Cara Membuat Sabun Homemade yang Ramah Lingkungan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Daftar Topik

Menjaga lingkungan memang sudah menjadi kewajiban kita. Salah satu cara untuk menjaga lingkungan agar tidak tercemar yaitu dengan membuat sabun dari bahan herbal. Adapun bahan-bahan herbal yang bisa digunakan untuk membuat sabun seperti buah dan tanaman lidah buaya. Selain ramah lingkungan, sabun yang dibuat sendiri dari bahan herbal ini juga aman di kulit.

Nah, jika kamu termasuk salah satu orang yang ingin membuat sabun yang ramah lingkungan, ada beberapa persiapan mulai dari peralatan dan bahan-bahan yang dibutuhkan. Untuk mengetahui lebih jelasnya mengenai apa saja yang dibutuhkan serta cara membuat sabun ramah lingkungan. Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Persiapan Membuat Sabun Batang Ramah Lingkungan


Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya untuk membuat sabun homemade yang ramah lingkungan, tentu saja ada beberapa persiapan mulai dari peralatan serta bahan-bahan yang dibutuhkan. Bahan dasar yang dibutuhkan untuk membuat sabun batang yaitu minyak atau lemak. Dalam pemilihan minyak ini gunakan minyak yang halal seperti VCO, minyak sawit minyak jarak dan lain sebagainya.

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat sabun ramah lingkungan baik yang cair ataupun batang, pada dasarnya sama. Namun perbedaannya adalah alkali atau soda api yang digunakan. Untuk pembuatan sabun cair dibutuhkan Koh atau potasium hidroksida. Sedangkan untuk sabun batang ini menggunakan NaOH atau sodium hidroksida.

Cara Membuat Sabun Batang Ramah Lingkungan


Setelah bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat sabun batang ramah lingkungan telah siap, langkah yang selanjutnya yaitu langsung proses pembuatan sabunnya. Langsung saja berikut ini langkah-langkah membuat sabun batang ramah lingkungan:

  • Buat larutan NaOH

Untuk membuat larutan alkali, tuang NaOH ke dalam air suling. Dalam proses ini gunakan sarung tangan yang tebal untuk melindungi tangan,  hasil pencampuran bahan ini akan menimbulkan panas, kamemiliki sifat reaksi eksoterm.

  • Campurkan minyak dan larutan NaOH

Langkah yang selanjutnya yaitu campuran minyak kelapa, minyak kelapa sawit dan minyak jarak. Setelah itu panaskan campuran tersebut dengan suhu panas di atas  50 derajat celcius.  Dari hasil proses ini, cairan minyak bisa berubah menjadi pasta yang lebih kental. Lebih tepatnya berwarna krim. Untuk proses ini dibutuhkan reaktor yang berbentuk tangki dengan volume tertentu.

  • Kontrol suhu reaksi saponifikasi

Untuk mencampurkan minyak yang telah didirikan, terlebih dahulu pastikan suhu larutan alkali turun hingga 50 derajat Celcius.

  • Trace, akhir reaksi penyabunan

Langkah selanjutnya yaitu panaskan sabun hingga proses akhir saponifikasi dengan terbentuknya tracert. Pada langkah ini akan menghasilkan fase gel yang tepat. Sehingga cocok untuk dilakukan pengujian pH.

Pada pengujian cek PH, sabun ini pastikan sudah mendekati netral. Setelah itu tambahkan campuran gliserin dan alkohol ke panci pembuatan sabun, pastikan pada pemanasan sabun ini tidak terlalu panas agar alkohol tidak terlalu menguap. Untuk menuang cairan ini, dilakukan secara perlahan-lahan agar tetap aman pada tangan.

  • Jangan sampai alkohol menguap

Agar campuran sabun ini bisa mencapai suhu 30 derajat Celcius, diamkan kurang lebih 30 menit. Agar alkohol tidak menguap, tutup wadah tersebut hingga dalam keadaan kedap udara.

  • Buat larutan gula

Sambil menunggu campuran sabun merata, langkah selanjutnya yaitu siapkan larutan gula dengan jumlah dua kali lipat yang dibutuhkan. Karena gula ini nantinya berguna untuk penyesuaian transparasi. Hal ini untuk mengantisipasi jika tidak bekerja pada percobaan pertama.

Dalam proses ini agar takaran sempurna dan tepat, timbang air suling dan tambahkan gula dengan perbandingan gula dan air 2 banding 1. Rebus campuran tersebut hingga mendidih. Setelah 30 menit, tambahkan larutan gula ke dalam campuran sabun tersebut, lalu aduk hingga rata.

  • Uji kebeningan/transparansi sabun

Langkah yang selanjutnya yaitu melakukan uji kepentingan atau transparasi sabun. Dalam proses ini kamu bisa menggunakan gelas beku dari freezer. Caranya yaitu tuangkan 1 sendok makan campuran sabun di bagian bawah. Untuk mengecek transparasi ini, tidak dalam keadaan sabun panas karena larutan sabun panas akan selalu transparan. Lebih tepatnya dinginkan sabun transparan tersebut di atas gelas beku agar pendinginan sabun lebih cepat.

  • Tambahkan pewarna dan pewangi

Setelah proses uji transparasi sudah berhasil, langkah yang selanjutnya yaitu tambahkan pewarna dan aroma. Dalam memilih warna sabun ini, jangan sembarangan, karena warna bisa mempengaruhi transparasi sabun. Dalam hal ini sangat disarankan untuk menggunakan pewarna makanan agar lebih aman.

  • Cetak sabun

Langkah yang terakhir yaitu campuran sabun tersebut ke dalam cetakan yang telah disiapkan. Ketika menuangkan pasti akan keluar gelembung-gelembung, agar hasil cetakan lebih baik hilangkan gelembung-gelembung tersebut. Setelah itu masukkan ke dalam lemari es hingga 1/2 jam. Untuk bisa menggunakan sabun ini setelah keluar dari lemari es, diamkan hingga 4 Minggu.

Itulah ulasan lengkap mengenai cara membuat sabun homemade yang ramah lingkungan. Dengan mengetahui cara mudah membuat sabun dari bahan alam ini, tentu saja kamu bisa menjaga lingkungan agar tidak tercemar. Semoga bermanfaat.

BACA JUGA! KETAHUI 5 MERK SABUN SUSU KAMBING YANG BAGUS

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."

BAGIKAN:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

ARTIKEL LAINNYA