Inilah Cara Memotret yang Bagus dengan Kamera Canon

0
25920 Exposure Shutter ISO Kelas Fotografi
Source: Kelas Fotografi

Kini dunia fotografi marak menjadi perbincangan, banyak dari mereka berlomba-lomba menaikkan kualitas. Apalagi jika Anda menggunakan kamera seperti Canon DSLR, tentu saja hal ini perlu keahlian kan. Menjadi seorang fotografer harus memiliki inovasi dan kualitas saat memotret. Hal ini dilakukan agar klien puas dengan kerja Anda. Oleh sebab itu Anda harus tahu terlebih dahulu trik dan cara memotret yang bagus dengan kamera Canon.

Sebelum kita membahas mengenai cara memotret dengan kamera Canon agar hasilnya bagus, maka Anda harus paham dulu mengenai autofocus, depth of field, aperture atau berbagai macam aturan dasar lainnya.

Tanpa menunggu berikut trik dan cara memotret yang bagus dengan kamera Canon yang wajib Anda ketahui.

Trik dan Cara Memotret untuk Hasil Terbaik

1. Memilih Titik Auto-fokus


25920 Memilih Titik Auto Fokus Canon Photography
Source: Photography

Tips dan cara pertama menggunakan kamera Canon DSLR adalah dengan memilih titik autofocus. Dimana kamera jenis ini memiliki 9 titik autofocus, dengan menghidupkan pengaturan tersebut maka semua kumpulan titik fokus akan aktif. Jika Anda ingin memeriksa apakah autofocus sudah aktif, tekanlah tombol Grid agar semua titik fokus dapat terlihat.

Jika pengaturan tersebut sudah aktif maka kamera akan bergerak sesuai dengan fungsinya. Jadi sebelum melakukan pemotretan pilihlah titik autofocus secara manual dengan menggeser Main Dial. Kamera Canon DSLR memungkinkan Anda untuk membidik objek bergerak dengan menggunakan auto focus.

2. Mengatur Kualitas Gambar dalam Format Raw


25920 Kualitas Gambar Dalam Format Raw Bungkul
Source: Bungkul

Selanjutnya kualitas gambar juga akan mempengaruhi hasil yang akan diperoleh. Perlu diketahui bahwa kamera Canon dapat dapat membidik foto dengan dua format gambar, yaitu JPEG dan Raw. Jika Anda memilih JPEG ukurannya memang lebih kecil karena sebelum masuk ke dalam kartu memori telah diolah terlebih dahulu. Sedangkan dalam format raw ukurannya lebih besar, sehingga kualitas yang dihasilkan sangat bagus.

Meski begitu format raw memang agak lambat saat proses menyimpan. Sehingga Anda tidak akan bisa memotret subjek dalam waktu cepat. Oleh sebab itu, jika Anda akan memotret subject yang fast moving gunakan JPEG sebagai format gambar. Selain itu, format raw juga harus diproses terlebih dahulu dalam Canon’s Digital Photo Professional.

3. Kecerahan Layar


25920 Kecerahan Layar Canon Selipan
Source: Selipan

Untuk mengatur kecerahan layar pada kamera Canon terdapat fitur set up. Atur sesuai pencahayaan yang diperlukan. Namun Anda juga harus tahu bahwa semakin terang pencahayaan layar tampilan, maka akan semakin cepat pula baterai terkuras.

4. Konfirmasi Autofocus


25920 Canon Autofocus PremiumBeat
Source: PremiumBeat

Untuk mengkonfirmasi autofocus sebelum memotret, tekan tombol shutter dengan ringan. Jangan terlalu ditekan sebab kita hanya ingin menitik fokuskan kamera. Jika sudah maka cahaya konfirmasi akan berkedip di view finder.

5. Gambar yang Lebih Tajam


25920 Canon Snapshot Canon Asia
Source: Snapshot Canon Asia

Saat memotret terkadang Anda akan mengalami kendala seperti objek terlihat buram padahal auto focus menyala. Nah, jika Anda mengalami viewfinder menampilkan gambar yang buram cobalah untuk pergi ke fitur diopter eyepiece dan menyesuaikannya di belakang rubber eyecup.

6. Memahami Aturan Shutter Speed, Aperture dan ISO


25920 Exposure Shutter ISO Kelas Fotografi
Source: Kelas Fotografi

Jika ingin mendapatkan hasil yang bagus saat memotret, maka Anda harus menguasai hal-hal dasar pada kamera Canon. Mulai dari shutter speed, aperture, sampai ISO karena ketiganya merupakan elemen pencahayaan. Para pecinta fotografi biasa menyebut ketiga elemen tersebut dengan Exposure Triangle, dimana ketiganya juga saling mempengaruhi satu sama lain. Dengan memahami shutter, aperture dan ISO maka Anda akan mudah mengaplikasikannya saat mulai memotret.

Elemen pertama pada kamera Canon adalah shutter speed yang berfungsi untuk mengontrol tentang seberapa besar shutter yang Anda inginkan. Jika Anda mengatur shutter lebih pelan maka hal tersebut akan memungkinkan Anda memotret dalam keadaan minim cahaya. Meski begitu pencahayaan yang terlalu terang dan lama terkadang membuat foto menjadi buram.

Aperture elemen kedua ini berfungsi untuk mengetahui kira-kira cahaya mana yang bisa masuk ke dalam lensa kamera. Sedangkan untuk pengaturan ISO sendiri ini merupakan hal dasar yang penting dalam dunia fotografi dimana ISO berfungsi meningkatkan sensitivitas cahaya pada sensor gambar yang ada pada kamera

Setiap orang pasti ingin mendapatkan hasil potret yang bagus. Apalagi bagi mereka yang memotret adalah pekerjaan dan hobi. Selain itu, memotret dengan kamera jenis apapun sebenarnya akan bagus jika Anda mengetahui berbagai teknik dalam fotografi. Oleh sebab itu sampai saat ini begitu banyak pabrik yang memproduksi berbagai macam kamera dengan keunggulan masing-masing. Seperti halnya kamera Canon yang sudah memiliki fitur lengkap agar hasil foto Anda semakin bagus.

Selain itu, mendapatkan gambar yang bagus tidak bisa dengan cara instan, seperti yang tersebut di awal bahwa Anda harus paham dulu teknik dasar menggunakan kamera Canon atau lainnya. Anda juga tetap harus menjaga kebersihan lensa agar mendapatkan foto yang terbaik. Pahami pula cara memotret yang bagus dengan kamera Canon yang sudah kami paparkan dalam artikel ini. Semoga sukses dan salam fotografi.

BACA JUGA!

7 Teknik Fotografi HP untuk Mendapatkan Hasil Bagus