliki fungsi yang sama dengan BIOS namun memiliki cara pengaksesan yang berbeda dari BIOS.

Apabila BIOS ini muncul pada suatu PC dengan sebelum adanya windows 8, maka UEFI Firmware, dibuat atau muncul setelah adanya windows 8. Jadi, UEFI Firmware merupakan software yang masih terbilang baru untuk melakukan pengaktifan Virtualization Technology.

Sedangkan UEFI firmware sendiri memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan BIOS:

  1. Kemampuan UEFI yang terbilang lebih handal dalam komunikasi hardware dengan firmware
  2. UEFI sudah termasuk firmware programmable dimana hardware sudah mampu melakukan penambahan driver hardware secara langsung ke UEFI.
  3. Memiliki tampilan visual yang friendly sehingga memiliki kemudahan dalam pengoperasian.
  4. UEFI memiliki sistem security yang lebih kuat apabila dibandingkan oleh sistem security yang dimiliki oleh BIOS.
  5. UEFI memiliki dukungan kapasitas hardisk besar, kapasitas harddisk bisa mencapai lebih dari 2.2TB.
  6. UEFI memiliki kemampuan yang bisa menjalankan komputer sangat cepat dari keadaan komputer mati atau komputer melakukan hibernate.
  7. UEFI ini didukung untuk perangkat 64bit.

Karena UEFI ini tergolong baru. Maka sampai saat ini, UEFI masih dalam perkembangan dan terus berkembangan agar memberikan pelayanan yang terbaik.

Sedangkan virtualization technology atau yang biasa disebut dengan VT, merupakan sebuah teknologi dimana pada setiap prosesor mempunyai lebih dari satu prosesor dan tiap-tiap prosesor bisa menjalankan sistem operasi mereka yang berbeda disertai dengan program-program mereka meskipun secara bersamaan.

Misalnya, kamu bisa menjalankan Linux dan windows secara bersamaan. Masing-masing dari sistem operasi berjalan pada suatu virtual CPU atau virtual machine. Pengaktifan dari VT dapat membuat kinerja sistem operasi kamu lebih baik atau memiliki performa yang baik.

Setelah mengetahui fungsi dari VT, kamu pasti ingin mengaktifkannya pada komputer kamu. Pengaktifan VT, tidak sesulit yang kamu pikirkan asalkan kamu mengikuti langkah-langkah pengaktifan berikut ini, berikut merupakan cara mengaktifkan Virtualization Technology dengan menggunakan UEFI Firmware. Untuk lebih paham lagi, UEFI memiliki fungsi yang sama dengan BIOS.

Pengaktifan Virtualization Technology (VT)


Apabila kamu menerima pemberitahuan, bahwa virtualization technology telah dinonaktifkan, kamu tidak perlu bingung, kamu bisa memulai melakukan pengaktifan virtualization technology dengan cara melakukan pengaksesan pada UEFI firmware. Mengapa harus menggunakan UEFI, karena UEFI memiliki banyak kelebihan yang sudah disebutkan diatas.

Kamu bisa menggunakan UEFI, apabila komputer kamu sudah memiliki windows bawaan windows 8, windows 10, karena UEFI ini hanya tersedia pada windows sesudah windows 8. Sehingga, apabila kamu masih menggunakan windows di bawah windows 8, maka kamu tidak akan bisa menggunakan akses UEFI firmware pada komputer kamu. Kamu masih menggunakan BIOS.

Pertama, apabila komputer kamu berbasis UEFI, kamu tidak akan bisa tiba-tiba melakukan penekanan sebuah tombol saat komputer kamu melakukan booting. Tetapi, kamu harus mengikuti panduan ini, saat ingin melakukan akses dari pengaturan UEFI Firmware.

Kedua, cara mengaksesnya adalah dengan menekan tombol shift, pada saat kamu menekan pilihan restart pada windows kamu bertujuan agar kamu bisa reboot secara langsung menuju menu file. Kemudian kamu bisa memilih menu “UEFI Firmware setting”. Setelah kamu memasuki setting dari UEFI, kamu bisa mencari sebuah VT-X dengan pilihan intel.

Ketiga, pada umumnya kamu akan menemukan beberapa pilihan di bawah submenu dari prosesor. Menu-menu tersebut adalah, Northbridge, chipset, advanced CPU configuration, advanced chipset control. Kemudian kamu harus mencari opsi yaitu Intel virtualization technology, virtualization extension, atau sejenisnya yang serupa.

Keempat, apabila software yang ingin kamu aktifkan sudah ketemu, selanjutnya adalah mengaktifkan software yang kamu pilih kemudian klik save dan exit atau fitur lainnya yang berfungsi untuk menyimpan pengubahan pengaturan dan me-reboot komputer kamu.

Kelima, kamu hanya tunggu menunggu reboot komputer kamu selesai, maka virtualization technology sudah menjadi aktif kembali di komputer kamu.

Mengaktifkan virtualization technology melalui UEFI firmware tergolong sangatlah mudah. Jadi, kamu tidak perlu repot mengunjungi teknisi komputer, karena kamu bisa melakukannya sendiri di rumah. Namun, apabila kamu merasa ragu dalam melakukannya atau kamu merasa takut terjadi kesalahan, kamu bisa mengunjungi teknisi komputer dan meminta mereka untuk melakukan pengaktifan virtualization technology pada komputer kamu.

Itulah sedikit ulasan mengenai sistem UEFI firmware yang meliputi kelebihan dari UEFI firmware dan juga cara-cara atau langkah-langkah dalam melakukan pengaktifan virtualization technology menggunakan UEFI firmware. Jadi, kamu tidak perlu menggunakan BIOS dalam melakukan pengaktifan VT.

BACA JUGA! Cara Mengecilkan Layar Komputer dengan Keyboard

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here