Home Editor's Choice Hobby Cara Membuat Layang-Layang dari Bambu

Cara Membuat Layang-Layang dari Bambu

0
Cara Membuat Layang-Layang dari Bambu

Layang-layang merupakan salah satu mainan favorit mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa. Bukan hanya di Indonesia saja, mainan layang-layang juga dimainkan di negara-negara tetangga. Bahkan, layang-layang kerap dijadikan festival.

Kepopuleran layang-layang dikarenakan proses pembuatannya yang unik dan tidak memakan banyak biaya dan yang lebih uniknya lagi, layang-layang menggunakan tenaga hembusan angin untuk bisa dimainkan.

Seiring perkembangan zaman, layang-layang memiliki bentuk yang berbeda-beda namun tetap menggunakan bahan yang sama hanya terdapat sedikit tambahan seperti komponen-komponen tertentu yang dapat membuat layang-layang terlihat lebih indah.

Layang-layang Sederhana dari Bambu


Pada mulanya, layang-layang memiliki bentuk yang biasa saja atau standar seperti bentuk bangun layang-layang. Meskipun, memiliki bentuk yang sederhana, pembuatan layang-layang agak rumit karena membutuhkan perhitungan yang matang, agar saat diterbangkan, tidak berat sebelah atau bahasa jawanya tidak oleng. Berikut ini proses pembuatan layang-layang sederhana dari bambu yang dapat kamu coba sendiri di rumah.

Bahan-bahan yang Diperlukan


  1. Siapkan dua bilah bambu tipis dengan lebar 1 cm. Panjang bambu dapat disesuaikan dengan ukuran besarnya layang-layang yang mau kamu buat. Jika masih bingung, kamu bisa siapkan 1 bilah bambu yang tipis ukuran 40 cm dan 1 bilah bambu yang tipis ukuran 60 cm.
  2. Kertas khusus untuk membuat layang-layang atau bisa disebut kertas minyang layang-layang. Ukurannya bisa sesuai dengan yang kamu inginkan.
  3. Benang atau tali yang akan digunakan untuk mengikat kedua bilah bambu
  4. Pita gulung yang agak tebal
  5. Alat ukur atau meteran
  6. Gunting dan perekat atau isolasi

Langkah dalam Membuat Layang-Layang


  1. Kedua bilah bambu diletakkan dengan posisi bersilangan namun, tidak bersilangan tipat ditengah. Bilah bambu pendek diletakkan di pada bagian agak atas dari bilah bambu panjang.
  2. Agar bambu kuat dan tidak mudah bergerak-gerak, ikatkan kedua bambu pada bagian yang bersilangan menggunakan tali. Ikat yang kencang.
  3. Ikatkan benang pada bagian ujung keujung pada bambu sehingga akan membentuk seperti wajik.
  4. Setelah selesai atau setelah kerangka sudah jadi, kemudian kamu letakkan kerangka layang-layang tersebut diatas kertas yang telah kamu sediakan. (kertas minyak)
  5. Gambarlah pola bentuk kerangka layang-layang dengan menggunakan spidol pada kertas minyak agar memiliki ukuran yang sesuai dan mudah dibentuk.
  6. Berilah jarak 2 sampai 2,5 cm dari garis tepi pada kertas minyak (jangan menggunakan ukuran persis pada kerangka)
  7. Lalu potong bagian yang sudah digambar memakai spidol dengan membentuk sebuah pola kerangka layang-layang.
  8. Lebar sisa kertas yang kamu lebihkan, dilipat terlebih dahulu melewati benang sampai terbentuklah layang-layang dari kertas atau sampai seluruh bagian kerangka layang-layang tertutupi oleh kertas minyak.
  9. Agar lebih kuat, kamu tambahakan isolasi pada bagian kertas yang menempel pada kerangka layang-layang.
  10. Setelah selesai, pada bagian bertemunya kerangka bambu secara bersilangan, buatlah lubang pada kedua sisi kertas, yaitu sebelah kanan dan kiri kertas.
  11. Masukkan senar pada lubang tadi, lalu ikat senar tersebut ke kerangka layang-layang.
  12. Dibawah titik tengah sekitar 6-8 cm, buatlah lubang. Pada bagian ini, bisa menyesuaikan ukuran layang- layang yang kamu buat.
  13. Selanjutnya, kamu bisa mengaitkan benang dari titik tengah ke lubang yang kamu buat dibawah titik tengah.
  14. Sebelum diterbangkan, seimbangkan layang-layang agar saat terbang tidak “oleng”.

Sebagai tambahan agar layang-layang yang kamu buat menarik dan seimbang, kamu bisa menggunakan pita gulung yang tebal untuk membuat ekor layang layang. Caranya mudah, yaitu potong pita gulung sesuai dengan bentuk ekor yang kamu suka lalu rekatlkan pada bagian bawah layang-layang. Pemberian ekor pada layang-layang ini berguna agar layang-layang bisa terbang dengan seimbang.

Benang yang digunakan untuk layang-layang sangat bervariasi. Sebelum kamu membeli benang, kamu harus mempertimbangkan model dan ukuran layang-layang yang hendak kamu buat. Benang yang tidak sesuai akan menyebabkan benang layang-layang putus saat layang-layang diterbangkan. Benang yang terlalu besar membuat layang-layang sulit untuk terbang tinggi karena adanya beban benang yang berat.

Estimasi waktu yang digunakan untuk membuat layang-layang sangat bervariasi berdasarkan tingkat kesulitan. Normalnya dalm membuat layang-layang bisa menghabiskan waktu tiga sampai empat jam. Mengatur keseimbangan pada layang-layang merupakan salah satu faktor penyebab lamanya pembuatan layang-layang.

Itulah ulasan mengenai cara membuat layang-layang dari bambu yang bisa kamu praktikkan di rumah. Jika kamu merasa kurang puas dengan layang-layang yang dijual di toko-toko, kamu bisa membuat layang-layang kamu sendiri sesuai dengan bentuk dan ukuran yang kamu inginkan. Semoga bermanfaat.

BACA JUGA! PENGARUH MAINAN MODERN TERHADAP MAINAN TRADISIONAL

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here