Cara Menanam Lavender di Pot

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
1012-lavender3
Daftar Topik

Tahukah kamu, menanam bunga lavender di pekarangan rumah memiliki banyak manfaat loh! Selain karena cantik alami warna ungu kebiruan yang ditampilkan, lavender memiliki aroma yang sedap. Bunga lavender masuk ke dalam family Lamiaceace yang banyak dijumpai di dataran tinggi.

Tanaman Epidemik Dataran Tinggi


Yang menjadi ciri khas dari jenis bunga yang satu ini adalah aroma khas yang tidak disukai oleh nyamuk. Maka dari itu, lavender banyak digunakan sebagai bahan campuran obat nyamuk. Kandungan linalooldan linalyl yang ada di dalam bungamemiliki manfaat baikguna penyembuhan luka, merawat kulit, dan bisa sebagai penenang.

Tanaman lavender sendiri termasuk ke dalam jenis rumput rumputan dengan lebih dari 25 spesies. Ciri-ciri khasnya, daun lavender bentuknya menyirip dan ditutupi oleh bulu-bulu halus. Bentuk tanamannya hampir menyerupai alang-alang namun memiliki bunga berwana ungu kebiruan. Beberapa spesies nyatanya memiliki warna lain seperti biru, kuning dan ungu kehitaman.

Manfaat Tanaman Lavender


Penelitian membuktikan, bahwasanya lavender juga dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Adapun manfaatnya sebagaimana berikut:

  1. Menenangkan dan mengatasi sulit ridur
  2. Aromanya dapat menjadi moodbuster
  3. Mengobati masalah pencernaan, sakit perut dan lainnya
  4. Merelaksasi otot
  5. Mengatasi kerontontokan dan kebotakan
  6. Sebagai antibakteri
  7. Mencegah gangguan nyamuk

Cara Menanam Lavender


Memiliki banyak manfaat serta tampilannya yang cantik juga aromanya yang khas, banyak orang ingin membudidayakan atau sekedar menanamnya di pekarangan rumah. Adapun bagi kamu yang ingin menanamnya di pekarangan dengan menggunakan alat dan bahan sederhana, berikut pemaparannya:

Memilih bibit bunga lavender unggulan

Lavender memiliki 25 hingga 30 jenis spesies yang tersebar di berbagai negara. Nah, sebelum mencoba menanam tentu kamu diharuskan memilih jenis bunga lavender mana yang kamu inginkan.

Penting untuk kamu tahu mengenai kelemahan maupun kelebihan dari masing-masing jenis bunga lavender sebelum menentukan pilihan. Utamanya kamu juga harus tahu jenis bunga lavender apa yang kiranya cocok tumbuh di lingkungan mu, khususnya dengan media pot.Berikut cara menentukan bibit lavender yang berkualitas atau tidak:

  1. Belilah langsung di toko tanaman atau bibit resmi atau percaya untuk mendapatkan bibit yang baik.
  2. Seleksi dan pilih bibit lavender terbaik.
  3. Pilihlah bibit lavender yang nampak bersih dan terbebas dari parasit maupun serangga seperti, semut, kutu dan lain sebagainya.
  4. Penting! Bibit ternyata memiliki masa kadaluarsa atau masa aktif yang terbatas. Pilihlah bibit lavender berkualitas yang memiliki tanggal kadaluarsa yang masih cukup jauh.

Menyediakan media tanam dan keperluan bercocok tanam

Selanjutnya, setelahmemilih dan menentukan pilihan bibit bunga lavender, selanjutnya adalah menyiapkan media tanam untuk bunga. Media tanam tentu menjadi hal penting untuk berhasil tidaknya menanam. Salah sedikit dapat menyebabkan bibit tidak dapat tumbuh dengan baik. Berikut media tanam beserta alat yang dibutuhkan menanam lavender yang disarankan:

  1. Pot (polybag) yang telah dilubangi pada bagian bawahnya
  2. Styrofoam dengan ketebalan 5 cm dan berdiameter sesuai pot yang digunakan
  3. Tanah gambur, pupuk kompos atau sekap padi, pasir, batu kerikil, dan cetok.

Proses menumbuhkan cambah bibit Lavender

Setelah pemilihan medai tanam dan mempersiapkan bebbagai keperluan lainnya, cara berikutnya adalah proses penyemaian bibit. Proses ini merupakan tahapan paling penting dalam cara menanam bunga lavender di pot. Proses penyemaian berari proses penumbuhan bibit lavender menjadi cambah. Perhatikan petunjuk di bawah ini:

  1. Aplikasikan styrofoam pada pot sebagai lapisan paling bawah
  2. Campurkan tanah, pupuk atau sekam dan pasir (perbandingan 1:1:1), kemudian masukkan ke dalam pot atau polybag
  3. Buatlah lubang pada bagian tengah dengan cetok, kemudian masukkan bibit. Masing-masing pot hana satu bibit saja. Lalu timbun dengan tanah.
  4. Tepuk dan padatkan tanah
  5. Terakhir sira dengan air secukupnya
  6. Tips! Letakkan tempat penyemaian di area yang memungkinkan terkena intensitas cahaya matahari cukup.

Memindahkan kecambah bunga lavender

Setelah proses penyemaian atau menumbuhkan cambah dari bibit bunga lavender. Selanjutnya adalah proses pemindahan kecambah ke media tanam yang lebih luas. Umumnya, proses pemindahan kecambah ini dilakukan saat bunga berusia maksimal stu bulan dengan tinggi tanaman mencapai 15 cm.

Penyiraman tanaman

Setelah pemindaham ke media yang lebih luas dengan jarak antar bunga 30-45 cm, penyiraman adalah tindakan menanam berikutnya. Penyiraman harus dilakukan secara rutin dan berkala guna menjaga kelembaban media tanam.

Kendati demikian, proses penyiraman tidak boleh dilakukan secara berlebihan agar tanah tidak terlalu lembab atau basah. Sebab dapat mengakibatkan pembusukan pada batang bunga lavender. Seiring bertumbuhnya tanaman, lavender, tidal lagi membutuhkan air yang banyak. Jadi penyiraman dapat dilakukan sejarang mungkin.

Perawatan dan pemupukan

Terakhir, untuk merawat dan memelihara tanaman lavender di pot sebenarnya cukup sederhana. Yang terpenting adalah keuletan, kamu bisa memangkas cabang-cabang bunga lavender yang tidak rapi secara berkala. Selain untuk memperindah, pemangkasan membantu tunas baru untuk tumbuh. Adapun pemupukan, kamu bisa menggunakan pupuk kompos atau organik.

Itulah sedikit banyak pembahasan mengenai cara menanam lavender di pot juga sedikit tips perawatannya.

BACA JUGA! CARA MENANAM BUNGA MATAHARI DARI BIJI

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP