Home Editor's Choice Hobby Cara Memelihara Anak Ayam Agar Tidak Mudah Mati

Cara Memelihara Anak Ayam Agar Tidak Mudah Mati

0
Cara Memelihara Anak Ayam Agar Tidak Mudah Mati

Ayam tidak hanya dapat dikonsumsi untuk makanan sehari-hari akan tetapi sebagian orang juga menganggap ayam sebagai hewan peliharaan. Namun bagi yang belum pernah memelihara ayam sebelumnya tentu akan bingung dalam melaksanakan hal tersebut. Terlebih jika ayam dipelihara ketika masih menjadi anak ayam.

Selain itu memelihara ayam dengan tujuan untuk beternak juga dianggap menguntungkan. Tentu hal tersebut akan terwujud apabila memelihara ayam dapat dilakukan dengan benar. Sebaliknya jika ayam yang di pelihara gagal untuk dirawat maka kerugianlah yang akan diperoleh.

Oleh karena itu agar memelihara ayam dapat dilakukan dengan sukses kamu dapat mengetahui tentang hal-hal penting terkait hal ini. Adapun hal yang  harus dilakukan sebelum memelihara dan cara memelihara ayam yang baik dan benar yaitu sebagai berikut ini.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Anak Ayam


Langkah pertama yang dilakukan jika ingin memelihara ayam adalah tentu harus membeli anak ayam. Namun sebelum melakukan hal tersebut kamu harus mengetahui apa saja yang perlu diperhatikan.

1. Menyiapkan Semua Sarana yang Dibutuhkan

Memelihara anak ayam tidak membutuhkan biaya yang yang mahal. Adapun hal yang harus dipersiapkan adalah kebutuhan pakan yang sangat penting. Selain itu kamu juga pasti membutuhkan kandang yang sesuai untuk anak ayam.

2. Jumlah Anak Ayam yang Akan Dipelihara

Dalam hal ini sebaiknya kamu memelihara setidaknya 3 hingga 6 ekor ayam. Perlu diketahui bahwa Ayam merupakan hewan yang memiliki sifat mudah berinteraksi satu sama lain.

Oleh karena itu jumlah tersebut dianggap sebagai jumlah ideal untuk membuat satu rombongan sementara itu jika hanya memutuskan 1 atau 2 ekor ayam agak sedikit Berisik. Terutama jika nantinya terjadi kegagalan baik dapat berupa penyakit atau dimakan predator lain.

3. Jenis Ayam

Dalam hal ini terdapat banyak jenis ayam ini dapat dipilih berdasarkan sifat, kecocokan ayam terhadap cuaca, ukuran dan bentuk tubuh, dan lain sebagainya. Kamu dapat menanyakan hal ini nantinya ketika ingin membeli anak ayam di toko peternakan.

Berdasarkan hal tersebut, kamu juga harus mempertimbangkan tempat untuk bisa mendapatkan anak ayam nantinya. Perlu diketahui bahwa peternakan antara yang satu dengan yang lain memiliki ketentuan yang berbeda dalam menjual produknya. Terdapat beberapa peternakan yang mengharuskan seseorang untuk membeli dengan jumlah minimum yaitu sekitar 25 ekor.

Sementara itu jika kamu ingin membeli anak ayam dengan jumlah lebih sedikit kamu dapat memilih peternakan lokal. Pertimbangkan juga terkait jenis kelamin ayam yang akan dipilih. Bagi seorang pemula sebaiknya kamu lebih memilih jenis ayam betina karena ayam jantan memiliki sifat yang lebih agresif.

Hal tersebut akan sedikit mengganggu karena tidak bisa membuat ayam betina lebih tenang. Jika ingin mengembangbiakkannya, kamu dapat memilih satu atau dua anak ayam jantan saja untuk hal tersebut.

Pemeliharaan Ayam Berusia Kurang dari 2 Bulan


Setelah mengetahui apa saja yang harus diperhatikan sebelum membeli anak ayam. Sekarang saatnya untuk mengetahui cara memelihara anak ayam dengan usia kurang dari 2 bulan.

1. Menyiapkan Lampu dan Brooder

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah menyiapkan lampu dan brooder atau kandang kecil. Kamu bisa mendapatkannya dengan membuat sendiri dari sebuah kardus atau kotak berbahan plastik.

Jika tidak ingin repot kamu juga dapat membeli kandang kelinci atau marmut yang juga lebih mudah untuk dibersihkan. Setelah itu kamu dapat meletakkannya di suatu ruangan khusus atau garasi. Hal yang harus diperhatikan dalam hal ini adalah pastikan dapat membuat ayam merasa tetap hangat.

Oleh karena itu, ruangan yang dipilih harus dapat terbebas dari angin. Selain itu siapkan juga alas yang tepat untuk kandang anak ayam yaitu terbuat dari serbuk kayu Cemara atau bahan kayu lainnya.

Bahan ini dipilih karena kamu akan dapat dengan mudah membersihkan kandang ayam nantinya. Karena kebersihan merupakan hal penting yang harus dilakukan pada pertumbuhan anak ayam. Dengan demikian anak ayam tidak akan dengan mudah terserang penyakit.

2. Memperhatikan Suhu dalam Kandang

Agar tetap dalam keadaan hangat letakkan lampu yang terang dengan pemantul cahaya dalam brooder.

Berdasarkan hal tersebut, setidaknya kamu harus menggunakan lampu bertegangan 100 watt untuk menjaga agar anak ayam tetap hangat. Akan tetapi kamu juga dapat menggunakan lampu pemanas yang umum digunakan dalam hal ini.

Adapun suhu ideal yang baik untuk ayam adalah sekitar 32 hingga 37 derajat celcius  dan untuk selanjutnya kamu dapat mengurangi 5 derajat per minggunya. Hal tersebut dilakukan hingga anak yang berusia sekitar 5 sampai 8 minggu.

Kamu dapat melakukan pengecekan ini dengan meletakkan termometer di dalam brooder. Selain itu, kamu juga dapat menggunakan cara lain yaitu melalui perilaku anak ayam. Jika mereka berkumpul di bawah lampu maka hal tersebut menandakan bahwa suhu ruangan terlalu dingin.

3. Kebutuhan Nutrisi Ayam

Pastikan bahhwa mereka selalu mendapatkan makanan dan minuman yang mencukupi. Secara umum anak ayam akan dapat memakan makanan jenis pur atau sentrat.

Kamu bisa mendapatkan jenis makanan ini melalui toko peternakan. Dalam hal ini terdapat dua jenis makanan yang disediakan yaitu memiliki kandungan obat dan juga tidak. Adapun fungsi dari penambahan kandungan obat tersebut adalah agar tetap menjaga kesehatan anak ayam.

Kamu dapat memilih makanan jenis ini agar anak ayam tidak terkena penyakit sehingga tidak mati. Namun jika kamu yakin untuk dapat membersihkan kandang anak ayam secara teratur.

Maka kamu dapat membeli jenis makanan yang tidak mengandung obat. Sementara itu untuk kebutuhan minuman kamu juga harus mengganti air setidaknya sekali atau dua kali sehari. Hal tersebut dilakukan untuk tetap menjaga kebersihan baik bagi kandang maupun kebutuhan konsumsi anak ayam.

Itulah langkah-langkah yang dapat kamu lakukan dalam pemeliharaan anak ayam  dengan baik. Semoga bermanfaat.

BACA JUGA! BEGINILAH CARA MERAWAT KELINCI YANG BARU LAHIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here