Cara Membeli Emas di Pegadaian

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
21420-emas pegadaian 1
Daftar Topik

Tabungan emas memang menjadi salah satu andalan di jaman modern ini. Karena harga emas yang stabil bahkan terkadang meningkat banyak orang yang melakukan pembelian emas. Tetapi, yang perlu diketahui bahwa pembelian emas bukan hanya bisa dilakukan di toko emas saja. Tetapi juga bisa jika Anda ingin melakukan beli emas di pegadaian. Tetapi, sebelum melakukan pembelian Anda juga harus tahu langkah yang harus dilakukan saat melakukan pembelian emas.

Sebelumnya Anda juga harus tahu, bahwa beli emas di pegadaian tidak sama seperti membeli emas pada umumnya. Jika pada umumnya Anda menyetorkan uang kemudian membeli emas, maka di pegadaian pembelian emas dilakukan dengan cara menabung.

Pembukaan Rekening


Pembelian emas menggunakan cara menabung, maka harus menggunakan rekening yang dibuka di kantor pegadaian. Proses pembukaan rekening tersebut tidak rumit. Jadi, Anda tidak perlu khawatir. Cukup dengan membawa salah satu identitas diri. Mulai dari kartu tanda penduduk, jika tidak ada bisa menggunakan SIM, jika tidak terdapat SIM maka bisa menggunakan paspor dan sebagainya. Pada intinya yang bisa menunjukkan identitas diri.

Pengisian Formulir Rekening


Proses pengisian formulir memang diperlukan. Hal tersebut dikarenakan untuk melengkapi data-data tertentu. Proses pengisian formulir, Anda harus membayar biaya administrasi sebesar 6000 rupiah. Kemudian terdapat pula biaya yang digunakan untuk penitipan, senilai 2500 setiap bulan jadi jika satu tahun, maka Anda bisa mengeluarkan uang sebanyak 30.000 rupiah.

Proses Pembelian Emas


Proses pembelian emas melalui pegadaian memang sangat berbeda dengan Anda membeli emas melalui toko emas. Ukuran berat emas yang bisa dilakukan pembelian adalah sebesar 0.01 gram. Jadi, harga emas dihitung dari berat minimum yang diberikan.

Misalkan pembelian emas seberat 2 gram, maka jika setiap 0.01 gram harganya 860 rupiah, maka harus dikalkulasikan terlebih dahulu. Jdi, misalkan saja Anda membeli sebanyak 2 gram, maka tingga dikalikan saja akan diperoleh angka Rp. 1.172.000.

Lebih menariknya lagi, jika Anda menginginkan penjualan emas, maka jenis tabungan ini juga bisa dilakukan penjualan kembali. Tentunya dengan syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan dalam cara beli emas di pegadaian. Kemudian proses pembelian emas sendiri bisa dilakukan secara tunai dan angsuran.

1. Cara beli emas secara angsuran

Terdapat berbagai program yang bisa Anda dapatkan saat melakukan pembelian emas. Mulai dari program yang bernama mulia personal yang diperuntukkan satu orang, mulia kolektif berkelompok hingga mulia arisan. Setiap program memiliki ketentuan yang berbeda dalam proses pembelian emas. Program mulia personal diperuntukkan bagi orang yang hendak melakukan pembelian emas namun secara personal.

Hal tersebut akan memberikan keuntungan berupa suatu investasi yang lebih mudah dan relatif cepat. Kemudian terdapat lagi mulia kolektif yang diperuntukkan bagi banyak orang yang hendak melakukan angsuran. Bisa disebut dengan angsuran secara berkelompok.

Selanjutnya juga terdapat mulia arisan yang dikhususkan untuk kelompok yang tergabung dalam arisan. Ketiga program tersebut memiliki banyak kelebihan yang bisa dimanfaatkan. Mulai dari uang muka yang tidak terlalu tinggi, kemudian cicilan yang tetap stabil. Terdapat banyak pilihan investasi. Memiliki waktu pembayaran yang beragam.

2. Cara beli emas secara tunai

Selain dengan cara membeli angsuran, ternyata emas juga dapat dibeli dengan tunai. Sehingga menggunakan uang secara langsung. Pembelian emas melalui tunai ini menggunakan suatu program tertentu yang bernama mulia tunai. Program ini telah tersedia di banyak kantor pegadaian. Persyaratannya cukup mudah, yaitu dengan melengkapi persyaratan sebagai identitas diri.

Pemilihan emas bisa dilakukan mulai dari berat 1 gram hingga berat 1 kg. setelah proses pembelian selesai, maka selayaknya pembelian emas, maka akan diberikan suatu kwitansi dan juga sertifikat dari emas yang dibeli. Dokumen yang diberikan oleh pihak pegadaian yang nantinya bisa dijual kembali apabila tiba-tiba Anda membutuhkan uang.

Sebelum Anda melakukan beli dan jual emas. Terdapat beberapa hal yang perlu diketahui terkait dengan harga dan juga ukuran pembelian. Jika Anda melakukan pembelian dengan jumlah yang kecil, maka harga yang harus dibayarkan akan masuk dalam kategori mahal. Berbeda dengan pembelian emas dengan ukuran besar yang memiliki harga lebih murah.

Namun, pada saat hendak melakukan penjualan kembali, emas yang lebih besar akan sulit untuk terjual. Tetapi emas yang kecil akan lebih mudah untuk terjual. Hal tersebut dikarenakan ukuran dan juga harga yang mahal.

Sebagai nasabah, tentunya Anda harus mempelajari dan mengerti cara beli emas di pegadaian. Pembelian emas melalui pegadaian bisa menggunakan dua cara. Baik secara angsuran hingga secara tunai. Dari kedua cara tersebut, memiliki keuntungan dan kekurangan masing-masing. Kemudian pembelian emas juga bisa dianggap sebagai suatu investasi.

Setelah melakukan pembelian, apabila melihat harga emas sedang bagus atau yang lainnya, maka Anda bisa melakukan penjualan kembali. Tentunya dengan segala bentuk dan syarat penjualan yang telah ditetapkan.

BACA JUGA!

Cara Memulai Bisnis Online yang Wajib Dipahami Pemula

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA